• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kata Psikolog Soal Klaim Menkes Pria Ukuran Celana 33-34 Lebih Cepat Menghadap Allah

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 19 Mei 2025 - 11:23
in Nasional
Obesitas

Ilustrasi seseorang pria menggunakan celana berukuran di atas 34. Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Psikolog Klinis Adityana Kasandra Putranto menilai, tidak ada tindakan merendahkan seseorang dari pernyataan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang menyebut laki-laki memakai celana jeans berukuran 33-34 akan lebih cepat menghadap Allah SWT. Semua pihak harus melihat konteks pembicaraannya.

“Kita harus memahami batasan body shaming. Pernyataan atau sikap atau perilaku yang tujuannya mempermalukan atau merendahkan dan seterusnya,” kata Adityana Kasandra kepada INDPOSCO melalui gawai, Jakarta, Senin (19/5/2025).

BacaJuga:

Sekjen AMKI: Organisasi Besar Dibangun dengan Semangat Kebersamaan 

79 Persen Mahasiswa Sudah Bekerja, Lulus UT Langsung Terserap Dunia Kerja

Kemendikdasmen: Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Reguler Terus Bertambah

Body shaming merupakan tindakan atau praktik mengejek atau menstigmatisasi seseorang dengan membuat komentar kritis tentang bentuk, ukuran, atau penampilan tubuh seseorang. Sementara pernyataan menteri kesehatan mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan.

“Pernyataan menteri kesehatan tujuannya adalah untuk menyehatkan bangsa. Apalagi sudah terbukti berdasarkan penelitian ilmiah di seluruh dunia,” ujar Adityana Kasandra.

Sebenarnya standar kesehatan yang diwakili dengan ukuran lingkar pinggang sudah banyak dilakukan di negara lain, contohnya Jepang. Lingkar pinggang minimal di Jepang untuk karyawan berusia 40-75 tahun adalah 85 sentimeter (cm) untuk pria dan 80 cm untuk perempuan.

“Ini adalah bagian dari “Metabo Law” atau “Hukum Metabo” yang ditujukan untuk mengurangi obesitas,” jelas Adityana Kasandra.

Federasi Diabetes Internasional (IDF) juga telah menetapkan standar lingkar pinggang yang lebih tinggi untuk orang Jepang, yaitu 90 cm (35,4 inci) untuk pria dan 80 cm (31,5 inci) untuk perempuan.

Pemerintah Jepang memperkenalkan, undang-undang tersebut untuk menekan angka obesitas dengan menetapkan batas lingkar pinggang bagi karyawan berusia 40-75 tahun. Karenanya, pernyataansyang menjadi sorotan itu hanya memberikan informasi tentang perilaku sehat.

“Mungkin caranya yang terlalu cepat sehingga dipersepsikan berbeda. Tapi intinya benar, jika mempertahankan gaya hidup tertentu akan berpengaruh terhadap masa hidup,” imbuh Adityana Kasandra.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pria dengan ukuran celana jeans di atas 32-33 cenderung mengalami obesitas dan berisiko lebih cepat meninggal dunia.

“Pokoknya laki-laki kalau beli celana jeans masih di atas 32-33. Ukurannya berapa celana jeans? 34-33 sudah pasti obesitas. Itu menghadap Allahnya lebih cepat dibandingkan yang celana jeansnya 32,” ucap Budi Gunadi dalam acara peluncuran layanan kesehatan di Jakarta Pusat pada, Rabu (14/5/2025). (dan)

Tags: Budi Gunadi SadikinCelana JeanskesehatanMenkes

Berita Terkait.

Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia Ajak Negara Produsen Sawit Perkuat Barisan
Nasional

Sekjen AMKI: Organisasi Besar Dibangun dengan Semangat Kebersamaan 

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:47
Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia Ajak Negara Produsen Sawit Perkuat Barisan
Nasional

79 Persen Mahasiswa Sudah Bekerja, Lulus UT Langsung Terserap Dunia Kerja

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:01
Kemendikdasmen: Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Reguler Terus Bertambah
Nasional

Kemendikdasmen: Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Reguler Terus Bertambah

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:31
Tak Perlu Datang Pagi ke Kantah, Masyarakat Kini Bisa Booking Antrean Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku
Nasional

Tak Perlu Datang Pagi ke Kantah, Masyarakat Kini Bisa Booking Antrean Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:01
DPR Pertanyakan Eksekusi Putusan Rp18 Triliun terhadap Korporasi Penyebab Karhutla
Nasional

DPR Pertanyakan Eksekusi Putusan Rp18 Triliun terhadap Korporasi Penyebab Karhutla

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:41
Harita Nickel Bidik Pertumbuhan Berkelanjutan, ESG dan Efisiensi Jadi Prioritas
Ekonomi

Harita Nickel Bidik Pertumbuhan Berkelanjutan, ESG dan Efisiensi Jadi Prioritas

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:05

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1643 shares
    Share 657 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1695 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1020 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1727 shares
    Share 691 Tweet 432
Konsep Otomatis
Olahraga

Singkirkan Belanda, Mazraoui Tegaskan Maroko Layak Diperhitungkan di Piala Dunia 2026

Editor Dilianto
Selasa, 30 Juni 2026 - 20:17

INDOPOSCO.ID - Bek Timnas Maroko Noussair Mazraoui menegaskan, bahwa timnya bukan lagi sekadar tim kejutan di Piala Dunia 2026, melainkan...

SelengkapnyaDetails
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Koeman Ogah Bahas Masa Depannya Usai Belanda Tersingkir di Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:52
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:42
Pemain-Maroko

Hasil Piala Dunia: Bounou Jadi Pahlawan, Maroko Pulangkan Belanda via Tos-tosan

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:23
Julio-Enciso

Paraguay Singkirkan Jerman, Gustavo Gomez: Persatuan Jadi Kekuatan Kami

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:41
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.