• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Prioritaskan Pendidikan, Pemerintah Revitalisasi 11 Ribu Sekolah pada 2025

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 16 Mei 2025 - 20:20
in Nasional
Abdul-Mu'ti

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti. Foto: Dokumen Kemendikdasmen

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi memulai empat program strategis pemerintah sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di sektor pendidikan.

Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah Program Revitalisasi Sekolah, yang bertujuan mempercepat perbaikan sarana dan prasarana pendidikan di seluruh Indonesia. “Kita harus memperbaiki sebanyak-banyak sekolah seluruh Indonesia dalam waktu secepat-cepatnya,” tegas Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 Cimahpar Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/5/2025) lalu.

BacaJuga:

DPR Kebut Penyusunan RUU Perampasan Aset, Aspirasi Daerah Jadi Prioritas

Tak Perlu Tunggu 2028, DPR Dorong Penyesuaian Anggaran MBG Secepatnya

UT Perkuat Budaya Menulis, Penulis: Ada Ketidakadilan Dana Transfer ke Daerah

Pemerintah menempatkan pendidikan sebagai prioritas nasional. Hal tersebut tercermin dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pendidikan terbesar dalam sejarah, yakni lebih dari 22 persen. Namun, Presiden kembali mengingatkan bahwa anggaran tersebut harus digunakan secara tepat dan efisien, terutama untuk mempercepat perbaikan infrastruktur pendidikan di seluruh wilayah tanah air.

“Setiap dana akan dikelola dan digunakan sungguh-sungguh untuk kepentingan rakyat. Saya berpikir kita bisa mempercepat perbaikan sendi-sendi kehidupan bangsa, antara lain memperbaiki semua sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Ini sasaran kita,” pesan Presiden.

Presiden Prabowo mengajak seluruh pihak untuk menjadikan masa ini sebagai momentum emas membangun negeri melalui pendidikan. Kepala Negara optimistis bahwa dengan pengelolaan manajemen yang baik, seluruh kepentingan rakyat, terutama dalam bidang pendidikan, dapat terpenuhi secara merata dan berkeadilan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa proses perbaikan atau revitalisasi satuan pendidikan akan menggunakan pola swakelola mandiri, sehingga diharapkan terjadi efisiensi, dapat memberdayakan komunitas sekolah dan masyarakat setempat dalam pembangunan, agar tercipta rasa memiliki dan tanggung jawab bersama.

“Anggarannya 16,9 triliun dan insyaallah itu bisa kita alokasikan untuk 11.440 satuan pendidikan,” terang Mendikdasmen.

Kepala Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Slawi, Ninik Basri Martini, mengatakan, bahwa program perbaikan sekolah ini akan menjawab keresahan para guru dan wali murid akan adanya ruang pembelajaran khusus bagi siswa tunarungu dan tunagrahita yang selama ini belajar di ruang yang sama. “Kondisi ini sangat tidak efektif dan tidak nyaman bagi anak berkebutuhan khusus dan membuat capaian pembelajaran menjadi kurang optimal,” ungkapnya.

Menurutnya, keberadaan ruang pembelajaran khusus tidak hanya membuat proses belajar dan mengajar lebih nyaman, tetapi juga mendukung kemandirian dan menumbuhkan potensi siswa. Dalam proses pembangunan ruang praktik ini, sekolah berkolaborasi dengan komite sekolah untuk terlibat aktif membersamai proses pembangunan.

“Jadi tidak hanya guru yang antusias, tapi orang tua juga sangat bersemangat untuk terlibat dalam program ini karena ini adalah hal yang mereka inginkan, anak-anak bisa mandiri,” kata Ninik.

Di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Banyumas, proses pembangunan gedung dan ruang praktik siswa juga melibatkan partisipasi masyarakat, yakni pelibatan para tukang bangunan yang notabene merupakan masyarakat sekitar sekolah. Kiman, warga setempat yang mendapatkan kesempatan untuk ikut dalam proses pembangunan, menyampaikan apresiasinya atas program ini.

Menurutnya, program ini merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam menghadirkan sarana pendidikan yang memadai. Sebagai warga sekitar SMKN 3 Banyumas, ia turut berbangga karena SMK yang telah hidup bersama masyarakat Banyumas bisa meningkatkan kualitas sarana
prasarananya. Selain itu, proses revitalisasi yang melibatkan masyarakat setempat juga turut menghidupkan roda perekonomian masyarakat.

“Kami ikut senang karena kami juga merasa memiliki sekolah ini. Selain itu, bagi kami yang berprofesi sebagai tukang bangunan juga turut mendapatkan manfaatnya. Kami jadi memiliki pekerjaan dan penghasilan sehingga dapur kami bisa tetap berasap,” ujar Kiman.

Sementara itu, Kepala SDN 4 Padurenan Kota Bekasi, Sri Sulastri, melaporkan adanya tiga ruang kelas yang mengalami kerusakan hingga 80 persen dan telah dinyatakan tidak layak pakai demi keselamatan siswa. Akibat dari kerusakan itu, kegiatan belajar para siswa terpaksa dialihkan ke ruang perpustakaan dan musala.

Sri Sulastri mengaku bersyukur karena sekolahnya mendapatkan bantuan program revitalisasi dari pemerintah. “Dana bantuan dari pemerintah akan digunakan untuk memperbaiki ruang kelas yang atapnya roboh itu,” ungkapnya bersyukur.

Senada, Donsius Dari, Guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah Ende, bersyukur atas bantuan revitalisasi sekolah yang sudah lama dinantikan para guru dan murid. “Adanya bantuan ini diharapkan guru dan murid. Kami yang di sekolah bisa belajar dengan nyaman, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung dengan baik dan bisa meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah,” ujarnya.

Selain Revitalisasi Sekolah, Presiden Prabowo Subianto juga memulai tiga program PHTC lain, yaitu Digitalisasi Pembelajaran, Pemberian Insentif bagi Guru Non-ASN, dan Bantuan Biaya Pendidikan bagi Guru untuk Menempuh D4/S1. (adv)

Tags: Hardiknas 2025KemendikdasmenpendidikanPHTCrevitalisasi

Berita Terkait.

ruu
Nasional

DPR Kebut Penyusunan RUU Perampasan Aset, Aspirasi Daerah Jadi Prioritas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:07
mbg
Nasional

Tak Perlu Tunggu 2028, DPR Dorong Penyesuaian Anggaran MBG Secepatnya

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:12
utt
Nasional

UT Perkuat Budaya Menulis, Penulis: Ada Ketidakadilan Dana Transfer ke Daerah

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:02
abdul
Nasional

Mendikdasmen Ajak Guru dan Murid Berinovasi Lewat ImajiNation 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:03
tito
Nasional

Mendagri Tito: Integrasi Data Dukcapil Perkuat Perlindungan Sosial Tepat Sasaran

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:53
Mulai 17 Agustus, Kementerian ATR/BPN Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari di 15 Kantah
Nasional

Mulai 17 Agustus, Kementerian ATR/BPN Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari di 15 Kantah

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:09

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2101 shares
    Share 840 Tweet 525
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1132 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1082 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    951 shares
    Share 380 Tweet 238
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.