• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Perjuangkan Kesejahteraan Guru, Nyoman Parta Ceritakan Kebangkitan Jepang Usai Dibom Atom

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 7 Februari 2025 - 10:02
in Nasional
nyoman

Anggota Komisi X DPR RI, I Nyoman Parta. Foto : Humas DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi X DPR I Nyoman Parta menginginkan, keluhan para tenaga pengajar atau guru terkait nasib dan kelayakan hidup harus segera diselesaikan. Mengingat perannya terhadap peradaban bangsa sangat besar karena tugas guru sebagai pendidik, pembimbing, dan panutan generasi muda.

Hal tersebut disampaikan saat rapat dengar pendapat umum dengan para guru dari berbagai kelompok baru-baru ini di DPR, Jakarta. Mulanya, ia mengulas peristiwa sejarah Hiroshima dan Nagasaki di Jepang pada 6 dan 9 Agustus 1945 silam.

BacaJuga:

Hardiknas 2026, Paskibra dari Daerah 3T dan Papua Warnai Semangat Pendidikan Bermutu

Maraknya Kasus Daycare, BSN Ingatkan Penerapan SNI Taman Asuh Ramah Anak

Tantangan Ketenagakerjaan Kompleks, DPR RI: May Day 2016 Momentum Perkuat Kolaborasi

Di balik peristiwa tersebut, guru menjadi tumpuan kebangkitan Jepang setelah hancur. Guru menjadi harapan rakyat Jepang, menjadi kunci untuk mengembangkan kecerdasan anak dan membangun bangsa.

“Kaisar Jepang (kala itu) bertanya kepada para tentara, bukan berapa rakyat yang jadi korban, bukan berapa gedung yang rusak, bukan berapa tentara yang mati. Tapi yang ditanya berapa guru yang masih hidup,” kata I Nyoman Parta dalam akun Instagram pribadinya, Jumat (7/2/2025).

Lambat laun peradaban Jepang mulai bangkit. Kini, menjadi salah satu negara maju di Asia. “Seketika itu tentara mengumpulkan 45 ribu guru dan dari situ lah Jepang dibangun peradaban yang tinggi seperti sekarang,” ucap Nyoman.

Namun, sebagian kondisi guru di Tanah Air masih berjuang mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Sehingga indeks pendidikan Indonesia masih tergolong rendah jika dibandingkan negara lain.

“Perlakuan kita terhadap guru, sesungguhnya merefleksikan memberikan potret wajah pendidikan kita hari ini seperti ini. Tingkat indeksnya rendah,” sesal Nyoman.

Maka itu, masalah kesejahteraan guru harus diselesaikan dengan solusi konkret. “Saya pikir Komisi X harus berjuang mengakhiri ini, tidak boleh lagi guru yang kita berikan tugas begitu penting (mengeluh soal kelayakan hidup),” ucap politikus PDIP itu.

Keberadaan Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) sudah baik, termasuk undang-undang terkait guru dan dosennya. Namun, peraturan menterinya dinilai bersimpingan.

“Belum dilaksanakan sudah ada kebijakan baru. Jadi begini lah hasilnya. Oleh karena itu, saya berharap Komisi X harusnya menjadi wadah paling penting di dalam menyelesaikan problem guru ini,” imbuh Nyoman. (dan)

Tags: Dibom AtomKebangkitan Jepangkesejahteraan guruNyoman Parta

Berita Terkait.

KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nasional

Hardiknas 2026, Paskibra dari Daerah 3T dan Papua Warnai Semangat Pendidikan Bermutu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:44
KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nasional

Maraknya Kasus Daycare, BSN Ingatkan Penerapan SNI Taman Asuh Ramah Anak

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:31
KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nasional

Tantangan Ketenagakerjaan Kompleks, DPR RI: May Day 2016 Momentum Perkuat Kolaborasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:37
KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nasional

KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:34
Bersama Prabowo, KASBI Tanggapi Santai Aksi May Day di Monas
Nasional

Bersama Prabowo, KASBI Tanggapi Santai Aksi May Day di Monas

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:57
Strategi Dua Kaki Prabowo di Hari Buruh: Merangkul Tanpa Memihak
Nasional

Strategi Dua Kaki Prabowo di Hari Buruh: Merangkul Tanpa Memihak

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:03

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    2851 shares
    Share 1140 Tweet 713
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2558 shares
    Share 1023 Tweet 640
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1571 shares
    Share 628 Tweet 393
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1167 shares
    Share 467 Tweet 292
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.