• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Ojol Siap Demo dan Ancam Matikan Aplikasi Masal Besok, Suarakan 5 Tuntutan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 19 Mei 2025 - 12:44
in Headline
Ojol

Sejumlah driver ojol tengah berkumpul di basecamp. Foto: Dokumentasi pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ribuan pengemudi ojek online (ojol) bakal menggelar demonstrasi besar-besaran dan mematikan aplikasi atau offbid sebagai bentuk protes terhadap aplikator diduga melanggar regulasi. Ada lima tuntutan yang disuarakan. Aksi itu berlangsung di sejumlah titik di Jakarta, Selasa (20/5/2025).

Ketua Umum Garda Indonesia Raden Igun Wicaksono mengatakan, massa aksi diperkirakan dihadiri lebih dari 25.000 orang dari berbagai penjuru kota di Pulau Jawa dan sebagian Sumatera, serta Jabodetabek..

BacaJuga:

DPR RI: Dugaan Pelecehan di UI Pelanggaran Serius Etika dan Rasa Aman di Kampus

Kejagung Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Tambang Nikel

Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

“(Massa ojol) secara bergelombang, telah masuk wilayah Jakarta dan bergabung di beberapa titik-titik basecamp komunitas ojol di lima wilayah Jakarta,” kata Igun dalam keterangannya, Jakarta, Senin (19/5/2025).

Sejumlah driver ojol juga melakukan pelumpuhan pemesanan penumpang, pemesanan makanan dan pengiriman barang melalui aplikasi secara massal dengan cara mematikan aplikasi mulai tengah malam nanti.

“Pada Selasa, 20 Mei 2025 mulai jam 00.00 sampai dengan jam 23.59 (offbid). Maka kami mengimbau masyarakat luas di Jakarta dan hampir seluruh Indonesia, agar sementara dalam satu hari saja untuk tidak melakukan pemesanan layanan ojol,” ujar Igun.

Massa ojol yang tergabung dalam Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia dan kelompok lainnya bakal menyebar ke seluruh wilayah kota Jakarta, secara masif mencari lokasi-lokasi berkaitan dengan tempat layanan perusahaan aplikasi.

“Aksi akan dilakukan mulai jam 13.00 WIB hingga tuntutan diterima oleh Pemerintah, DPR RI dan aplikator menyatakan setuju patuhi regulasi Pemerintah RI,” ucap Igun.

Adapun lima tuntutan yang akan disuarakan dalam aksi tersebut yakni, mendesak Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi berikan sanksi tegas kepada perusahaan aplikasi pelanggar regulasi Pemerintah RI. Sebagaimana tertuang dalam Permenhub PM Nomor 12 tahun 2019, Kepmenhub KP Nomor 1001 tahun 2022.

Selain itu, meminta DPR RI Komisi V agar menggelar RDP gabungan Kemenhub, Asosiasi, Aplikator. Potongan Aplikasi 10 persen. Revisi Tarif Penumpang (hapus aceng, slot, hemat, prioritas dan lainnya). Tetapkan Tarif Layanan Makanan dan Kiriman Barang, libatkan Asosiasi, Regulator, Aplikator dan YLKI. (dan)

Tags: demonstrasiojolpelanggaran Ragulasi

Berita Terkait.

Terima KWP Award 2026, Ketua DPD RI: Wartawan Pilar Utama Demokrasi 
Headline

DPR RI: Dugaan Pelecehan di UI Pelanggaran Serius Etika dan Rasa Aman di Kampus

Kamis, 16 April 2026 - 18:44
Kenaikan Harga Plastik Jadi Alarm, FKBI: Kurangi Rokok Perbaiki Pola Konsumsi
Headline

Kejagung Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Tambang Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 15:01
Prabowo
Headline

Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

Kamis, 16 April 2026 - 09:48
Andrie-Yunus
Headline

Dinyatakan Lengkap, Berkas Perkara Andrie Yunus Dilimpahkan ke Pengadilan Militer

Rabu, 15 April 2026 - 21:41
Bapanas Sebut Kenaikan Harga Kedelai Akibat Situasi Global Masih Wajar
Headline

Bapanas Sebut Kenaikan Harga Kedelai Akibat Situasi Global Masih Wajar

Rabu, 15 April 2026 - 09:02
Pabrik-Narkoba
Headline

Polisi Bongkar Pabrik Narkoba di Semarang, Oknum Bharaka Terlibat

Selasa, 14 April 2026 - 16:26

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2523 shares
    Share 1009 Tweet 631
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    904 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    846 shares
    Share 338 Tweet 212
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    763 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.