• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Asian Agri, Apical, dan Kao Pantau Perkembangan Program SMILE di Rantauprapat, Sumatera Utara

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 5 Mei 2025 - 18:38
in Ekonomi
agri

Asian Agri, Apical, dan Kao menegaskan kembali komitmen terhadap program SMILE (SMallholder Inclusion for Better Livelihood and Empowerment). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Asian Agri, Apical, dan Kao menegaskan kembali komitmen terhadap program SMILE (SMallholder Inclusion for Better Livelihood and Empowerment) yang telah berjalan sejak 2020.

Kunjungan lapangan dilakukan pada 21–22 April di Rantauprapat, Sumatra Utara, mencakup pemantauan dan evaluasi praktik pertanian petani swadaya, inspeksi langsung di lapangan, serta sesi pertukaran ide. Temuan dari kunjungan ini akan menjadi dasar untuk memperkuat dukungan program di masa mendatang.

BacaJuga:

Kolaborasi Kemenkop dan Pertamina NRE Ubah Wajah Pulau Sembur Lewat PLTS Berbasis Koperasi

Wamenkop Farida Farichah Raih Penghargaan Impactful Alumni Awards UNNES 2026

Jangan Puas Jualan di Dalam Negeri, Mendag Ajak UMKM Serbu Pasar Dunia

Para eksekutif dan perwakilan dari ketiga perusahaan memulai kunjungan di pabrik kelapa sawit Aek Nabara, yang dikelola oleh PT Supra Matra Abadi, salah satu unit usaha Asian Agri. Pabrik ini berperan penting dalam program SMILE, dengan memproses tandan buah segar (TBS) sekaligus menjembatani petani swadaya peserta program dengan perusahaan Kao dalam rantai pasokan.

“Di Kao, kami percaya pada filosofi Genba yaitu turun langsung ke lapangan untuk memahami situasi sepenuhnya. Sangat penting bagi kami untuk melihat secara langsung bagaimana minyak kelapa sawit diproduksi. Sebagai bahan baku utama dalam bisnis kami, minyak kelapa sawit memiliki nilai strategis. Kami melihat Asian Agri dan Apical sebagai mitra utama. Kunjungan ini mencerminkan komitmen bersama untuk mencapai hasil yang lebih baik,” ujar Vice President Procurement Kao Corporation, Kenji Terasawa.

Sebagai bagian dari kunjungan, tim meninjau upaya ketertelusuran (traceability) dan praktik berkelanjutan di fasilitas produksi. Diskusi pun digelar untuk membahas tantangan yang dihadapi petani kecil dalam memenuhi standar sertifikasi, serta mencari cara memperkuat dukungan teknis, kemitraan, dan perancangan fase lanjutan dari program ini.

Head of Sustainability Apical Group, Tor Mooi See mengatakan kunjungan ini merupakan kesempatan penting untuk mengevaluasi program SMILE dan menentukan fase lanjutan.

“Saat kami merancang fase lanjutan dari program SMILE, fokus kami adalah memperluas dampak yang sudah tercapai,” ujarnya. “Itu berarti memperkuat hubungan antara pabrik dan petani kecil, memberikan dukungan berkelanjutan, dan memastikan rantai pasok kami tetap inklusif dan bertanggung jawab dari hulu hingga konsumen akhir,” katanya.

Di hari kedua, ketiga perusahaan meresmikan kantor baru koperasi desa di Kabupaten Labuhanbatu. Kantor ini dibangun dengan dana yang berasal dari pembayaran premi penjualan TBS melalui program SMILE. Bangunan tersebut menjadi simbol kerja keras petani dan kekuatan kolaborasi dalam mendorong kemandirian serta keberlanjutan.

Peresmian acara dihadiri oleh lebih dari 100 petani dan tamu undangan. Acara dimulai dengan tarian tor-tor khas Batak, yang kemudian diikuti dengan pengalungan kain ulos kepada perwakilan dari Asian Agri, Apical, dan Kao sebagai bentuk penghormatan adat Batak. Kemudian, dilakukan pemotongan pita, tumpeng, serta penandatanganan prasasti untuk menandai resmi dibukanya gedung koperasi.

“Kantor baru ini bukan sekadar bangunan. Ini adalah buah dari kerja keras bertahun-tahun dalam program SMILE. Di sini, kami akan berkumpul, belajar, dan terus berkembang bersama sebagai koperasi,” kata Kepala Koperasi, Khairul Anam.

Para petani menyampaikan apresiasi atas program ini, yang dinilai telah secara bertahap mengubah cara mereka mengelola kebun. Mereka mengungkapkan bahwa dukungan yang diberikan membantu mereka memahami pentingnya pencatatan, menerapkan praktik pertanian terbaik, dan mengikuti proses menuju standar sertifikasi.

“SMILE bukan hanya tentang dukungan. Program ini memberikan kami kepercayaan diri bahwa kami dapat menjadi bagian dari rantai pasokan global yang berkelanjutan dan transparan,” tambah Khairul.

