• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Episode ke-2 Dokumenter Sosok Baik Indonesia, Angkat Figur Petani Sukses Kembangkan Pertanian Modern

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 11 Februari 2025 - 19:52
in Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Setelah sukses merilis episode pertama serial dokumenter (docuseries) bertajuk ‘Sosok Baik Indonesia’ yang menginspirasi di momen Hari Disabilitas Internasional pada awal Desember 2024 lalu, sutradara Wisnu Surya Pratama kini kembali dengan meluncurkan episode kedua yang sudah bisa disaksikan di akun YouTube @niatbaikhasilbaik_id.

Kali ini, Wisnu mengajak penonton untuk lebih dekat dengan kisah inspiratif Muhammad Khudori, seorang petani yang berani menantang arus urbanisasi dan berhasil mengembangkan pertanian modern di kampung halamannya.

BacaJuga:

Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, KAI: 76 Orang Telah Kembali dan 24 Masih Jalani Perawatan

Terbitkan Perpres 25/2026, Pemerintah Pastikan Hak Awak Kapal Perikanan

Momentum Hardiknas Meneguhkan Pendidikan yang Memerdekakan dan Berkarakter

“Pada episode kedua ini, saya memperkenalkan kisah luar biasa dari seorang pria biasa, yakni kisah Pak Khudori, seorang petani sayuran dari Jawa Barat. Tak bisa dipungkiri, terkadang kita menganggap remeh profesi petani. Namun pada kenyataanya, petani memiliki peran vital dalam memenuhi kebutuhan pangan kita dan semakin sedikit anak muda yang berminat untuk terjun ke dunia pertanian. Melalui kisah beliau, saya berharap bisa mengubah pandangan itu,” ujar Wisnu.

Sebuah Perjuangan yang Menginspirasi

Dalam dokumenter ini, Wisnu mengungkapkan kekagumannya terhadap semangat Khudori dan tergerak mengangkat kisah kegigihan Khudori sebagai bagian dari kisah inspiratif ‘Sosok Baik Indonesia’.

“Saat pertama kali bertemu, saya melihat seseorang yang tak hanya gigih, tapi juga pintar dalam
melihat peluang. Beliau lahir dalam keterbatasan ekonomi, tapi itu tak menghalangi langkahnya untuk menjadi petani dan menginspirasi ratusan anak muda untuk mencintai pertanian sebagai profesi yang mulia dan menjadi petani masa depan,” tambah Wisnu.

Sepenggal Perjalanan Hidup Khudori: Dari Desa ke Bisnis Pertanian ModernLahir di Garut, Jawa Barat, awalnya Khudori tak pernah membayangkan dirinya menjadi seorang petani. Bagi banyak orang, profesi petani masih dipandang sebelah mata, penuh tantangan, berpenghasilan rendah, dan tanpa masa depan cerah. Namun, berkat dorongan ibunya, Khudori pun akhirnya menempuh pendidikan di Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA) Mojokerto sebelum melanjutkan di Balai Latihan Kerja (BLK) di Wonojati, Malang.

“Keluarga saya itu benar-benar miskin, sejak kecil saya tahu betul bagaimana rasanya hidup dalam keterbatasan. Bisa makan dua kali saja sudah bersyukur, untuk sekolah juga sering terlambat bayar SPP, jadi kami sekeluarga sudah langganan untuk menunggak hampir tiap semester bahkan hingga saya SMP,” kenang Khudori.Selepas menamatkan pendidikannya pada tahun 1997, Khudori bekerja di perusahaan pembibitan kentang di Garut.

Melalui pengalaman tersebut, Khudori mendapatkan banyak ilmu tentang bagaimana mengelola usaha pembudidayaan, yang pada akhirnya mengubah pola pikirnya dan membuat Khudori bertekad untuk mempunyai perusahaan sendiri.

Pada 2010, Khudori bersama sang istri memutuskan untuk memberanikan diri memulai bisnis pertanian. Berbekal modal Rp 5 juta, pasangan suami istri ini mendirikan perusahaannya untuk mengembangkan bibit kentang dengan fasilitas greenhouse sederhana. Meski tantangan datang silih berganti – mulai dari cuaca buruk hingga kualitas produk yang belum stabil – Khudori tidak menyerah.

