• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pengamat Nilai Video Monolog Gibran Tidak Efektif, Masyarakat Butuh Ruang Dialog

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 29 April 2025 - 12:27
in Headline
GRR

Wakil Presiden Indonesia Gibran Rakabuming Raka. Foto: YouTube Gibran TV

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat komunikasi politik dari Universitas Nasional (Unas) Selamat Ginting menilai, video monolog Wakil Presiden Indonesia Gibran Rakabuming Raka di saluran YouTube pribadinya @GibranTV tidak berhasil mencapai target yang diharapkan. Hal itu terlihat dari respons sebagian masyarakat mengkritik monolog tersebut.

“Monolog bagaimana, saya kira tidak efektif. Masyarakat hanya mengolok-olok saja,” kata Ginting melalui gawai di Jakarta, Selasa (29/4/2025).

BacaJuga:

Hery Susanto Jadi Tersangka Kasus Nikel, Pimpinan Ombudsman RI Minta Maaf ke Publik

Baru Sepekan Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditahan Kejagung

DPR RI: Dugaan Pelecehan di UI Pelanggaran Serius Etika dan Rasa Aman di Kampus

Mengingat masyarakat pasti lebih menginginkan berdiskusi dan terjadi interaksi dalam membahas isu terkini. Paling penting, seorang pejabat negara harus menunjukkan hasil kerja yang bisa dirasakan masyarakat.

“Jelas pimpinan itu harus bekerja, harus bicara, bukan top down tapi harus ada dialog dengan masyarakat, pelajar dan mahasiswa,” ucap Ginting.

Dalam sebuah video monolog yang diunggah Gibran berjudul “Panggung Sepak Bola Nasional dan Dunia” pada menit ke-5.00 hingga 5.04, dia menyebut mimpi anak muda harus tinggi dengan tekad kuat dan kerja keras. Namun, hal tersebut justru menuai kritik tajam.

Sebab, anggapan yang muncul di tengah masyarakat sosok Gibran menjabat wakil presiden tidak lahir dari proses penuh perjuangan. Namun, diduga mendapat bantuan dari ayahnya Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

“Dia bicara pemuda harus bekerja keras untuk mencapai cita-citanya. Loh, dia adalah simbol pemuda yang tiba-tiba tidak ada karyanya, tidak ada jasa, prestasi lalu kemudian menjadi wapres,” kritik Ginting.

“Ini simbol ‘rekayasa politik bapaknya’ ini mau jadi contoh, tidak bisa. Selama pemimpin model seperti itu,” sambungnya.

Ia menambahkan, video monolog itu memperlihatkan bahwa Gibran tidak memiliki keberanian untuk berdiskusi dengan masyarakat. Diketahui Gibran baru-baru ini mengunggah beberapa video monolog di akun YouTube pribadinya @GibranTV yang merespons beragam isu. Ada video berjudul “Generasi Muda, Bonus Demografi” dan “Masa Depan Indonesia”, “Panggung Sepakbola Nasional dan Dunia” hingga “Hilirisasi dan Masa Depan Indonesia”.

“Video monolog Wapres tentu saja menurut saya adalah contoh atau simbol bahwa wakil presiden kita, tidak bisa melakukan dialog karena itu monolog yang dilakukan dengan teks, sudah ada bahan yang dia tinggal baca,” imbuh Ginting.

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro membela Wakil Presiden Indonesia Gibran Rakabuming Raka yang mengunggah video monolog di saluran YouTube. Itu dinilainya sebagian bentuk penyampaian informasi kepada masyarakat melalui platform digital. Terutama menjelaskan tentang program pemerintah.

“Tentu caranya macam-macam, modelnya macam-macam yang penting pesannya sampai ke masyarakat,” ucap Juri Ardiantoro terpisah di Jakarta, Minggu (27/4/2025). (dan)

Tags: GibranVideo MonologWapres

Berita Terkait.

ombudsman
Headline

Hery Susanto Jadi Tersangka Kasus Nikel, Pimpinan Ombudsman RI Minta Maaf ke Publik

Kamis, 16 April 2026 - 20:36
herry
Headline

Baru Sepekan Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditahan Kejagung

Kamis, 16 April 2026 - 19:53
Terima KWP Award 2026, Ketua DPD RI: Wartawan Pilar Utama Demokrasi 
Headline

DPR RI: Dugaan Pelecehan di UI Pelanggaran Serius Etika dan Rasa Aman di Kampus

Kamis, 16 April 2026 - 18:44
Kenaikan Harga Plastik Jadi Alarm, FKBI: Kurangi Rokok Perbaiki Pola Konsumsi
Headline

Kejagung Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Tambang Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 15:01
Prabowo
Headline

Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

Kamis, 16 April 2026 - 09:48
Andrie-Yunus
Headline

Dinyatakan Lengkap, Berkas Perkara Andrie Yunus Dilimpahkan ke Pengadilan Militer

Rabu, 15 April 2026 - 21:41

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2523 shares
    Share 1009 Tweet 631
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    846 shares
    Share 338 Tweet 212
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    763 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.