• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Warga Palembang Meradang, Citra Daerah Dirusak Konten Kreator Willie Salim

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 26 Maret 2025 - 15:07
in Nusantara
Willie-Salim

Tangkapan layar video media sosial Willie Salim dalam konten masak rendang di Palembang, Sumatera Selatan. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sebagian besar warga Palembang meradang dalam sepekan terakhir karena citra daerahnya dinilai telah dirusak oleh pembuat konten kreator Willie Salim setelah aksinya memasak rendang di Pelataran Benteng Kuto Besak membuat heboh di media sosial dalam negeri hingga luar negeri.

Seorang warga Palembang, Riki, di Palembang, Rabu (26/3/2025), mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Willie tersebut harus dipertanggungjawabkan, karena menyangkut citra nama besar Kota Palembang, yang selama ini terkenal sebagai kota bersih, aman, rapi, dan indah (BARI).

BacaJuga:

Gempa Bumi Kategori Dangkal Guncang Aceh, Wilayah Ini Terdampak

Bea Cukai dan Barantin Resmikan SSM QC di Cikarang Dry Port, Percepat Layanan Impor Terintegrasi

Bea Cukai Edukasi Mahasiswa di Tiga Daerah, Perkuat Pemahaman Cukai dan Budaya Integritas

Ia menambahkan meskipun pihak bersangkutan sudah meminta maaf, namun identitas sosial Kota Palembang, harus dipulihkan melalui pertanggungjawaban oleh yang bersangkutan.

“Identitas sosial Kota Palembang, harus dipulihkan melalui pertanggungjawaban oleh yang bersangkutan,” katanya seperti dikutip Antara.

Hal senada dikatakan Irwanto warga lainnya, bahwa masalah rendang ini menjadi perbincangan publik, ia tidak mempercayai rendang sebanyak 200 kilogram itu dapat habis dalam waktu singkat.

Willie Salim sebelumnya memasak rendang sebanyak 200 kilogram di BKB pada Selasa (18/3/2025) sore, untuk dibagikan ke warga. Di tengah proses, ia meninggalkan lokasi dengan alasan ke toilet. Lalu, berselang 1 menit (berdasarkan isi konten nya di media sosial), ia terkejut karena mendapati kenyataan bahwa rendang tersebut raib diambil warga.

Atas kejadian itu membuat warga Palembang tersudut sehingga mendapatkan stigma negatif seiring dengan viral nya konten tersebut.

Sementara ini, Polda Sumatera Selatan sudah menerima dua laporan dari masyarakat terkait konten Willie Salim, yakni dua pelapor merupakan advokat, yakni Ryan Gumay dan Agung Wijaya, sementara pelapor ketiga adalah kreator konten asal Palembang, Rendy Aditya atau yang dikenal dengan nama Rondoot.

Selain itu, Sultan Palembang Darussalam YM Sultan Mahmud Badaruddin IV Raden Muhammad Fauwas Diradja mendesak Willie Salim agar melakukan tradisi tepung tawar atas tindakan ‘cemau mulut’ sebagaimana adat Melayu Palembang atas tindakan yang sudah merusak citra Kota Palembang.

Hingga berita ini disiarkan, konten “Rendang 1 Ekor Sapi!!Palembang” masih bisa ditonton di kanal Youtube dari Willie Salim.

Beberapa tokoh besar asal Sumatera Selatan pun, turut mengomentari kasus rendang itu, mulai dari Helmy Yahya, Anwar Fuadi, hingga Ustadz Abdul Somad.

Bahkan dalam media sosial yang beredar, Ustadz Abdul Somad mengatakan bahwa warga Palembang harus membela harkat martabat Kota Palembang.

Anwar Fuadi sang artis senior asal Palembang meminta agar konten video Willie Salim itu dihapus. (dam)

Tags: konten kreatorPalembangrendangWillie Salim

Berita Terkait.

aceh
Nusantara

Gempa Bumi Kategori Dangkal Guncang Aceh, Wilayah Ini Terdampak

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:20
Launching
Nusantara

Bea Cukai dan Barantin Resmikan SSM QC di Cikarang Dry Port, Percepat Layanan Impor Terintegrasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:38
Edukasi
Nusantara

Bea Cukai Edukasi Mahasiswa di Tiga Daerah, Perkuat Pemahaman Cukai dan Budaya Integritas

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:27
Awasi Jalur Pengiriman Barang, Kanwil Bea Cukai Banten Perketat Pengawasan Rokok Ilegal
Nusantara

Awasi Jalur Pengiriman Barang, Kanwil Bea Cukai Banten Perketat Pengawasan Rokok Ilegal

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:25
Gempa-Cilacap
Nusantara

Usai Gempa Dangkal M 6,7 Guncang Sulteng, Kini Bergeser ke Cilacap di Jawa Tengah

Rabu, 17 Juni 2026 - 00:38
Perwira-NHM
Nusantara

NHM Inisiasi Aksi Bersih di Tanjung Barnabas dan Dukung Penghijauan MTs Bukit Tinggi

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:26

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7119 shares
    Share 2848 Tweet 1780
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1101 shares
    Share 440 Tweet 275
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.