• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Menteri Wihaji Perlu Bersinergi Secara Internal Maupun Eksternal

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 19 Januari 2025 - 13:34
in Nasional
Menteri Kemendukbangga/Kepala BKKBN (dua dari kanan) Dr. Wihaji dan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ BKKBN, Ratu Isyana Bagoes Oka (dua dari kiri) di Seskoad, Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (18/1/2025). Foto: istimewa

Menteri Kemendukbangga/Kepala BKKBN (dua dari kanan) Dr. Wihaji dan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ BKKBN, Ratu Isyana Bagoes Oka (dua dari kiri) di Seskoad, Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (18/1/2025). Foto: istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sesuai Asta Cita Presiden Nomor 4 untuk mencapai Indonesia Emas 2045, peran Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) sangat strategis.

Salah satu permasalahan yang dihadapi dalam mencapai Indonesia Emas 2045 adalah masih tingginya prevalensi angka stunting di Indonesia, yang saat ini tercatat 21,5 persen (SKI 2023). Dibanding tahun sebelumnya angkanya hanya turun 0,1 persen.

BacaJuga:

Mentrans Iftitah: Kampus Masuk Kawasan Transmigrasi, Ilmu Jadi Solusi, Masyarakat Naik Kelas

Bakal Dihadiri Prabowo, Menteri PKP Matangkan Persiapan Danantara Housing Expo

ABK WNI Jadi Korban Serangan Drone di Yaman, Kemlu Angkat Bicara

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Kemendukbangga/BKKBN memiliki program percepatan Quickwin. Program ini mencakup lima inisiatif utama, yaitu Taman Asuh Anak (Tamasya), Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Gerakan Ayah Teladan (Gate), Lansia Berdaya, dan aplikasi berbasis kecerdasan buatan AI-Super App tentang Keluarga. Tentunya 5 (lima) program quickwin butuh sinergitas multi sektoral.

“Kementerian kita kementerian pentahelix, kementerian multi sektoral yang harus bersinergi dengan kementerian lain sekaligus bersinergi secara internal antar kedeputian”, kata Dr. Wihaji Menteri Kemendukbangga/Kepala BKKBN, setelah melaksanakan latihan baris berbaris dilanjutkan dengan makan bersama yang dilaksanakan di Seskoad, Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (18/01/2025).

Wihaji menambahkan bahwa kegiatan ini terinspirasi dari Bapak Presiden Prabowo Subianto setelah melantik
Menteri dan Wakil Menteri di kabinet Merah Putih, sebagai Kementerian baru dengan nomenklatur baru dan menyusun SOTK baru dengan penempatan orang-orang, maka dibutuhkan penyamaan persepsi agar jajaran di Kemendukbangga/BKKBN dapat kompak, bersinergi dan disiplin.

“Semangat dari retreat ini adalah agar kompak, fokus dan kerjasama, terutama di kita ada 5 (lima) kedeputian butuh kekompakan, sinergi dan fokus agar masing-masing kerja dengan baik, melayani masyarakat untuk bangsa dan negara”, tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ BKKBN, Ratu Isyana Bagoes Oka, S.Sos menjelaskan kolaborasi yang dilakukan.

“Pada kegiatan ini kami menggandeng Bappenas untuk menyatukan pemahaman demografi menuju Indonesia Emas 2045. Kami perlu mendapatkan masukan dari Bappenas, apa yang dapat kita kolaborasikan dan yang perlu dilakukan oleh Kemendukbangga/BKKBN,” katanya.

Wamen Isyana mengatakan pihaknya berkoordinasi terus dengan Bappenas, kira-kira di bagian mana Kemendukbangga bisa berkontribusi dan nantinya jika angka-angka itu bisa didapatkan dan dipetakan dengan baik, bisa dipetakan potensi ataupun lapangan pekerjaan yang tersedia atau yang perlu disediakan dan diadakan nantinya.

“Perlu ada link and match antara ketersediaan lapangan pekerjaan dengan apa yang nantinya akan ditelurkan oleh universitas-universitas. Ini bukan PR yang bisa dituntaskan dengan segera, ini pekerjaan panjang tapi harus dimulai dari sekarang,” ucap Isyana. (ney)

Tags: bkkbnKemendukbanggaWihaji

Berita Terkait.

Mentrans
Nasional

Mentrans Iftitah: Kampus Masuk Kawasan Transmigrasi, Ilmu Jadi Solusi, Masyarakat Naik Kelas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:23
Maruarar
Nasional

Bakal Dihadiri Prabowo, Menteri PKP Matangkan Persiapan Danantara Housing Expo

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:42
Gedung-Pancasila
Nasional

ABK WNI Jadi Korban Serangan Drone di Yaman, Kemlu Angkat Bicara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:22
Seskab
Nasional

Pemerintah Tambah Kuota Magang Nasional 2026, Hampir 40 Persen Langsung Bekerja

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:40
Festival-Musik
Nasional

Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras Dikecam, DPR: Jangan Korbankan Agama Demi Viralitas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:20
Menkop: Hilirisasi Kelapa Sawit Berbasis Koperasi Perkuat Daya Tawar Petani
Nasional

Bukan Cuma Gratis Sekolah, Beasiswa SCG Bekali Talenta Muda Hadapi Masa Depan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:31

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2208 shares
    Share 883 Tweet 552
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1280 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1091 shares
    Share 436 Tweet 273
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.