• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di DPRD Provinsi Jakarta, Forum Calon Dewan Kota Desak Gubernur Bertindak

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 23 April 2025 - 10:37
in Megapolitan
Gedung-DPRD

Gedung DPRD Provinsi Jakarta. Foto: Feris Pakpahan/INDOPOSCO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum tenaga ahli di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jakarta yang juga diketahui menjabat Dewan Kota Jakarta Barat berinisial NS terus disorot.

Ketua Forum Calon Dewan Kota se-DKI Jakarta, Laduni, mengecam keras dugaan pelecehan seksual tersebut.

BacaJuga:

Prakiraan Cuaca Jakarta, Waspadai Potensi Hujan Sejak Siang Hingga Malam Hari

Harga LPG Nonsubsidi Naik, Pemprov Jakarta Monitor Penggunaan Gas di Sektor Komersial

DWP Kemenkop Gaungkan Semangat Kartini lewat Edukasi Kesehatan Perempuan

Menurutnya, peristiwa tersebut mencerminkan kegagalan sistem seleksi anggota Dewan Kota yang lemah dalam menegakkan standar moral dan integritas.

“Kami dari Forum Calon Dewan Kota se-DKI meminta anggota-anggota Dewan Kota yang bermasalah dengan hukum untuk segera diberhentikan,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (23/4/2025).

“Bahkan, kami meminta kepada Gubernur Pramono untuk membekukan seluruh aktivitas Dewan Kota se-DKI karena proses yang cacat prosedural,” imbuhnya.

Tuntutan tersebut, sambung Laduni, sesuai dengan gugatan Forum Silaturahmi Calon Dewan Kota se-DKI di Pengadilan Tata Usaha Negeri Jakarta.

Forum tersebut juga meminta gubernur Jakarta untuk mencopot para walikota karena gagal dalam proses Pemilihan Dewan Kota.

“Terutama (copot) walikota Jakarta Barat. Sesuatu yang diproses secara haram akan menghasilkan produk yang haram,” tandas Laduni.

Di sisi lain, Pengamat Politik sekaligus Direktur CBA Ucok Sky Khadafi menyayangkan kasus dugaan pelecehan seksual terjadi di internal DPRD Provinsi Jakarta tersebut.

Bahkan, terlapor disebut-sebut sebagai “orang kuat” di kalangan tenaga honorer pada DPRD Provinsi Jakarta.

Bukan hanya diduga melakukan pelecehan kepada bawahannya, N (terlapor) juga diyakini menerima gaji dari dua posisi yang strategis, yakni PJLP dan Dewan Kota.

“Ini jelas Maladministrasi,” ungkap Ucok kepada wartawan saat dihubungi.

Ucok juga mengingatkan Ketua DPRD Provinsi Jakarta, harus netral dalam kasus ini.

“Jangan gunakan kewenangan atau kekuasaannya itu sebagai pimpinan dewan bisa menyalahi aturan yang ditetapkan undang-undang,” pungkas Ucok.

Sebagai informasi, Kepala Subdirektorat Remaja Anak dan Wanita (Renakta) Polda Metro Jaya Komisaris Muhammad Iskandarsyah menyatakan, masih akan menelusuri lebih lanjut laporan tersebut.

Sedangkan Plt Sekretaris DPRD DKI Jakarta Augustinus menegaskan, NS bukan bagian dari unsur anggota DPRD, pejabat, maupun ASN di sekretariat dewan.

Seperti diketahui, melalui kuasa hukumnya, Yudi Sabang Korban berinsial N menyebut dalam surat laporan polisi itu bahwa pelecehan terjadi dalam kurun waktu antara Februari hingga Maret 2025. Bahkan, korban merasa dilecehkan secara seksual lewat chat WA.

Hal itu terungkap seperti dalam laporan korban dengan surat bernomor STTLP/B/2499/IV/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA dan diajukan pada Rabu, 16 April 2025. (fer)

Tags: DPRD Provinsi Jakartaoknum tenaga ahliPelecehan Seksual

Berita Terkait.

Prakiraan Cuaca Jakarta, Waspadai Potensi Hujan Sejak Siang Hingga Malam Hari
Megapolitan

Prakiraan Cuaca Jakarta, Waspadai Potensi Hujan Sejak Siang Hingga Malam Hari

Kamis, 23 April 2026 - 08:21
LPG
Megapolitan

Harga LPG Nonsubsidi Naik, Pemprov Jakarta Monitor Penggunaan Gas di Sektor Komersial

Kamis, 23 April 2026 - 00:30
APBN Bukan Andalan Tunggal, Pemerintah Ajak Swasta Jadi Motor Pertumbuhan
Megapolitan

DWP Kemenkop Gaungkan Semangat Kartini lewat Edukasi Kesehatan Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 14:41
Monas
Megapolitan

Prakiraan Cuaca di Jakarta Hari Ini Didominasi Cerah Berawan, Tetap Waspadai Potensi Hujan

Rabu, 22 April 2026 - 08:13
Basarnas
Megapolitan

Pemprov Jakarta Hormati Proses Hukum Mantan Kadis LH, Janji Benahi Tata Kelola Bantargebang

Selasa, 21 April 2026 - 18:28
Mekanik
Megapolitan

Inovasi Tools AHASS Wahana Percepat Servis, Prestasi KLHR 2026 Jadi Bukti Nyata

Selasa, 21 April 2026 - 18:08

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1297 shares
    Share 519 Tweet 324
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    909 shares
    Share 364 Tweet 227
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    792 shares
    Share 317 Tweet 198
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    689 shares
    Share 276 Tweet 172
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.