Head of Sustainability Asian Agri, Ivan Novrizaldie menyebut bahwa kolaborasi Asian Agri, Apical, dan Kao telah memberikan hasil signifikan.

“Program SMILE membuktikan bahwa dengan bantuan teknis, peningkatan kapasitas, dan dukungan kelembagaan, para petani bisa berkembang secara ekonomi, sosial, dan berkelanjutan. Pembentukan koperasi ini adalah bukti nyata dari progres tersebut,” ujarnya.

Melalui NPO Caux Round Table (CRT), Kao memperkenalkan Suara Petani, sebuah mekanisme pengaduan yang menjadi saluran resmi bagi petani untuk menyampaikan aspirasi, saran, dan keluhan mereka. Platform ini memperkuat komunikasi yang terstruktur dan dapat ditindaklanjuti, sekaligus meningkatkan akuntabilitas dan transparansi di lapangan.

Sesi interaktif juga diadakan dengan para petani untuk mengumpulkan masukan mengenai program ini. Dalam sesi tersebut, para petani berbagi testimoni tentang peningkatan praktik pertanian mereka, yang berdampak pada hasil panen yang lebih baik dan ketahanan ekonomi rumah tangga yang lebih kuat.

Sebagai bagian dari komitmennya terhadap kesejahteraan masyarakat, perwakilan Kao mengunjungi SDN 03 Tebing Tinggi Pangkatan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya mencuci tangan dengan sabun kepada para siswa. “Kami percaya bahwa perhatian terhadap diri sendiri, orang lain, dan lingkungan adalah kunci dari kesejahteraan yang sejati. Melalui inisiatif ini, kami ingin menekankan bahwa menjaga kebersihan tangan bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga untuk melindungi keluarga dan meningkatkan rasa percaya diri,” kata Kenji Terasawa.

Program SMILE adalah wujud komitmen jangka panjang Asian Agri, Apical, dan Kao untuk menciptakan rantai pasokan kelapa sawit yang lebih inklusif dan bertanggung jawab. Program ini sejalan dengan pilar pertama Asian Agri 2030, yakni Kemitraan Petani, dan pilar keempat Apical 2030, yaitu Pertumbuhan Inklusif.

Hingga saat ini, SMILE telah melibatkan 3.489 petani swadaya, dengan 1.373 di antaranya berhasil mendapatkan sertifikasi RSPO. Program ini mendukung target Asian Agri untuk bermitra dengan 5.000 petani swadaya bersertifikat pada tahun 2030. (srv)

Tags: apicalasian agriKaoProgram SMILERantauprapatSumatera Utara

Berita Terkait.

Kolaborasi Kemenkop dan Pertamina NRE Ubah Wajah Pulau Sembur Lewat PLTS Berbasis Koperasi
Ekonomi

Kolaborasi Kemenkop dan Pertamina NRE Ubah Wajah Pulau Sembur Lewat PLTS Berbasis Koperasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:03
Wamenkop Farida Farichah Raih Penghargaan Impactful Alumni Awards UNNES 2026
Ekonomi

Wamenkop Farida Farichah Raih Penghargaan Impactful Alumni Awards UNNES 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:02
UMKM
Ekonomi

Jangan Puas Jualan di Dalam Negeri, Mendag Ajak UMKM Serbu Pasar Dunia

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:06
Kapal-laut
Ekonomi

PIS Matangkan Strategi Aman, Pertamina Pride dan Gamsunoro Bersiap Tembus Selat Hormuz

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:45
Fun-Run
Ekonomi

UMKM 5K Run Dorong Pengusaha Lokal Rebut Peluang di Tengah Booming Olah Raga Lari

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:24
Maman
Ekonomi

Bonus Demografi di Depan Mata, Maman Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Ekosistem Kuat

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:39

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1128 shares
    Share 451 Tweet 282
  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7146 shares
    Share 2858 Tweet 1787
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

    791 shares
    Share 316 Tweet 198
Jadwal Piala Dunia 2026: Spanyol Tantang Arab Saudi, Belgia Hadapi Iran
Olahraga

Jadwal Piala Dunia 2026: Spanyol Tantang Arab Saudi, Belgia Hadapi Iran

Editor Laurens Dami
Minggu, 21 Juni 2026 - 20:52

INDOPOSCO.ID – Persaingan di fase grup Piala Dunia 2026 semakin memanas. Empat pertandingan penting akan digelar pada Minggu (21/6/2026) malam hingga...

SelengkapnyaDetails
Hasil Piala Dunia: Bungkam Tunisia 4-0, Jepang Tempel Ketat Belanda di Puncak

Hasil Piala Dunia: Bungkam Tunisia 4-0, Jepang Tempel Ketat Belanda di Puncak

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:16
Gakpo

Cetak Brace ke Gawang Swedia, Brobbey dan Gakpo Masuk Buku Sejarah Oranje

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:42
Floranus

Hasil Piala Dunia: Dominasi Laga, Ekuador Gagal Tembus Benteng Curacao

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:31
Pemain-Timnas-Jerman

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Brace Denis Undav Bawa Jerman Benamkan Pantai Gading

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.