INDOPOSCO.ID – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan menyampaikan beberapa pesan kepada para anak muda dan seluruh masyarakat Indonesia terkait bahaya penggunaan narkotika.
“Untuk anak muda Indonesia, kalian memiliki masa depan yang baik dan cerah, jangan menggunakan narkoba karena akan menghancurkan masa depan dan hidupmu,” kata Budi dalam konferensi pers Desk Pemberantasan Narkoba di kantor BNN, Jakarta, Senin (3/3/2025).
Budi menekankan peran penting orang tua dalam mencegah anak terjerumus narkoba dan meminta segera mencari bantuan jika anak terindikasi.
Selain itu, Pendidik diminta gencar sosialisasi bahaya narkoba dan memperketat pengawasan di sekolah.
“Masyarakat diimbau melaporkan dugaan peredaran narkoba, sementara media diminta terus mengedukasi masyarakat demi menyelamatkan generasi bangsa,” ujarnya.
Budi menyampaikan Desk Pemberantasan Narkotika berhasil menyita narkoba senilai Rp 1 triliun, seperti sabu, ganja, ekstasi, kokain, dan lainnya.
“Hasil ini bukti penguatan kerja pemberantasan yang semakin sistematis dan menyasar jaringan utama,” jelasnya
Budi mengapresiasi Kementerian dan Lembaga yang mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mempersempit peredaran narkoba.
“Sinergi ini harus dipertahankan dan diperkuat untuk menciptakan lingkungan aman, sehat, dan bebas narkoba,” tukasnya.
Sementara itu, Kepala BNN, Komjen Pol. Marthinus Hukom, mengungkap keberhasilan Desk Pemberantasan Narkotika dalam membongkar 14 kasus narkotika dengan barang bukti lebih dari satu ton, serta menangkap 37 tersangka, sementara 4 lainnya masih buron.
Lanjutnya, BNN juga menyita kendaraan, kapal tradisional, dan aset hasil TPPU senilai Rp 100 miliar dari 13 tersangka.
“Pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama di bawah koordinasi Kemenko Polkam,” pungkasnya. (fer)











