• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Tambang Bawah Tanah Anjing Hitam Siap Dikembangkan, DPM Klaim Ramah Lingkungan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 27 Juli 2026 - 14:32
in Ekonomi
Diskusi

Suasana diskusi bertajuk Perspektif Sains, Hukum, Teknolog dan Perlindungan Lingkungan yang digelar Energy and Mining Editor Society (E2S), di Jakarta, Senin (27/7/2026). Foto: Dokumen E2S

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Dairi Prima Mineral (DPM) memastikan siap melanjutkan pengembangan proyek tambang bawah tanah timah hitam (Pb) dan seng (Zn) di Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara, setelah mengantongi persetujuan revisi studi kelayakan dan adendum Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) pada 2026. Pada tahap awal, perusahaan akan memfokuskan pengembangan deposit Anjing Hitam dengan kapasitas pengolahan mencapai 1 juta ton bijih kering per tahun.

Technical Manager DPM, Widianto, mengatakan proyek tersebut telah melalui proses perizinan yang panjang selama hampir tiga dekade. Perjalanan dimulai sejak penandatanganan Kontrak Karya pada 1998 hingga ditemukannya endapan timah hitam dan seng berkadar tinggi pada 2002 yang kemudian diberi nama Prospek Anjing Hitam.

BacaJuga:

PHKT Tanamkan Budaya Keselamatan dan Profesionalisme kepada Generasi Energi Masa Depan

Tumbuh Bersama Danantara, Pegadaian Cetak Kinerja Gemilang di Semester 1 Tahun 2026

Hidrogen Jadi Andalan Baru Transisi Energi, PLN NP Unjuk Inovasi di GHES 2026

“Prospek yang ditemukan tersebut dinamakan Prospek Anjing Hitam,” ujar Widianto dalam diskusi bertajuk Perspektif Sains, Hukum, Teknologi dan Perlindungan Lingkungan yang diselenggarakan Energy and Mining Editor Society (E2S) di Jakarta, Senin (27/7/2026).

Ia menjelaskan, studi kelayakan pertama disusun pada 2004 dan dokumen Amdal disahkan pada 2005. Selanjutnya, DPM memperoleh Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) seluas 53,11 hektare pada 2012. Revisi studi kelayakan dilakukan pada 2015 menyusul perubahan lokasi portal tambang, fasilitas penyimpanan tailing (Tailing Storage Facility/TSF), dan gudang bahan peledak.

Pada 2022, pemerintah menyetujui adendum AMDAL yang mengakomodasi perubahan tersebut. Namun, pada 2024 Mahkamah Agung mengabulkan gugatan sekelompok masyarakat terhadap persetujuan adendum AMDAL. Menindaklanjuti putusan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup mencabut persetujuan adendum AMDAL pada 2025. Meski demikian, DPM menyatakan telah memperoleh persetujuan revisi studi kelayakan dan adendum AMDAL terbaru pada 2026, sementara Kontrak Karya dan IPPKH tetap berlaku hingga 29 Desember 2047.

Berdasarkan hasil kajian terbaru, DPM memiliki dua prospek utama, yakni Anjing Hitam dan Lae Jehe. Prospek Anjing Hitam memiliki sumber daya sebesar 8,5 juta ton dengan kadar seng 13,8 persen dan timah hitam 7,9 persen. Setelah dikonversi menjadi cadangan, volumenya mencapai 7,7 juta ton dengan kadar seng 12,5 persen dan timah hitam 7,3 persen.

Sementara itu, Prospek Lae Jehe memiliki sumber daya sekitar 27,9 juta ton dengan kadar seng sekitar 6 persen dan timah hitam 3,7 persen. Cadangannya diperkirakan mencapai 10 juta ton dengan kadar seng 6,4 persen dan timah hitam 3,8 persen.

“Untuk tahap awal kami akan mengembangkan Prospek Anjing Hitam terlebih dahulu, sedangkan Lae Jehe masih akan dilakukan pengeboran lanjutan untuk memperoleh data kadar mineral yang lebih detail,” kata Widianto.

DPM menegaskan aspek perlindungan lingkungan menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan tambang. Perusahaan akan menerapkan metode penambangan bawah tanah menggunakan kombinasi longhole stoping dan cut and fill, sehingga ruang bekas tambang akan diisi kembali menggunakan material tailing yang telah diproses.

Menurut Widianto, tailing tidak akan dibuang ke permukaan. Material tersebut akan dipisahkan antara cairan dan padatan. Air hasil pemisahan akan digunakan kembali dalam proses pengolahan bijih, sedangkan padatannya dicampur semen dan dipompa kembali ke bawah tanah sebagai backfill.

“Material tailing tidak dibuang ke permukaan. Cairannya digunakan kembali dalam proses pengolahan, sedangkan padatannya dimanfaatkan sebagai material pengisi kembali lubang tambang,” ujarnya.

Widianto menambahkan, pemanfaatan tailing sebagai material backfill telah memperoleh persetujuan teknis dari Kementerian Lingkungan Hidup sebagai bagian dari adendum AMDAL yang telah disetujui. Dengan konsep tersebut, DPM menyatakan tidak lagi memerlukan fasilitas bendungan tailing atau Tailing Storage Facility (TSF).

Pada tahap produksi, DPM akan membangun fasilitas pengolahan berkapasitas 1 juta ton bijih kering per tahun dari deposit Anjing Hitam. Produk akhir yang dihasilkan berupa konsentrat seng, konsentrat timah hitam, serta konsentrat sulfur yang akan dipasarkan ke perusahaan pemurnian atau smelter.

Berdasarkan rencana produksi perusahaan, selama masa operasi total konsentrat kering yang dihasilkan diperkirakan mencapai 2,43 juta ton, dengan kandungan logam sekitar 473.895 ton timah hitam dan 821.150 ton seng.

Perusahaan menilai penerapan teknologi tambang bawah tanah dan sistem backfill menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya mineral dan perlindungan lingkungan.(rmn)

Tags: Anjing HitamDairi Prima MineralDPMTambang Bawah Tanah

Berita Terkait.

perta
Ekonomi

PHKT Tanamkan Budaya Keselamatan dan Profesionalisme kepada Generasi Energi Masa Depan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:02
gadai
Ekonomi

Tumbuh Bersama Danantara, Pegadaian Cetak Kinerja Gemilang di Semester 1 Tahun 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 12:12
epii
Ekonomi

Hidrogen Jadi Andalan Baru Transisi Energi, PLN NP Unjuk Inovasi di GHES 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 10:30
perry
Ekonomi

Perry Warjiyo Mendadak Mundur dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 - 09:13
epi
Ekonomi

PLN EPI Siapkan Biomassa Indonesia Masuk Era Hidrogen Rendah Karbon

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:23
driling
Ekonomi

One Stop Drilling Solution Jadi Senjata Pertamina Drilling Perkuat Ketahanan Energi

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:40

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1427 shares
    Share 571 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2951 shares
    Share 1180 Tweet 738
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    726 shares
    Share 290 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.