• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dorong Pembelajaran Mendalam Asah Berpikir Kritis Lewat Transformasi Pendidikan Digital

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 17 Mei 2025 - 15:18
in Nasional
Wamendikdasmen

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq. Foto: Dokumen Kemendikdasmen

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Fondasi utama pendidikan dasar bukan hanya kecerdasan teknologi, akan tetapi kemampuan berpikir kritis dan bersikap bijak terhadap arus informasi yang tak terbatas. Hal ini menjadi bahasan mengenai arah pendidikan di era kecerdasan buatan dan disrupsi digital.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengungkapkan, jika kecerdasan buatan (AI) upaya untuk memperkuat lintas sektor dalam penyelenggaraan pendidikan.

BacaJuga:

Mendagri Minta Kepala Daerah di NTT Segera Gunakan Bantuan Presiden untuk Penanganan Pascagempa

Targetkan Keluar dari Middle Income Trap, Mendagri Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Inflasi Indonesia 3,19 Persen, Mendagri Minta Pemda Atensi Kenaikan Harga Komoditas Pangan

“Kami ingin membangun partisipasi semesta artinya semua pihak dapat terlibat di dalamnya,” kata Fajar dalam keterangan, Sabtu (17/5/2025).

“Kita sering menekankan bahwa keberhasilan program Kementerian itu tidak lepas dari kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah dan kelompok masyarakat. Karena urusan pendidikan adalah tanggung jawab bersama,” sambungnya.

Fajar menyoroti bahwa tantangan yang ada di era disrupsi digital, dimana masyarakat Indonesia antusias menyambut perkembangan kecerdasan buatan. Namun tingkat literasi digital masih tergolong rendah.

“Dalam konteks inilah kita melihat relevansi penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai pendekatan pembelajaran di sekolah,” tuturnya.

Ia menjelaskan, bahwa pembelajaran mendalam itu membuat siswa untuk lebih berorientasi kepada kualitas pemahaman dibandingkan kuantitas materi yang diajarkan maka critical thinking siswa akan terasah.

Fajar menjelaskan, pembelajaran mendalam akan diterapkan pada ajaran baru sebagai bagian dari upaya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk menumbuhkan budaya berpikir kritis.

Lebih dari itu, lanjut dia, Kemendikdasmen juga mendorong pembelajaran koding dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) di sekolah sebagai mata pelajaran pilihan, yang dapat menjadi mata pelajaran terpisah atau ekstrakurikuler.

“Intinya adalah pembelajaran koding dan kecerdasan buatan adalah mengajari anak-anak kita dengan computational thinking yaitu berpikir menggunakan data. Siswa dilatih untuk punya etika dan bertanggung jawab ketika menggunakan kecerdasan buatan,” jelasnya. (nas)

Tags: AIFajar Riza Ul HaqpendidikanWamendikdasmen

Berita Terkait.

Nasional

Mendagri Minta Kepala Daerah di NTT Segera Gunakan Bantuan Presiden untuk Penanganan Pascagempa

Selasa, 8 September 2026 - 01:11
to
Nasional

Targetkan Keluar dari Middle Income Trap, Mendagri Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 7 September 2026 - 23:23
tito
Nasional

Inflasi Indonesia 3,19 Persen, Mendagri Minta Pemda Atensi Kenaikan Harga Komoditas Pangan

Senin, 7 September 2026 - 22:02
anakkrakatau
Nasional

Menkes Ungkap 3 Masalah Kesehatan Utama Akibat Erupsi Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 21:11
mount
Nasional

BMKG Prediksi Hujan Guyur Area Terdampak Erupsi Anak Krakatau pada 9-12 September

Senin, 7 September 2026 - 20:02
Polemik “Board of Peace”, GREAT Institute Tegaskan Langkah Prabowo di Davos Tepat Dukung Perdamaian Palestina
Nasional

The Death of Expertise

Senin, 7 September 2026 - 19:39

OLAHRAGA

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27
Olahraga

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Editor Laurens Dami
Jumat, 4 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID – Super League 2026/27 bakal hadir dengan wajah baru. Bukan soal format kompetisi atau komposisi klub, melainkan aturan permainan yang...

SelengkapnyaDetails
aza

Buktikan Kualitas Local Pride, Persebaya dan AZA Luncurkan Jersey Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 13:13
league

Jadwal Super League Pekan Pertama: Persija Hadapi Laga Berat, Persib Pede 3 Poin

Jumat, 4 September 2026 - 13:03
sarinah

Sarinah dan Ghea Fashion Studio Hadirkan Wastra Nusantara dalam Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026

Jumat, 4 September 2026 - 10:20
Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Kamis, 3 September 2026 - 09:12

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.