• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pasokan Dalam Negeri Kurang, DPR Minta Kebijakan Ekspor Gas Ditinjau Ulang

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 25 Januari 2025 - 05:00
in Ekonomi
LNG

Ilustrasi - Penyediaan gas pipa dan LNG oleh PLN EPI untuk pembangkit PLN berhasil menjaga HOP rata-rata 7,15 pasokan hari (range keamanan 6-9 hari). ANTARA/HO-PLN EPI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto meminta kepada Pemerintah untuk meninjau kembali kuota ekspor gas, sebab pasokan gas di dalam negeri berkurang.

“Nanti akan kami (sampaikan) kepada pemerintah, harus ada namanya DMO (Domestic Market Obligation) sekaligus DPO (Domestic Price Obligation). Khususnya gas jatah pemerintah. Jadi itu satu jalan,” kata Sugeng, dikutip dari laman resmi DPR RI, Jakarta, Jumat.

BacaJuga:

Rupiah Dibayangi Level Rp18.000, Kombinasi Krisis Global dan Tekanan Domestik Jadi Pemicu

AKSES: Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan Kopdes Merah Putih

Industri Migas Kembali Membara, IPA Convex 2026 Borong Kesepakatan Energi Raksasa

Ia mengatakan kekurangan pasokan gas di wilayah Provinsi Kepulauan Riau disebabkan oleh penurunan produksi karena faktor alam (natural decline).

Lebih lanjut, Sugeng menyampaikan, jika segala upaya sudah dilakukan namun masih belum juga memenuhi kebutuhan gas, pihaknya pun mengusulkan untuk melakukan impor.

“Maaf ujung dari segala ujung, kita buka impor juga. Kebetulan hari ini memang masih relatif mahal tapi ketika belum (terjadi) perang Ukraina, itu gas Amerika murah sekali. Karena dengan sel gasnya yang dia produksi gasnya luar biasa besar. Nah itu jalan yang akan coba kita diskusikan,” katanya pula.

Sugeng mengungkapkan pihaknya dalam waktu dekat akan mencoba berkomunikasi dengan PGN, SKK Migas, Dirjen Migas, dan Pemerintah, menyangkut tentang kuota gas khusus untuk Batam dan sejumlah kawasan lainnya.

“Nanti kami hitung bersama proyeksi-proyeksinya dan sebagainya. Lantas kita harus penuhi dulu itu. Karena memang betul ada potensi besar sebenarnya ke depan,” katanya lagi.

Terkait dengan ekspor gas ke Singapura, Sugeng juga mengusulkan untuk dilakukan peninjauan kembali, termasuk bagaimana nilai keekonomiannya dan mengutamakan pemenuhan kebutuhan dalam negeri.

“Nanti kami hitung bersama bagaimana masuk nilai keekonomian yang baik. Karena gas seperti tadi, baik sebagai energi maupun sebagai feed stock untuk petrochemical industry,” ujar Sugeng. (bro)

Tags: eksporgassugeng suparwotoWakil Ketua Komisi XII DPR RI

Berita Terkait.

uang
Ekonomi

Rupiah Dibayangi Level Rp18.000, Kombinasi Krisis Global dan Tekanan Domestik Jadi Pemicu

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:09
kopdes
Ekonomi

AKSES: Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan Kopdes Merah Putih

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:28
ipa
Ekonomi

Industri Migas Kembali Membara, IPA Convex 2026 Borong Kesepakatan Energi Raksasa

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:07
Kurban Prabowo dari APBN Disorot, Begini Respons Menag
Ekonomi

Tebar Kebahagiaan Iduladha, PTBA Salurkan 300 Hewan Kurban di Berbagai Wilayah Operasional

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:02
Debat Kedua Caketum HIPMI, Pengamat: Visi Anthony Leong Paling Unggul dan Relate dengan Generasi Muda
Ekonomi

Debat Kedua Caketum HIPMI, Pengamat: Visi Anthony Leong Paling Unggul dan Relate dengan Generasi Muda

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:46
Pertamina NRE Percepat Bioetanol Nasional, Sinergi Petani dan Industri Jadi Penentu
Ekonomi

Pertamina NRE Percepat Bioetanol Nasional, Sinergi Petani dan Industri Jadi Penentu

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:57

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5689 shares
    Share 2276 Tweet 1422
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3022 shares
    Share 1209 Tweet 756
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2528 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2313 shares
    Share 925 Tweet 578
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.