• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Soal Wacana Pelajar Libur Penuh Selama Ramadan, Ini Kata Ketum PBNU

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 4 Januari 2025 - 00:30
in Nasional
gus

Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf (tengah) memberikan keterangan pers di acara "Ngopi Bareng Gus Yahya dengan Sahabat Media" di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (3/1/2025). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf menanggapi wacana pelajar libur penuh selama bulan Ramadan tahun 2025.

Wacana tersebut pernah dulu diterapkan, namun hingga kini belum memiliki model pelaksanaan yang jelas dan bermanfaat.

BacaJuga:

Kabinet Makin Gemuk, Senator Tagih Bukti Efisiensi Prabowo

Revitalisasi 401 Sekolah di Bali, Mendikdasmen: Benahi Gedung dan Serap Tenaga Kerja

Analis Minta Prabowo Koalisi dengan Rakyat Kritis, Jangan Asyik dengan Kekuasaan Sendiri

Hal ini disampaikan Gus Yahya (sapaan Yahya Cholil Staquf) dalam konferensi pers bertajuk “Ngopi Bareng Gus Yahya dengan Sahabat Media” di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (3/1/2025).

“Soal sekolah formal yang libur selama sebulan penuh jadi wacana, dulu sudah pernah (sekolah diliburkan saat bulan ramadan selama sebulan penuh). Tidak libur juga sudah pernah,” ujar Gus Yahya.

Gus Yahya menyoroti bahwa kebijakan sekolah formal yang libur selama sebulan penuh saat Ramadan memerlukan evaluasi, terutama terkait kegiatan yang akan diisi selama libur.

“Saya kira ada evaluasi-evaluasi, jawabannya waktu libur selama Ramadan itu bisa lebih bermanfaat bagi anak-anak sekolah. Kenapa? Menurut saya, tergantung libur itu diisi apa? Kalau libur hanya suruh tidur di rumah saja, kan ya tidak seperti itu,” terangnya.

Ia mencatat bahwa selama ini belum ditemukan model kegiatan yang efektif untuk mengisi waktu pelajar saat libur Ramadan. Sebaliknya, jika pelajar tetap bersekolah selama bulan Ramadan, hal tersebut juga tidak menimbulkan masalah.

“Kenyataannya sekolah sambil puasa juga nggak apa-apa, sudah kita coba juga ndak apa-apa. Nah kalau libur itu, selama libur disuruh apa? Itu masalahnya ya. Nah, yang saya lihat selama ini belum pernah ketemu model yang bisa diandalkan. Dulu pernah dicoba misalnya anak-anak sekolah itu disuruh ikut (salat) Tarawih lalu minta tanda tangan imamnya. Hal itu supaya anak-anak beribadah lebih tekun,” ungkapnya.

Gus Yahya membandingkan situasi ini dengan tradisi di pesantren yang justru meningkatkan aktivitas mengaji selama Ramadan. Ia menjelaskan bahwa santri di pesantren mengintensifkan kegiatan ibadah seperti mengaji hingga enam atau tujuh kali sehari, bahkan berlangsung hingga tengah malam menjelang sahur.

“Karena idenya adalah memanen barokah sebesar-besarnya dari bulan Ramadan ini, sehingga ngajinya malah diintensifkan supaya barokahnya bisa dapat lebih banyak,” tandasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa jika ingin memberlakukan kebijakan libur selama Ramadan, perlu dirancang model kegiatan yang jelas dan bermanfaat bagi pelajar.

“Kami lihat selama ini belum ketemu model yang jelas yang bisa kita andalkan,” tambahnya.

Pernyataan Gus Yahya menekankan pentingnya perencanaan matang sebelum kebijakan libur penuh selama Ramadan diterapkan, agar waktu pelajar dapat dimanfaatkan secara produktif dan sesuai dengan semangat di bulan suci tersebut. (her)

Tags: Ketum PBNUPelajar Libur PenuhRamadanYahya Cholil Staquf

Berita Terkait.

Kabinet Makin Gemuk, Senator Tagih Bukti Efisiensi Prabowo
Nasional

Kabinet Makin Gemuk, Senator Tagih Bukti Efisiensi Prabowo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:02
Catwalk Batik di Ottawa, Undang Decak Kagum Warga Kanada
Nasional

Revitalisasi 401 Sekolah di Bali, Mendikdasmen: Benahi Gedung dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:02
Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 
Nasional

Analis Minta Prabowo Koalisi dengan Rakyat Kritis, Jangan Asyik dengan Kekuasaan Sendiri

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:41
Mutasi Mabes Polri: Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Asep Edi Suheri Irwasum
Nasional

DPR Tegaskan Kerugian Negara Rp10 T Kasus MBG Harus Dipulihkan: Kembali ke Piring Anak!

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:14
Mutasi Mabes Polri: Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Asep Edi Suheri Irwasum
Nasional

Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk Genteng SNI, Sukseskan Program Gentengisasi Presiden Prabowo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:15
Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jakarta Akhir Pekan
Nasional

JARI 98 Nilai Keberadaan Listyo Sigit di KSP Jaga Stabilitas Nasional

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:24

OLAHRAGA

Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 
Olahraga

Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

Editor Laurens Dami
Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:13

INDOPOSCO.ID — Penyerang Timnas Indonesia Mitchell Baker menyamai catatan legenda Timnas Indonesia Iswadi Idris setelah mencetak lima gol ke gawang...

SelengkapnyaDetails
Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:33
Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia

Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:38
MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Siagakan 7 SPBU dan 10 Extra Flight

MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Siagakan 7 SPBU dan 10 Extra Flight

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:28
Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!

Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:36

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3897 shares
    Share 1559 Tweet 974
  • Bukan Lartas, Kemendag Sebut Wajib Halal untuk Jaga Mutu dan Kepercayaan Konsumen

    768 shares
    Share 307 Tweet 192
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1136 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Mulyadi Jayabaya Sambut Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Kamtibmas Diharap Makin Kuat

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Masuk MK, Pengamat: Prabowo Bisa Semakin Kuat

    729 shares
    Share 292 Tweet 182
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.