• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

KSOP Labuan Bajo Imbau Para Nakhoda Kapal Waspadai Cuaca Ekstrem di Sana

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 19 Januari 2025 - 11:44
in Nusantara
Kapal wisata saat berlabuh di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT). (ANTARA)

Kapal wisata saat berlabuh di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengimbau para nakhoda kapal agar mewaspadai potensi cuaca ekstrem di wilayah perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

“Kami telah mengeluarkan petunjuk teknis tentang peningkatan kewaspadaan awak kapal dalam mencegah kapal larat dan atau hanyut pada situasi labuh jangkar guna mencegah terjadinya kecelakaan kapal serta antisipasi perubahan cuaca ekstrem,” kata Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Labuan Bajo Slamet Pujianta seperti dilansir Antara, Minggu (19/1/2025).

BacaJuga:

Tim Gabungan Bea Cukai Musnahkan Ribuan Batang Ganja di Aceh Utara

Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim

Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak

Menurutnya, imbauan mewaspadai potensi cuaca ekstrem tersebut telah disampaikan kepada para nakhoda serta seluruh keagenan kapal dan operator kapal di daerah itu.

Ia juga menjelaskan petunjuk teknis itu dibuat dengan memperhatikan Surat Edaran Dirjen Perhubungan Laut. Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Nomor SE-DJPL 55 Tahun 2024 Tanggal 20 Desember 2024 tentang Peningkatan Kewaspadaan Awak Kapal Dalam Mencegah Kapal Larat dan atau Hanyut Pada Situasi Labuh Jangkar Guna Mencegah Terjadinya Kecelakaan Kapal.

Keagenan kapal, operator kapal, dan khususnya nakhoda diminta agar awak kapal tetap dalam kondisi dinas jaga sesuai pengaturan jadwal jaga pada saat kapal berlayar dan berlabuh guna memonitor pergerakan kapal.

“Permesinan kapal agar dapat selalu digunakan dalam kondisi prima, baik saat operasional normal maupun dalam kondisi dibutuhkan pengoperasian secara tiba-tiba atau mendadak,” katanya.

Selain itu, perwira jaga juga diminta untuk tetap berada di anjungan guna memantau pergerakan kapal dan atau pergerakan kapal lain baik secara visual maupun melalui instrumen kenavigasian nautis dan teknis serta siap sedia memberi perintah kepada anak buah kapal dalam hal dibutuhkan olah gerak segera.

“Perwira jaga agar selalu melakukan pemantauan kondisi cuaca aktual secara berkala terhadap publikasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika dan tidak diperkenankan meninggalkan kapal tanpa pengawasan, terlebih dalam situasi cuaca dalam kurang baik,” katanya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau nelayan dan pelaku pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), agar meningkatkan kesiapsiagaan dan mewaspadai potensi gelombang tinggi di wilayah perairan laut Labuan Bajo.

“Kondisi perairan di Selat Sape yang menjadi wilayah dari Taman Nasional Komodo, diprakirakan ketinggian gelombang berkisar antara 1,25 meter hingga 2,5 meter,” kata Kepala Stasiun Meteorologi Komodo Maria Seran.

Ia menambahkan bahwa dalam kondisi cuaca buruk ketinggian gelombang itu dapat meningkat hingga dua kali lipat dari yang diprakirakan.

“Dengan kondisi ini, para pelaku kegiatan di laut, seperti nelayan, operator wisata bahari, dan pengguna transportasi laut diimbau agar terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG sebelum melakukan aktivitas di laut,” ujarnya.

Ia meminta sebisa mungkin nelayan, operator wisata bahari, dan pengguna transportasi laut menghindari pelayaran di wilayah dengan potensi gelombang tinggi, terutama jika peringatan cuaca buruk telah dikeluarkan.

“Diharapkan untuk selalu mengecek kesiapan alat keselamatan, seperti pelampung dan alat komunikasi darurat sebelum berlayar dan bila perlu menunda perjalanan laut jika kondisi cuaca semakin memburuk,” katanya. (wib)

Tags: cuaca ekstremKSOP Labuan BajoLabuan BajoNakhoda Kapal

Berita Terkait.

bc2
Nusantara

Tim Gabungan Bea Cukai Musnahkan Ribuan Batang Ganja di Aceh Utara

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:30
Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim
Nusantara

Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:17
Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak
Nusantara

Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:03
Gempa Bumi Hantam Wilayah Sangihe di Sulawesi Utara
Nusantara

Gempa Bumi Hantam Wilayah Sangihe di Sulawesi Utara

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:57
2 Tersangka Penipuan Investasi Dicokok, Korban Minta Fakta Dibuka Terang Benderang
Nusantara

2 Tersangka Penipuan Investasi Dicokok, Korban Minta Fakta Dibuka Terang Benderang

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:37
bc2
Nusantara

Sinergi Bea Cukai dan TNI Gagalkan Penyelundupan 21 Kilogram Sabu di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7137 shares
    Share 2855 Tweet 1784
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1038 shares
    Share 415 Tweet 260
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
lesu
Piala Dunia 2026

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Editor Ali Rachman
Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:42

INDOPOSCO.ID - Tim nasional (Timnas) Amerika Serikat memetik kemenangan krusial 2-0 atas Timnas Australia dalam pertandingan kedua Grup D Piala...

SelengkapnyaDetails
maroko

Maroko Menang 1-0, Steve Clarke Ngamuk Klaim Penalti Skotlandia Dicuekin Wasit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:41
Prabowo Subianto

Prabowo Beri Lampu Hijau Program PSSI Menuju FIFA ASEAN dan Kualifikasi Piala Dunia 2030

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:30
Kejagung Bongkar Peran Glory Harimas Sihombing, Tersangka Baru Korupsi MBG

Alasan Granit Xhaka Ambil Penalti di Injury Time saat Swiss Bekuk Bosnia

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:42
Ismael Kone

Piala Dunia 2026: Kemenangan Kanada Diwarnai Cedera Horor Ismael Kone, Jesse Marsch Prihatin

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:37
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.