• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Waspada, 3 Faktor Utama Penyebab Masalah Kesehatan Mental Remaja di Indonesia

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 3 Mei 2025 - 23:43
in Nasional
Ilustrasi seseorang remaja bermain game online. Foto: Freepik

Ilustrasi seseorang remaja bermain game online. Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kesehatan mental remaja di Indonesia menjadi isu penting dan perlu diperhatikan. Berdasar survei Nasional Kesehatan Mental Remaja (I-NAMHS) beberapa waktu lalu menyebutkan, 15,5 juta remaja di Tanah Air mengalami setidaknya satu masalah kesehatan mental.

Data itu menunjukkan bahwa sekitar 34,9 persen remaja (usia 10–17 tahun) menghadapi gangguan seperti depresi, kecemasan, stres pasca- trauma, masalah perilaku, hingga gangguan perhatian dan hiperaktivitas (ADHD).

BacaJuga:

Prabowo Klaim Kabinetnya Oke, Pengamat Soroti Realitas yang Dirasakan Rakyat

Mendiktisaintek: Indonesia Harus Beralih dari Pengguna Jadi Pencipta Teknologi

TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif

Menurut Direktur Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr. Imran Pambudi, data tersebut mengindikasikan adanya tekanan emosional yang cukup besar di kalangan remaja. Terdapat sejumlah hal yang mempengaruhi kesehatan mental remaja, salah satunya kecanduan internet.

Laporan Digital 2025 Global Overview Report menunjukkan bahwa 98,7 persen warga Indonesia berusia 16 tahun ke atas menggunakan ponsel sebagai alat utama untuk mengakses internet. Rata-rata waktu dihabiskan berselancar di dunia maya mencapai 7 jam 22 menit per hari.

“Data itu menandakan intensitas penggunaan yang tinggi dan berpotensi mengindikasikan kecanduan digital, terutama pada generasi remaja yang menjadi pengguna aktif,” kata dr. Imran kepada INDOPOSCO melalui gawai, Jakarta, Sabtu (3/5/2025).

Selain itu, kecanduan gim online. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 menunjukkan bahwa anak usia 0–18 tahun mendominasi pasar gim online dengan persentase mencapai 46,2 persen.

“Hal ini menunjukkan bahwa kecanduan game online telah menjadi isu serius, di mana waktu bermain yang berlebihan berdampak pada aspek akademis maupun interaksi sosial remaja,” ujar dr. Imran.

Intensitas tinggi penggunaan internet dan gim online mengindikasikan perlunya intervensi untuk mendidik generasi muda dalam literasi digital dan manajemen waktu. “Hal ini penting agar teknologi dapat menjadi alat pemberdayaan, bukan faktor yang mengganggu keseimbangan sosial dan psikologis,” jelas dr. Imran.

Hal lain yang menjadi penyebab masalah mental remaja di Indonesia ialah kenakalan remaja. Beberapa laporan yang diketahuinya menyebutkan, sejak awal tahun 2025 tercatat ratusan anak terlibat dalam tindak kriminal.

Seperti terlibat aksi tawuran dengan penggunaan senjata tajam telah terjadi di beberapa kota seperti Sukabumi, Kupang, Bogor, dan Jakarta. Tindakan itu bahkan menyentuh ranah kriminal.

Menurutnya, peningkatan kasus kenakalan dan keterlibatan dalam tindak kriminal semakin menekankan perlunya peran aktif dari keluarga, sekolah, dan pemerintah.

“Strategi pencegahan, pembinaan karakter, dan penguatan nilai-nilai keluarga sangat krusial untuk mencegah anak- anak terjerumus ke dalam perilaku menyimpang,” imbuh alumni Fakultas Kedokteran (FK) UNAIR itu. Baru-baru ini muncul Ide Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ‘menyekolahkan’ anak nakal ke barak militer, untuk dilakukan pendisiplinan dan membantu kesehatan mental. (dan)

Tags: KemenkeskesehatanKesehatan Mentalremaja

Berita Terkait.

TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif
Nasional

Prabowo Klaim Kabinetnya Oke, Pengamat Soroti Realitas yang Dirasakan Rakyat

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:45
TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif
Nasional

Mendiktisaintek: Indonesia Harus Beralih dari Pengguna Jadi Pencipta Teknologi

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:33
TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif
Nasional

TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:21
Pemerintah Siapkan Tiga Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan
Nasional

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:15
Wamendagri Bima Arya Dukung Penguatan Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Nasional

Inflasi Juli 2,88 Persen, Mendagri Tito Nilai Masih dalam Rentang Ideal

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:00
Wamendagri Bima Arya Dukung Penguatan Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Nasional

Wamendagri Bima Arya Dukung Penguatan Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:45

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2464 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2202 shares
    Share 881 Tweet 551
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.