• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Guru Besar UI Perkenalkan Teknologi Berbasis Serbuk untuk Industri Manufaktur

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 6 Maret 2025 - 16:08
in Nasional
Guru-Beras-UI

Guru Besar Tetap dalam Bidang Teknik Manufaktur untuk Material Maju, Fakultas Teknik (FT) Universitas Indonesia (UI) Prof. Sugeng Supriadi, S.T., MS.Eng., Ph.D. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Guru Besar Tetap dalam Bidang Teknik Manufaktur untuk Material Maju Fakultas Teknik (FT) Universitas Indonesia (UI) Prof. Sugeng Supriadi, S.T., MS.Eng., Ph.D memperkenalkan teknologi berbasis serbuk untuk industri manufaktur yang berkelanjutan.

Prof. Sugeng di Depok, Kamis (6/3/2025), menyebutkan teknologi serbuk dapat mendukung industri manufaktur yang lebih ramah lingkungan dan efisien.

BacaJuga:

Kementerian P2MI Fasilitasi Pemulangan Supiat, Korban TPPO dari Kamboja

Ekonom Soroti Kebijakan Kuota Internet Hangus, Desak Perlindungan Hak Konsumen Dievaluasi

Prabowo Dorong Kampus Jadi Motor Perubahan, Sebut Ilmuwan Penentu Kemajuan Bangsa

“Teknologi tersebut mencakup berbagai metode, seperti Powder Metallurgy, Metal Injection Molding, dan Metal Additive Manufacturing yang memungkinkan produksi massal dengan produk custom berkualitas tinggi,” katanya seperti dilansir Antara.

Dengan efisiensi bahan baku hingga 95 persen dan pengurangan konsumsi energi yang signifikan, teknologi ini diharapkan menjadi fondasi manufaktur berkelanjutan.

Teknologi manufaktur untuk material logam terdiri atas teknik pengecoran, teknik pembentukan mekanis, dan teknik metalurgi serbuk.

Untuk produksi massal, kecepatan produksi yang tinggi dapat dicapai dengan proses mencetak. Material serbuk dari material logam yang sulit diproses dengan pengecoran dan teknik mekanik, dapat difabrikasi melalui teknik metalurgi serbuk.

Ia menjelaskan, pada teknik ini material serbuk dicampur dengan bahan pengikat untuk dilakukan pencetakan melalui proses press, slip casting/laminate, dan injeksi dalam cetakan. Selanjutnya, material dipadatkan dan dikuatkan dengan pemanasan pada suhu tinggi.

Metode Powder Metallurgy (PM) dan Metal Injection Molding (MIM) pada teknologi serbuk dirancang untuk mendukung produksi massal dengan efisiensi tinggi. Proses PM memungkinkan produksi komponen sederhana hingga kompleks dengan limbah yang minimal. Sementara itu, MIM memungkinkan pembuatan komponen presisi tinggi, seperti roda gigi, turbocharger, dan perangkat medis dengan skala besar.

Lebih lanjut ia mengatakan kolaborasi UI dan PT Pindad berhasil mengembangkan komponen presisi menggunakan MIM, memperkuat daya saing industri nasional, dan mengurangi ketergantungan pada impor.

Di sisi lain, Metal Additive Manufacturing (MAM) mendukung produksi custom lebih fleksibel. Teknologi ini memungkinkan pembuatan komponen fungsional secara langsung dari model digital dengan geometri yang rumit.

Aplikasi metode ini dilakukan FTUI bersama Fakultas Kedokteran Gigi dan Fakultas Kedokteran UI dalam pengembangan implan tulang berbasis serbuk magnesium yang dapat terurai secara alami setelah masa penyembuhan.

Selain itu, kolaborasi dengan para dokter dari Departemen Ortopedi FKUI juga menghasilkan prostehis Lumbo-sacrum iliac (LSI) dan Mega Prosthesis Distal Femur (MPDF) yang menjadi solusi bagi pasien kanker tulang.

Menurut Prof. Sugeng, untuk mendukung penerapan teknologi serbuk, UI mengembangkan teknologi gas atomisasi dan plasma atomisasi yang mampu memproduksi serbuk logam berkualitas tinggi secara mandiri.

Dengan begitu, Indonesia diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada impor bahan baku serta membuka peluang sebagai pemasok serbuk logam di Asia Tenggara.

Kemandirian dalam produksi serbuk logam ini juga mendukung industri pengecoran untuk bisa menghasilkan serbuk logam berkualitas untuk meningkatkan daya saing.

“Teknologi serbuk tidak hanya berfokus pada efisiensi bahan dan energi, tetapi juga keberlanjutan lingkungan. Proses re-manufacturing menggunakan teknologi serbuk memungkinkan perbaikan komponen bernilai tinggi tanpa harus memproduksi ulang dari awal. Ini juga mendukung konsep ekonomi sirkular dengan memperpanjang umur pakai produk sekaligus mengurangi limbah industri,” ujar Prof. Sugeng. (dam)

Tags: Industri ManufakturSerbukUniversitas Indonesia

Berita Terkait.

Ekonom Soroti Kebijakan Kuota Internet Hangus, Desak Perlindungan Hak Konsumen Dievaluasi
Nasional

Kementerian P2MI Fasilitasi Pemulangan Supiat, Korban TPPO dari Kamboja

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:50
Ekonom Soroti Kebijakan Kuota Internet Hangus, Desak Perlindungan Hak Konsumen Dievaluasi
Nasional

Ekonom Soroti Kebijakan Kuota Internet Hangus, Desak Perlindungan Hak Konsumen Dievaluasi

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:40
Korban Investasi Bodong Mantan Pegawai Bank Diberi Edukasi Literasi Keuangan
Nasional

Prabowo Dorong Kampus Jadi Motor Perubahan, Sebut Ilmuwan Penentu Kemajuan Bangsa

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:30
DPR dan Pemerintah Bentuk Satgas Mitigasi PHK, Antisipasi Ancaman 55 Ribu Buruh Kehilangan Pekerjaan
Nasional

DPR dan Pemerintah Bentuk Satgas Mitigasi PHK, Antisipasi Ancaman 55 Ribu Buruh Kehilangan Pekerjaan

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:01
Nikah-Massal
Nasional

Rayakan HUT Ke-61, PGN Gelar Nikah Massal untuk Wujudkan Kepastian Hukum bagi Masyarakat

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:41
Atribut
Nasional

Soroti Kampanye LGBT, DPR Minta Regulasi Disusun dengan Kajian Komprehensif

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:25

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1710 shares
    Share 684 Tweet 428
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1682 shares
    Share 673 Tweet 421
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1061 shares
    Share 424 Tweet 265
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    951 shares
    Share 380 Tweet 238
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    925 shares
    Share 370 Tweet 231
Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos
Olahraga

Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos

Editor Laurens Dami
Jumat, 26 Juni 2026 - 17:03

INDOPOSCO.ID – Persaingan di fase grup Piala Dunia 2026 memasuki babak paling menentukan. Pada Sabtu (27/6/2026), rangkaian pertandingan terakhir Grup...

SelengkapnyaDetails
Piala-Dunia

32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Ditantang Jepang, Belanda Jumpa Maroko

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:24
Diego-Carlos

Hasil Piala Dunia Grup D: Turki Bungkam AS, Australia Lolos Usai Tahan Paraguay

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:51
Elanga

Graham Potter Bangga dengan Perjuangan Pemain Swedia Hadapi Jepang

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:50
Nagelsman

Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:39
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.