• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kemenkop Perkuat Ekosistem Petani Tebu Jatim untuk Ketahanan Pangan Sektor Gula

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 20 Februari 2025 - 13:45
in Ekonomi
Dirut LPDB, Supomo (tengah) mewakili Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono, dalam acara saresehan bersama seluruh jajaran pengurus dan anggota KPUB Rosan Kencana di Ponpes Segoro Agung, Mojokerto, Rabu sore (19/2/2025). Foto: Dok. Kemenkop

Dirut LPDB, Supomo (tengah) mewakili Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono, dalam acara saresehan bersama seluruh jajaran pengurus dan anggota KPUB Rosan Kencana di Ponpes Segoro Agung, Mojokerto, Rabu sore (19/2/2025). Foto: Dok. Kemenkop

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) bakal memperkuat ekosistem petani tebu di Jatim, khususnya di Koperasi Produsen Usaha Bersama (KPUB) Rosan Kencana berikut koperasi-koperasi primernya, dalam memproduksi tebu guna menjaga ketahanan pangan sektor gula nasional.

“Kita akan berkolaborasi dengan stakeholder lainnya seperti para Kepala Dinas setempat, Pabrik Gula (PG), dan koperasinya,” ucap Direktur Utama (Dirut) LPDB Supomo, mewakili Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono, dalam acara saresehan bersama seluruh jajaran pengurus dan anggota KPUB Rosan Kencana di Ponpes Segoro Agung, Mojokerto, Rabu sore (19/2/2025).

BacaJuga:

BINUS Startup Vaganza 2026 Hadirkan 1.194 Mahasiswa, Dorong Inovasi dan Pengembangan Bisnis

STAR ASET BMN Jadi Langkah Baru Menuju Pengelolaan Aset Negara yang Transparan

Expedition Dukung Atlet Muda Lewat Apresiasi Eksklusif Campus League

Di acara yang dihadiri pengasuh Ponpes Segoro Agung KH Bimo Agus Sunarno, Supomo menjelaskan bahwa kolaborasi itu penting agar penyaluran dana bergulir bisa tepat sasaran dan tepat guna.

“Jadi, Kemenkop melalui LPDB akan memastikan bahwa dana yang disalurkan itu bisa kembali dan bisa disalurkan kembali kepada para petani lainnya,” kata Supomo.

Supomo menambahkan, pihaknya akan membantu cara mengajukan proposalnya, dan yang berada di daerah tidak perlu harus datang ke Jakarta karena sudah ada yang namanya e-Proposal. “Kita akan pandu dari Jakarta dalam pembuatan proposal melalui telepon, email, dan sebagainya,” ucap Supomo.

Lanjut Supomo, untuk mendapatkan dana bergulir dari LPDB, koperasinya harus sehat secara kelembagaannya. “Kalau tidak sehat, bagaimana bisa koperasi mengembalikannya. Karena, ini kan uang rakyat juga,” ungkap Supomo.

LPDB melakukan sosialisasi di tingkat provinsi dengan mengumpulkan beberapa koperasi bekerja sama dengan dinas-dinas koperasi provinsi dan kabupaten/kota. Dari situ LPDB bisa melihat, dimapping mana yang tidak sehat atau lainnya.

“Hal terpenting itu, para pengurus koperasi dalam rangka penyehatan ini harus mempunyai jiwa entrepreneur,” ucap Supomo.

Supomo optimis penyaluran dana bergulir di KPUB Rosan Kencana bisa berjalan lancar karena akan menduplikasi yang sudah dilakukan LPDB di Kabupaten Malang. “Yang dilakukan di Kebon Agung Malang yang akan kita duplikasi di sini. Ekosistem seperti itulah yang akan kita buat,” ucap Supomo.

Di Malang, LPDB mengucurkan dana bergulir sekitar Rp40 miliar sampai Rp60 miliar. “Itu untuk satu periode tanam, pembelian pupuk, hingga untuk tebang angkut. Bahkan, sekarang kita sudah MoU dengan holdingnya PG Krebet yaitu Rajawali I dan ID Food,” kata Supomo.

Namun, Supomo belum bisa memastikan apakah penyaluran dana bergulir itu melalui koperasi sekundernya (KPUB Rosan Kencana) atau melalui koperasi-koperasi primernya. “Lewat sekundernya memungkinkan, mau langsung ke primernya silakan,” kata Supomo.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum KPUB Rosan Kencana Pungkasiadi menjelaskan bahwa anggota primernya saat ini sebanyak 46 koperasi dengan total petani 70 ribu di 24 kabupaten/kota di Jatim yang memiliki perkebunan tebu.

“Kita berharap swasembada pangan nasional sektor gula ini bisa segera terwujud pada 2027 mendatang,” kata Pungkasiadi.

Terlebih lagi, kata Pungkasiadi, KPUB Rosan Kencana Jawa Timur pernah sebagai pelaksana Program Akselerasi Peningkatan Produktivitas Gula Nasional di Jawa Timur Tahun 2004-2008, serta menjadi wadah kelembagaan koperasi bagi para petani tebu di Jatim, yang sampai sekarang telah berjalan dengan baik.

“Dan itu sudah dirasakan banyak manfaatnya untuk meningkatkan kesejahteraan petani tebu di Jatim,” ujar Pungkasiadi. (srv)

Tags: kemenkopKetahanan Panganpetani tebuSektor Gula

Berita Terkait.

binus
Ekonomi

BINUS Startup Vaganza 2026 Hadirkan 1.194 Mahasiswa, Dorong Inovasi dan Pengembangan Bisnis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:23
imipas
Ekonomi

STAR ASET BMN Jadi Langkah Baru Menuju Pengelolaan Aset Negara yang Transparan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:21
jam
Ekonomi

Expedition Dukung Atlet Muda Lewat Apresiasi Eksklusif Campus League

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:22
paramuda
Ekonomi

Peluang Kerja Makin Kompetitif, Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Usaha

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:02
periklindo
Ekonomi

PEVS 2026 Hadir di JIExpo Kemayoran, Tawarkan Cashback hingga Rp200 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:37
umkm
Ekonomi

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Kementerian UMKM Perkuat Akses Modal dan Peluang Usaha

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:07

OLAHRAGA

champion
Olahraga

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10

INDOPOSCO.ID - Malam Liga Champions 2026/2027 matchday ketiga pada Rabu (21/10/2026) malam hingga Kamis (22/10/2026) dini hari WIB kembali menghadirkan...

SelengkapnyaDetails
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31
Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:40

BERITA POPULER

  • IWBIF

    IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1305 shares
    Share 522 Tweet 326
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa: Pertemuan Minggu Lalu Jadi Kenangan Terakhir

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.