“Awal membuka usaha sendiri sulit, banyak sekali tantangannya (sambil tertawa). Kadang kentang kita gagal panen karena tidak ada pengairan yang cukup. Kualitas produknya masih belum konsisten, tapi saya terus berusaha mencari solusi. Perlahan, kualitas produk mulai stabil, dan kami pun mulai berkembang,” jelas Khudori membahas tantangan awal mendirikan perusahaannya.

Dengan tekad kuat untuk meningkatkan kualitas produknya, Khudori mulai melakukan berbagai pembenahan, mulai dari pengembangan bibit unggul hingga pembenahan sumber daya manusia (SDM). Perjuangan Khudori dan istri berbuah manis, bisnis perusahaannya melejit dan kini telah berkembang menjadi perusahaan pertanian dengan reputasi yang solid.

Kini, perusahaannya dikenal sebagai perusahaan lokal yang menghadirkan produk sayur-mayur berkualitas tinggi.

Salah satu pencapaian terbesar mereka adalah kemitraan dengan McDonald’s Indonesia. Perusahaannya telah menjadi pemasok selada untuk produk burger ikonik McDonald’s, seperti Big Mac dan McSpicy. Melalui kemitraan ini, perusahaannya juga mendapat berbagai pendampingan untuk memperoleh sertifikasi kepatuhan bertaraf internasional dalam bidang pertanian.

Saat ini, perusahaannya menjadi salah satu dari sedikit perusahaan pangan yang tersertifikasi Global G.A.P Plus dalam bidang produksi pangan berkelanjutan.

“Alhamdulillah kami terus dapat pendampingan serta arahan dari pihak McDonald’s Indonesia sehingga produk kami bisa memenuhi standar internasional yang ketat.”

Menciptakan Generasi Petani Indonesia Masa Depan

Kesuksesan perusahaannya tidak membuat Khudori melupakan tujuan utamanya – memajukan industri pertanian lokal serta mencetak generasi petani muda Indonesia masa depan. Saat ini, perusahaannya tidak hanya mempekerjakan 130 karyawan tetap, tetapi juga rutin membuka program pendidikan kerja nyata (magang).

Hingga saat ini, Khudori telah mendidik lebih dari 300 siswa serta mahasiswa untuk belajar secara langsung tentang praktik pertanian modern. Bahkan, Khudori juga aktif mengajar di 4 perguruan tinggi untuk menginspirasi anak muda agar terjun menjadi petanimodern “Berkaca dari pengalaman saya dari awal meniti karier hingga sekarang, saya ingin mencetak generasi-generasi petani masa depan.

Latar belakang saya sebagai seorang petani membuat saya merasa terpanggil untuk membuka akses pendidikan dalam bidang pertanian, tidak hanya di kelas tetapi juga melalui praktik langsung bagi generasi muda,” tutup Khudori.

Kisah Muhammad Khudori adalah contoh nyata bahwa dengan kerja keras, inovasi, dan semangat pantang menyerah, seseorang bisa mengubah nasibnya dan membawa dampak besar bagi orang lain. Saksikan dokumenter yang penuh inspirasi ini, mengisahkan sosok luar biasa yang membuktikan bahwa niat baik akan membawa hasil yang baik. (ibs)

Tags: Pertanian ModernPetaniSosok Baik Indonesia

Berita Terkait.

kai
Nasional

Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, KAI: 76 Orang Telah Kembali dan 24 Masih Jalani Perawatan

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:30
menaker
Nasional

Terbitkan Perpres 25/2026, Pemerintah Pastikan Hak Awak Kapal Perikanan

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:20
diknas
Nasional

Momentum Hardiknas Meneguhkan Pendidikan yang Memerdekakan dan Berkarakter

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:30
taksi
Nasional

Duh, Hasil TAA Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Jadi Teka-teki

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:23
menag
Nasional

Menag: Kolaborasi Jadi Kunci Wujudkan Pendidikan Bermutu dan Inklusif

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:02
mavirion
Nasional

Kritik Kementerian HAM Ingin Seleksi Aktivis, DPR: Langgar Deklarasi PBB 1998

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:02

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3477 shares
    Share 1391 Tweet 869
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2563 shares
    Share 1025 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1592 shares
    Share 637 Tweet 398
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1266 shares
    Share 506 Tweet 317
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1030 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.