• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Dukung Swasembada Energi Ramah Lingkungan, Pertamina NRE Maksimalkan Pengembangan Bioetanol

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 5 Desember 2024 - 10:53
in Ekonomi
JOHN

Chief Executive Officer (CEO) Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) John Anis dalam kunjungan misi perdagangan Kanada ke Indonesia pada Senin (2/12/2024). Foto: Dokumen Pertamina NRE

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menyambut baik Asta Cita pemerintah, terutama berkaitan dengan swasembada energi dan keberlanjutan lingkungan. Hal ini disampaikan Chief Executive Officer (CEO) Pertamina NRE John Anis dalam kunjungan misi perdagangan Kanada ke Indonesia pada Senin (2/12/2024).

Dalam sesi pembicara utama (keynote speech) tersebut, John banyak menyampaikan tentang inisiatif-inisiatif Pertamina dalam mengoptimalkan pemanfaatan energi baru dan terbarukan dalam rangka mendukung ketahanan energi.

BacaJuga:

Hak 735 Eks Pekerja Belum Tuntas, Kasus Newcrest Jadi Preseden Buruk Divestasi Asing

Pertalite dan BioSolar Tetap, Pertamina Jelaskan Penyesuaian Harga Pertamax

Bukit Asam Tebar Dividen Rp1,32 Triliun, Perkuat Modal Hadapi Tantangan Industri Energi

“Situasi geopolitik dan ekonomi global saat ini sangat berdampak terhadap industri energi. Untuk itu krusial bagi kita untuk meningkatkan ketahanan energi, sekaligus memprioritaskan keberlanjutan lingkungan. Pemerintah Indonesia menjadikan dua hal ini di antara misi Asta Cita yang tentunya kami dukung penuh,” ujarnya.

John melanjutkan, kedua misi tersebut selaras dengan strategi ganda yang dicanangkan Pertamina, yaitu memaksimalkan bisnis energi eksisting saat ini untuk mendukung ketahanan energi nasional, dan membangun bisnis rendah karbon untuk mendukung transisi energi mencapai target net zero emission (NZE) 2060.

Pertamina NRE berada di garda terdepan untuk membangun bisnis rendah karbon, salah satunya adalah pengembangan bioetanol untuk biofuel atau bahan bakar nabati.

John mengatakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi 8 persen, bahan bakar fosil masih tetap dibutuhkan karena saat ini lebih mudah diakses dengan harga lebih terjangkau, khususnya untuk sektor transportasi. Mencampurnya dengan bahan nabati menjadi bahan bakar minyak (BBM) menjadi lebih ramah lingkungan. Untuk itu biofuel menjadi Solusi yang tepat di masa transisi energi.

Pertamina NRE saat ini bekerja sama dengan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) berencana membangun pabrik bioetanol di Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur dengan kapasitas produksi 30 ribu kiloliter (KL) per tahun. Bioetanol ini nantinya akan menjadi bahan baku untuk bahan bakar nabati (BBN).

“Pertamina mendukung misi pemerintah untuk membangun swasembada energi di Indonesia. Pemanfaatan sumber energi domestik adalah inisiatif Pertamina untuk mendukung misi tersebut. Tidak hanya dari tebu, bahan baku bioetanol dapat berasal dari sorgum, jagung, dan lain-lain. Pertamina juga aktif melakukan riset untuk diversifikasi bahan baku bioetanol,” ungkap John.

Portofolio energi hijau milik Pertamina NRE lainnya adalah geothermal yang dikelola oleh anak usahanya, PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dengan kapasitas terpasang saat ini 672 megawatt (MW) dan juga tenaga surya dengan kapasitas terpasang saat ini lebih dari 50 MW. Pertamina NRE juga sedang mengembangkan hidrogen rendah karbon, antara lain di Lahendong, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara dan Sumatera bagian selatan.(srv)

Tags: BioethanolPertamina NREPNRESwasembada Energi

Berita Terkait.

big
Ekonomi

Hak 735 Eks Pekerja Belum Tuntas, Kasus Newcrest Jadi Preseden Buruk Divestasi Asing

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:43
pertamax
Ekonomi

Pertalite dan BioSolar Tetap, Pertamina Jelaskan Penyesuaian Harga Pertamax

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:23
asam
Ekonomi

Bukit Asam Tebar Dividen Rp1,32 Triliun, Perkuat Modal Hadapi Tantangan Industri Energi

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:03
btn
Ekonomi

BTN Siapkan Generasi Muda Tangguh Finansial, Gandeng Unpad untuk Edukasi dan Pengembangan Karier

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:46
purbaya
Ekonomi

DPR dan Pemerintah Ketok Palu Fiskal 2027, Jalan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dibuka

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:32
kemendag
Ekonomi

BUMN Pegang Kunci Ekspor Batu Bara hingga Sawit, Pengusaha Cuma Numpang Lewat

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:02

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1220 shares
    Share 488 Tweet 305
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1458 shares
    Share 583 Tweet 365
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    889 shares
    Share 356 Tweet 222
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    786 shares
    Share 314 Tweet 197
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.