• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Prabowo Bicara Politik Adu Domba dan Singgung Elit Lupa Rancang Bangun Indonesia

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 6 Mei 2025 - 21:41
in Nasional
Prabowo

Presiden Prabowo Subianto berpidato dalam acara Halal Bihalal bersama Purnawirawan TNI AD dan Keluarga Besar TNI-Polri di Jakarta. Foto: Youtube Sekretariat Presiden

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Prabowo Subianto menyinggung sumber masalah yang membuat bangsa Indonesia belum menjadi negara maju. Pertama, terjadinya politik adu domba. Kedua, kelalaian mengaplikasikan UUD 1945.

Ia mulanya menuturkan, bahwa bangsa Indonesia dibangun oleh para pahlawan nasional. Mewariskan dasar negara, seperti Pancasila dan UUD 1945. Juga sumber daya alam melimpah, namun rakyatnya tidak bisa menikmati hasil kekayaan alam tersebut.

BacaJuga:

Dugaan Pelecehan Seksual Libatkan Gubes Unpad, DPR RI: Itu Tidak Bisa Ditoleransi

Harga Plastik Melonjak, Puan Ajak UMKM Kembali ke Kemasan Alami

DPR Tambah 5 RUU Prioritas 2026, Soroti Penyiaran hingga Perumahan

“Kita bangun dan kita lihat kekayaan bangsa, kok kekayaannya tidak dirasakan oleh rakyat kebanyakan. Something wrong,” kata Prabowo dalam acara Halalbihalal bersama Purnawirawan TNI AD dan Keluarga Besar TNI-Polri di Jakarta, Selasa (6/5/2025).

Ia kemudian menyinggung terjadinya pemberontakan dan konflik di tengah masyarakat, yang ditengarai ada pihak tentu menghalangi kemajuan Indonesia.

“Kita lihat, kita mau take off dihajar. Tiap kali kita mau maju dihajar kerusuhan, perang saudara, tidak jelas,” kesal Prabowo.

Kondisi tersebut merupakan hasil praktik politik adu domba yang telah berlangsung lama di Indonesia. “Kita sebagai jenderal, kita sebagai prajurit lama-lama kita belajar. Oh, rupanya dari ratusan tahun divide et impera, divide et impera, dan divide et impera. Kita selalu dipecah belah, dipecah belah dan dipecah belah,” ujar Prabowo.

Akibatnya terjadi kelalaian dalam menerapkan dasar negara, yang telah diwariskan para pendahulu bangsa.

“Karena kita dipecah belah, tidak ada terjadi suatu kelengahan, di mana elit kita kadang-kadang lupa dengan rancang bangun perjuangan pendiri-pendiri bangsa kita,” tutur Prabowo.

“Saudara-saudara sekalian, suatu kehebatan angkatan 45 yang kita akui Bung Karno dan generasi-generasi itu memberi kepada kita Pancasila dan UUD 1945. Itu selalu menjadi pegangan kita,” tambah mantan menteri pertahanan itu.

Ia mengemukakan, ada beberapa pedoman TNI yang mengandung nilai Pancasila. Panduan itu di antaranya, Sapta Marga TNI dan Sumpah Prajurit. Namun, sebagian elit di negeri ini seakan melupakan dasar negara tersebut.

“Tapi, maaf saya katakan banyak di antara elit yang tidak memahami atau tidak mau memahami atau pura-pura tidak mau lihat arti dari pasal-pasal penting UU 1945,” imbuh Prabowo.

“Karena itu lah kekayaan selama puluhan tahun mengalir ke luar negeri, kekayaan kita tidak tinggal di republik kita. Ini sumber masalah. Karena ini lah, saya terjun ke medan politik,” sambungnya. (dan)

Tags: Kaum ElitPrabowo SubiantoPresiden RIUUD 1945

Berita Terkait.

pelecehan
Nasional

Dugaan Pelecehan Seksual Libatkan Gubes Unpad, DPR RI: Itu Tidak Bisa Ditoleransi

Jumat, 17 April 2026 - 01:11
puan
Nasional

Harga Plastik Melonjak, Puan Ajak UMKM Kembali ke Kemasan Alami

Kamis, 16 April 2026 - 23:33
bob
Nasional

DPR Tambah 5 RUU Prioritas 2026, Soroti Penyiaran hingga Perumahan

Kamis, 16 April 2026 - 21:21
bpjs
Nasional

Penonaktifan 11 Juta Peserta PBI JKN Dituai, BPJS Watch Soroti Konsistensi Data dan Beban APBD

Kamis, 16 April 2026 - 20:16
kuhp
Nasional

KUHP dan KUHAP Baru Dorong BUMN Lebih Hati-Hati dalam Transformasi

Kamis, 16 April 2026 - 19:25
Terima KWP Award 2026, Ketua DPD RI: Wartawan Pilar Utama Demokrasi 
Nasional

KUHP dan KUHAP Baru Dorong BUMN Lebih Hati-Hati dalam Transformasi

Kamis, 16 April 2026 - 18:55

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2523 shares
    Share 1009 Tweet 631
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    846 shares
    Share 338 Tweet 212
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    763 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.