• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

KPAID Cirebon Dampingi Remaja Berkebutuhan Khusus Korban Dugaan Pelecehan oleh Oknum Perawat

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 12 Mei 2025 - 01:52
in Nusantara
KPAID Cirebon

Ketua KPAID Cirebon, Fifi Sofiyah saat memberikan keterangan di Cirebon, Jawa Barat, Minggu (11/5/2025). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Cirebon, Jawa Barat tengah memberikan pendampingan intensif kepada seorang remaja perempuan berusia 16 tahun yang memiliki kebutuhan khusus, setelah diduga menjadi korban pelecehan oleh seorang tenaga kesehatan berinisial DS (31) di sebuah rumah sakit di wilayah Cirebon.

Ketua KPAID Cirebon, Fifi Sofiyah, menyampaikan bahwa penanganan kasus ini memerlukan perhatian khusus. Karena korban adalah anak berkebutuhan khusus, pendekatan yang digunakan dalam proses pemulihannya harus disesuaikan agar dapat menjangkau aspek psikologis dan emosionalnya secara menyeluruh.

BacaJuga:

25 Tahun Menanti, Jembatan Piano di Kabupaten Serang Dibangun di Era Andra Soni

Dukung Potensi Ekonomi Sektor Pariwisata, Bea Cukai dan DJP Luncurkan Program Kompas Raja Ampat

Pacu Investasi di Jepara, Bea Cukai Terbitkan Izin Kawasan Berikat PT Miren Outdoor Industry Indonesia

“Anak berkebutuhan khusus pasti butuh perlakuan khusus. Kami akan memberikan pendampingan secara intensif, termasuk dengan melibatkan psikiater,” kata Fifi seperti dikutip ANTARA, Minggu (11/5/2025).

Ia menjelaskan, pendampingan ini akan dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari proses hukum hingga pemulihan trauma.

Menurut dia, langkah ini penting untuk memastikan korban mendapatkan perlindungan maksimal.

Selain pendampingan psikiater, kata dia, korban juga akan mendapat perhatian khusus selama proses pemulihan, termasuk dukungan psikologis yang sesuai dengan kebutuhan anak berkebutuhan khusus.

“Perlakuan khusus ini diberikan secara langsung untuk memastikan kondisi mental korban pulih dengan baik. Hal ini termasuk pendampingan intensif di lingkungan yang aman dan nyaman bagi korban,” katanya.

Fifi menyebutkan, untuk memastikan keselamatan korban, pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi psikologis korban dan memberikan pendampingan yang sesuai selama proses hukum berlangsung.

Terkait hasil visum korban, dia menegaskan bahwa KPAID tidak memiliki akses terhadap hasil tersebut, karena merupakan wewenang kepolisian.

Namun, pihaknya akan terus berkoordinasi untuk memastikan proses hukum berjalan lancar.

“Kami sangat percaya pada kinerja Polres Cirebon Kota, terutama unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) yang terus melakukan penyidikan secara intensif,” ujarnya.

Fifi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini untuk tidak takut memberikan keterangan kepada pihak berwenang, demi mempercepat pengungkapannya.

Sebelumnya, Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar menyampaikan sejumlah saksi sudah diperiksa dalam kasus dugaan pelecehan ini pada Sabtu (10/5/2025).

Dia menuturkan Polres Cirebon Kota menerima laporan terkait kasus ini dari ibu korban berinisial NH pada 5 Mei 2025 dengan pihak terlapor adalah DS, oknum perawat di salah satu rumah sakit di Cirebon.

“DS informasinya sudah diberhentikan pada akhir April 2025 oleh pihak rumah sakit. Adapun korbannya merupakan remaja disabilitas yang saat itu dirawat karena sakit TBC,” katanya.

Eko mengatakan selama dirawat pada 20-26 Desember 2024, korban diduga mengalami tiga kali pelecehan yang dilakukan oleh oknum perawat tersebut.

“Proses pemeriksaan terus berlanjut, dan kami berusaha mengumpulkan bukti yang cukup. Kami akan bekerja maksimal dan profesional dalam penanganan kasus ini,” ujarnya. (rmn)

Tags: Dugaan PelecehanKPAID CirebonOknum PerawatRemaja Berkebutuhan Khusus

Berita Terkait.

soni
Nusantara

25 Tahun Menanti, Jembatan Piano di Kabupaten Serang Dibangun di Era Andra Soni

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:47
bc3
Nusantara

Dukung Potensi Ekonomi Sektor Pariwisata, Bea Cukai dan DJP Luncurkan Program Kompas Raja Ampat

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:06
bc2
Nusantara

Pacu Investasi di Jepara, Bea Cukai Terbitkan Izin Kawasan Berikat PT Miren Outdoor Industry Indonesia

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:15
bc
Nusantara

Bea Cukai Malang Terbitkan Izin NPPBKC Milik CV Wahyu Agung Dewantoro

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:05
Majelis Hakim Tolak Eksepsi, Terdakwa Ratu Investasi Bakal Jalani Sidang Lanjutan
Nusantara

Majelis Hakim Tolak Eksepsi, Terdakwa Ratu Investasi Bakal Jalani Sidang Lanjutan

Selasa, 21 Juli 2026 - 00:30
lebak
Nusantara

Ketua DPRD Lebak Dukung Polda Banten Usut Kasus Penculikan Aktivis oleh Oknum Ormas

Senin, 20 Juli 2026 - 20:12

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3180 shares
    Share 1272 Tweet 795
  • Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12558 shares
    Share 5023 Tweet 3140
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1413 shares
    Share 565 Tweet 353
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2882 shares
    Share 1153 Tweet 721
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2742 shares
    Share 1097 Tweet 686
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.