• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Pentingnya Deteksi Dini Pembengkakan Pembuluh Darah di Otak

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 17 April 2025 - 04:04
in Gaya Hidup
otak

Dr. dr. Mardjono Tjahjadi, Sp.BS (K) atau akrab dipanggil Dr. Joy tengah berbincang-bincang tentang aneurisma atau pembengkakkan pembuluh darah otak yang dapat mengakibatkan stroke apabila pecah. ANTARA/Ganet Dirgantoro

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Banyaknya kasus pecahnya pembuluh darah otak yang menimpa usia produktif mengingatkan pentingnya untuk mendeteksi lebih dini adanya pembengkakan pembuluh darah di otak, kata Dr. dr. Mardjono Tjahjadi, Sp.BS (K).

“Kota sibuk seperti Jakarta membuat masyarakat terutama kalangan muda abai terhadap adanya kelainan pada pembuluh darah otak yang berakibat fatal apabila pecah,” kata dokter yang akrab dipanggil Dr. Joy itu di Jakarta, Rabu.

BacaJuga:

Nyeri Sendi di Usia Muda Jangan Dianggap Biasa, Waspadai Rheumatoid Arthritis

Ayah Ha Young Buka Suara Soal Sejarah Keluarga yang Dikaitkan dengan Pro-Jepang, Tuai Kritik

Mantan Anggota Dragon 5 Tae Ditemukan Meninggal di Sungai Chao Phraya, Polisi Selidiki Misteri

Menurut Dr. Joy disela-sela pemberian penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas gelar Doktor (S3) tercepat dari University of Helsinki, Finlandia, yakni hanya butuh waktu 18 bulan 12 hari, banyak pasien yang ditangani di Indonesia dalam kondisi sudah pecah pembuluh darah otak.

Padahal penanganan pasien stroke (pembuluh darah pecah) tentunya membutuhkan waktu untuk pemulihan dan terkadang hasilnya tidak sempurna.

Di University of Helsinki, Dr. Joy mendalami bidang aneurisma otak. Aneurisma otak adalah tonjolan atau pembengkakan pada pembuluh darah di otak. Jika benjolannya pecah, maka bisa terjadi kejang, hilang kesadaran, stroke, hingga kematian.

Berdasarkan statistik, Finlandia adalah salah satu negara dengan kasus aneurisma otak tertinggi di dunia. Ini menjadi salah satu alasan mengapa Dr. Joy menuntut ilmu tentang aneurisma otak di negara Eropa tersebut.

“Di Finlandia, saya mendalami penyakit aneurisma otak. Kenapa di Finlandia? Karena negara ini salah satu negara dengan penyakit aneurisma terbanyak, jadi ilmu tentang aneurisma di sana berkembang pesat,” katanya.

Finlandia juga memiliki dokter bedah saraf yang legendaris, yaitu Prof. Juha Hernesniemi yang sudah menangani lebih dari 16.000 operasi otak. Menurut Dr. Joy, dirinya berkesempatan langsung untuk belajar dari Prof. Juha.

“Saya berjanji pada Prof. Juha bahwa saya akan belajar dengan baik di Finlandia. Jadi saya akan bawa pulang ilmu ini dan memberikannya kepada masyarakat di Indonesia,” katanya.

Sempat menempuh pelatihan neurovaskular di Korea Selatan, Dr. Joy menyebutkan bahwa di Indonesia hampir 90 persen pasiennya datang dalam kondisi aneurisma yang sudah pecah sehingga sudah terjadi kegawatdaruratan.

Sementara itu di Finlandia, pasien aneurisma yang datang ke dokter sebagian besar belum mengalami pecah.

Selisihnya signifikan antara Indonesia dan Finlandia dalam hal deteksi dini aneurisma. Padahal, aneurisma yang ditangani sebelum pecah, kesempatan sembuhnya jauh lebih tinggi dibanding jika sudah pecah.

“Saya harap kedepannya Indonesia dapat mengikuti Finlandia dalam hal angka deteksi dini aneurisma yang tinggi,” kata ahli dari Mandaya Royal Hospital Puri itu.

Hingga kini Dr. Joy telah menangani lebih dari 1.000 pasien aneurisma otak.

Tidak hanya penanganan aneurisma, Dr. Joy juga ahli dalam menangani kasus-kasus bedah saraf lainnya, seperti tumor otak. Bahkan, baru-baru ini dia mempopulerkan teknik “awake brain surgery” (operasi otak metode sadar) dan operasi tumor otak melalui hidung tanpa pembedahan kepala.

Terkait perawatan aneurisma otak dilakukan dengan berbagai metode, termasuk Digital Subtraction Angiography (DSA). DSA adalah teknologi pencitraan medis canggih yang digunakan untuk melihat pembuluh darah dengan sangat jelas.

Prosedur ini memanfaatkan sinar-X dan zat kontras untuk menghasilkan gambar detail dari pembuluh darah, terutama di area otak.

Dia menjelaskan, DSA merupakan prosedur yang sangat minimal invasif. “Kita memasukkan jarum kecil di pembuluh pangkal paha atau melalui pembuluh di tangan, kemudian mengarahkan kateter untuk melakukan diagnostik,” katanya.

Jika ditemukan permasalahan di pembuluh otak, kateter yang lebih kecil (microcatheter) akan dinavigasikan tepat ke pembuluh yang bermasalah untuk dilakukan penanganan. (bro)

Tags: Deteksi Diniotakpembuluh darah

Berita Terkait.

Sandra
Gaya Hidup

Nyeri Sendi di Usia Muda Jangan Dianggap Biasa, Waspadai Rheumatoid Arthritis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:31
ha
Gaya Hidup

Ayah Ha Young Buka Suara Soal Sejarah Keluarga yang Dikaitkan dengan Pro-Jepang, Tuai Kritik

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:05
tae
Gaya Hidup

Mantan Anggota Dragon 5 Tae Ditemukan Meninggal di Sungai Chao Phraya, Polisi Selidiki Misteri

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:04
nowz
Gaya Hidup

NOWZ Ungkap Tantangan di Balik Single Terbaru “Achilles”

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:33
changbin
Gaya Hidup

Changbin Stray Kids Donasikan Rp1,1 Miliar di Hari Ulang Tahun untuk Bantu Pasien Anak

Kamis, 13 Agustus 2026 - 02:20
kim
Gaya Hidup

Saudara Kim Jaejoong Dituduh Lakukan Perundungan dan Penganiayaan di Filipina

Kamis, 13 Agustus 2026 - 01:11

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2211 shares
    Share 884 Tweet 553
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    998 shares
    Share 399 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.