• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Warga Sipil Jadi Korban Ledakan Amunisi, Dedi Mulyadi: Posisinya Bekerja Bukan Mulung

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 13 Mei 2025 - 18:38
in Nasional
ledakan

Asap hitam membumbung tinggi dari lokasi pemusnahan amunisi tidak layak pakai di wilayah Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. ( Dok TNI AD)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, warga sipil yang menjadi korban dalam tragedi ledakan pemusnahan amunisi tak layak pakai di Garut, Jawa Barat berstatus sebagai pekerja non formal. Mereka membantu pihak militer membuka selongsong bekas.

Total ada 13 korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Sembilan orang merupakan warga sipil. Sementara empat lainnya merupakan prajurit TNI AD dari Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) III Jakarta.

BacaJuga:

Tepis Isu Keamanan Memburuk, Pramono Akan Tertibkan Pagar Tinggi di Mall Jakarta

AI Janjikan Kemudahan, Hanya UT Tawarkan Tempat Ujian Sejak Pendaftaran Mahasiswa

415 Jembatan Rampung Dibangun, Kasatgas PRR Apresiasi Satgas Jembatan TNI

Menurut penuturan salah seorang pria yang menjadi saksi kejadian ledakan pemusnahan amunisi tidak layak itu, jadwal kerja mereka tidak menentu karena hanya mengikuti permintaan dari satuan TNI AD datang ke lokasi itu.

“Ikut kerja di situ. Kadang 10 sampai 15 hari (kerjanya),” kata Dedi Mulyadi saat berbincang dengan seorang saksi itu dalam akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71, Selasa (13/5/2025).

Ia menyebut, keberadaan saksi tersebut dan para korban lainnya tidak mengumpulkan kembali selongsong peluru hasil pemusnahan amunisi. Mereka mendapat upah beragam, namun tak lebih dari Rp200 ribu per hari.

“Posisi bapak (saksi itu) bukan mulung, bukan berburu besi bekas, bukan berburu selongsong. Posisi di situ adalah bekerja, kuli. Dengan upah Rp150 ribu sampai Rp200 ribu,” ujar Dedi.

Kejadian tersebut merupakan peristiwa yang tidak pernah terduga. Karenanya ia menyampaikan duka cita mendalam atas banyaknya korban jiwa dalam ledakan pemusnahan amunisi di Garut.

“Terjadi kecelakaan saat bekerja. Saya sampaikan bela sungkawa,” ucap mantan Bupati Purwakarta itu.

Ledakan dahsyat itu terjadi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada, Senin (12/5/2025) kemarin. TNI membantu proses pemakaman dan pemulangan para korban kepada keluarganya. (dan)

Tags: Dedi MulyadiKorban Ledakan AmunisiLedakan AmunisiWarga Sipil

Berita Terkait.

Pramono
Nasional

Tepis Isu Keamanan Memburuk, Pramono Akan Tertibkan Pagar Tinggi di Mall Jakarta

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:04
Adrian-Sutawijaya
Nasional

AI Janjikan Kemudahan, Hanya UT Tawarkan Tempat Ujian Sejak Pendaftaran Mahasiswa

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:40
415
Nasional

415 Jembatan Rampung Dibangun, Kasatgas PRR Apresiasi Satgas Jembatan TNI

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:50
Monash University Indonesia.
Nasional

Dukung Indonesia Emas 2045, Sinar Mas Land Beri Beasiswa Digital di Monash University Indonesia

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:15
menhut
Nasional

Soal Peluang Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 02:20
dikti
Nasional

Ledakan AI Ubah Lanskap Dunia, Wamendiktisaintek Tekankan 3 Peran Kunci Perguruan Tinggi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 01:02

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2072 shares
    Share 829 Tweet 518
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2042 shares
    Share 817 Tweet 511
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1039 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3153 shares
    Share 1261 Tweet 788
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    820 shares
    Share 328 Tweet 205
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.