• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Dedi Mulyadi Desak Alih Fungsi Lahan di Puncak Dihentikan Pascabanjir Bandang Bogor

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 3 Maret 2025 - 15:05
in Nusantara
lahan

Tim BPBD Kab Bogormelalukan pembersihan pasca banjir, Senin (3/3/2025). Foto: Dok BPBD Kabupaten Bogor

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta PT Perkebunan Nusantara (PTPN) menghentikan aktivitas alih fungsi lahan di Puncak menyusul banjir bandang melanda kabupaten Bogor pada, Minggu (2/3/2025) malam. Sebab, kondisi tersebut meningkat risiko bencana.

Ia tak habis pikir wilayah Bogor terendam banjir, mengingat letaknya berada di dataran tinggi. Penyebab utama banjir tersebut belum diketahui secara pasti, namun kuat dugaan akibat alih fungsi lahan di puncak.

BacaJuga:

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Kolaka Timur di Sultra, Hiposenter Hanya 9 Km

Sinergi Bea Cukai Madiun bersama Polres dan Denpom, Amankan 3,1 Juta Batang Rokok Ilegal Di Tol Ngawi-Kertosono

Bea Cukai Musnahkan 31,9 Juta Batang Rokok dan 1,6 Ribu Liter Minuman Beralkohol Ilegal di Makassar

“Paling pertama saya meminta, kepada PTPN untuk menghentikan berbagai aktivitas alih fungsi lahan di Puncak perkebunan teh,” kata Dedi Mulyadi dalam akun Instagram miliknya @dedimulyadi71, Jakarta, Senin (3/3/2025).

Berdasar data yang dikantonginya lebih dari 1.000 hektare yang mengalami alih fungsi. Padahal sejak era kolonial Belanda, penanaman pohon teh di kawasan Puncak bukan hanya kepentingan ekonomi melainkan sebagai bagian dari konservasi dan menjaga perlindungan lingkungan.

“Jangan hanya tujuannya kepentingan ekonomi saja,” kritik Dedi Mulyadi.

“Sekali lagi, kami mohon untuk menghentikan berbagai alih fungsi lahan yang ada di Puncak, karena konservasi jauh lebih utama dibanding ekonomi,” tambah mantan Bupati Purwakarta itu.

Pihaknya akan memanggil seluruh pihak terkait dalam waktu dekat untuk membahas langkah perbaikan lingkungan alam di Jawa Barat.

“Pekan depan kami akan segera memanggil seluruh jajaran PTPN dan Perhutani untuk bersama-sama memperbaiki alam Jawa Barat. Komitmen untuk kepentingan bangsa harus dimulai dengan menjaga alam dan lingkungan,” imbuh Dedi.

Berdasar data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor banjir bandang merendam Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojong Gede, sebanyak 137 rumah terdampak dengan total 547 jiwa terimbas banjir. Serta Desa Tugu Selatan, sebanyak 119 rumah terendam dengan 423 jiwa terdampak. (dan)

Tags: bogorDedi MulyadilahanPascabanjir Bandang Bogorpuncak

Berita Terkait.

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Kolaka Timur di Sultra, Hiposenter Hanya 9 Km
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Kolaka Timur di Sultra, Hiposenter Hanya 9 Km

Senin, 11 Mei 2026 - 21:55
Petugas
Nusantara

Sinergi Bea Cukai Madiun bersama Polres dan Denpom, Amankan 3,1 Juta Batang Rokok Ilegal Di Tol Ngawi-Kertosono

Senin, 11 Mei 2026 - 16:36
Pemusnahan
Nusantara

Bea Cukai Musnahkan 31,9 Juta Batang Rokok dan 1,6 Ribu Liter Minuman Beralkohol Ilegal di Makassar

Senin, 11 Mei 2026 - 14:54
bc
Nusantara

Bea Cukai Gencarkan Operasi di Jawa Barat, Amankan Lebih dari 2 Juta Batang Rokok Ilegal

Senin, 11 Mei 2026 - 12:32
Irene Gandeng Raja Ubud Bangun Ekosistem Kreatif Berdaya Saing Global
Nusantara

KKP-Pemprov Aceh Sinergi Tangani Pendangkalan Alur dan Muara Sungai di Pelabuhan Perikanan

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:07
Perkuat Perlindungan Populasi Gajah Sumatera, Monitoring di Bentang Alam Seblat Gunakan Drone Thermal
Nusantara

Perkuat Perlindungan Populasi Gajah Sumatera, Monitoring di Bentang Alam Seblat Gunakan Drone Thermal

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:31

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    790 shares
    Share 316 Tweet 198
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    711 shares
    Share 284 Tweet 178
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.