• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Wacana Libur Sekolah saat Ramadan Dinilai Ancam Kesejahteraan Guru Swasta

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 2 Januari 2025 - 13:13
in Nasional
anak

Ilustrasi - Para peserta didik. (Freepik)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim kurang sependapat dengan wacana pemerintah menerapkan kebijakan libur sekolah satu bulan selama puasa Ramadan 2025. Sebab, wacana tersebut bisa berdampak buruk terhadap kesejahteraan guru non-ASN.

“Justru dengan meliburkan siswa dan guru di bulan Ramadan akan mengancam guru-guru swasta dari aspek kesejahteraan mereka,” kata Satriwan Salim melalui gawai, Jakarta, Kamis (2/1/2025).

BacaJuga:

Rencana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu pada 2027, Ini Respons DPD

Dugaan Kecurangan TKA di 308 Sekolah, Begini Respons DPR

Dukung Gaya Hidup Hijau, PLN Icon Plus Optimalkan PLN Mobile untuk PLN Electric Run 2026

Pihaknya mendapat banyak keluhan dari guru-guru swasta di berbagai daerah. Baik sekolah maupun madrasah bahwa mereka keberatan dengan wacana libur sebulan saat bulan Ramadan lantaran berpengaruh terhadap pendapatannya.

“Biasanya kami digaji full penuh, tidak membayar Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) full karena libur maka yayasan tidak memberi gaji kami secara penuh,” ujar Satriwan.

Berdasar data yang dikantonginya sebanyak 95 persen madrasah di Indonesia itu merupakan madrasah swasta. Sebagian besar guru madrasah swasta itu sangat minim, bahkan selisih angkanya jauh dibanding upah regional buruh.

“Guru madrasah ada yang digaji Rp500 ribu. Kurang dari satu juta (RP). Mereka sangat bergantung dengan SPP dari orang tua murid,” ucap Satriwan.

“Ini (wacana libur sebulan) justru akan mengancam kehidupan, kesejahteraan dari para guru (swasta),” tambahnya.

Menurutnya momentum ramadan itu mestinya dipakai meningkatkan produktifitas. Baik secara akademik dan non-akademik. Paling penting sekolah dapat mempersingkat waktu pembelajarannya.

“Tentu sekolah juga mempertimbangkan waktu buka puasa, sehingga sekolah tidak full sampai sore. Jangan berpikirnya dikotomis bahwa ibadah itu hanya ibadah ritual. Sekolah dan belajar itu juga ibadah,” tutur Satriwan.

Wacana tersebut muncul setelah pernyataan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, bahwa wacana tersebut sudah diterapkan beberapa sekolah yang beroperasi di bawah Kementerian Agama (Kemenag). (dan)

Tags: Guru SwastaLibur SekolahRamadan

Berita Terkait.

SBN
Nasional

Rencana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu pada 2027, Ini Respons DPD

Sabtu, 7 November 2026 - 21:21
Siswa
Nasional

Dugaan Kecurangan TKA di 308 Sekolah, Begini Respons DPR

Sabtu, 7 November 2026 - 21:01
Konfrence
Nasional

Dukung Gaya Hidup Hijau, PLN Icon Plus Optimalkan PLN Mobile untuk PLN Electric Run 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 20:10
Siswa
Nasional

14 Ribu Desa Belum Miliki TK, Kemendikdasmen Targetkan hingga Akhir 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 19:09
UYC-2026
Nasional

PEP Sangasanga Ajak Mahasiswa Kenali Peluang dan Tantangan Industri Hulu Migas

Sabtu, 7 November 2026 - 18:08
Mukhtarudin
Nasional

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Berlaku, Mukhtarudin Tegaskan Prioritas Pelindungan Pekerja Migran

Sabtu, 7 November 2026 - 16:46

OLAHRAGA

STY
Olahraga

Persija vs Persebaya, Shin Tae-yong Wanti-wanti Pemain Tidak Lengah

Editor Juni Armanto
Sabtu, 7 November 2026 - 15:45

INDOPOSCO.ID - Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong meminta anak asuhnya tetap waspada saat menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan kesembilan Super...

SelengkapnyaDetails
witan

Jamu Persebaya, Persija Usung Misi Bangkit di Hadapan Jakmania

Sabtu, 7 November 2026 - 09:35
Sirkuit Mandalika

Gaspol di Mandalika, Pertamina Dukung Regenerasi Pebalap Indonesia lewat MRS 2026

Jumat, 6 November 2026 - 21:21
rafael

PSIM vs Dewa United: Asa ke Puncak, Banten Warriors Pantang Terpeleset

Jumat, 6 November 2026 - 11:21
bola

Super League Pekan 9: Ada Big Match Persija vs Persebaya, Persib Main di Ujung Laga

Jumat, 6 November 2026 - 08:51

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3345 shares
    Share 1338 Tweet 836
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2313 shares
    Share 925 Tweet 578
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1878 shares
    Share 751 Tweet 470
  • Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

    1183 shares
    Share 473 Tweet 296
  • Bachtiar Nasir Tegaskan Penolakan Konser Andrea Bocelli Berlandaskan Nilai Kemanusiaan

    880 shares
    Share 352 Tweet 220
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.