• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

KTNA Sebut Pelibatan Petani Milenial Diperkuat Melalui Bimtek

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 20 November 2024 - 07:13
in Ekonomi
Ilustrasi - Sejumlah pemuda merontokkan padi yang baru dipanen dengan mesin di Desa Porame, Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (28/11/2022). (Antara)

Ilustrasi - Sejumlah pemuda merontokkan padi yang baru dipanen dengan mesin di Desa Porame, Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (28/11/2022). (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional Yadi Sofyan Noor menyatakan pelibatan petani milenial dalam pertanian perlu diperkuat melalui bimbingan teknis (bimtek) untuk mendukung penguasaan alat modern dan mendorong swasembada pangan.

“Intinya menggandeng tokoh muda untuk mengkampanyekan pertanian kami ada optimis lah. Cuma memang petani milenial ini perlu Bimtek (bimbingan teknis), jadi kita nyupir mobil aja kan butuh latihan, apalagi alat-alat pertanian,” kata Yadi di Jakarta, sebagaimana diberitakan Antara, Selasa (19/11/2024).

BacaJuga:

Kolaborasi Kemenkop dan Pertamina NRE Ubah Wajah Pulau Sembur Lewat PLTS Berbasis Koperasi

Wamenkop Farida Farichah Raih Penghargaan Impactful Alumni Awards UNNES 2026

Jangan Puas Jualan di Dalam Negeri, Mendag Ajak UMKM Serbu Pasar Dunia

KTNA menyatakan pelibatan petani muda dalam program pertanian menjadi langkah strategis mendukung swasembada pangan. Upaya ini mendapat dukungan pemerintah melalui mekanisasi, pelatihan, dan peningkatan insentif bagi generasi muda.

Dia menuturkan, dorongan anak muda agar terlibat ke dunia pertanian dengan insentif Rp10 juta merupakan hal yang baik. Namun, menurut KTNA, dukungan teknis seperti pelatihan alat pertanian menjadi kunci keberhasilan.

Ia menyebutkan, bila melibatkan petani muda maka harus dilakukan bimbingan teknis agar mereka memahami penggunaan alat berat dan proses pertanian efektif.

“Kalau seumpamanya merekrut anak-anak muda itu dengan ada Bimtek, bimbingan teknis pelaksanaan, penggunaan alat, sebetulnya juga butuh waktu. Tapi saya pikir itu bisa,” ucap Yadi.

Selain itu, menurut Yadi, generasi muda lebih tertarik jika sektor pertanian menawarkan keuntungan finansial yang jelas. Maka, program pertanian perlu memastikan petani muda memiliki akses ke peluang profitabilitas yang tinggi.

“Dan ada rangsangannya, kan memang kalau kita bicara petani muda ini kan ada duitnya nggak? Mereka kan melihat ke situ, yang gitu-gitu. Tapi kalau kita beri wawasan ke mereka, saya pikir bisa,” terangnya.

KTNA menyoroti kondisi produksi pertanian yang sempat menurun pada 2023–2024. Beras mengalami kekurangan sekitar 760 ribu ton, sementara produksi gabah turun hingga 1,2 juta ton gabah kering panen (GKP).

“Kondisi sekarang ini sebetulnya memang agak turun produksi padi kita, kalau dihitung beras kita tahun ini kan kekurangan 760 ribu ton, atau 0,76 juta ton dari target 2 juta ton untuk tahun ini,” ujarnya.

Meski begitu, KTNA optimistis dengan perluasan lahan tanam dan peningkatan intensitas penanaman, produksi beras dapat meningkat signifikan pada tahun mendatang.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membidik 50 ribu milenial untuk menjadi petani muda, yang kemudian diberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dengan fokus pada modernisasi pertanian guna meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan Indonesia.

Ia menuturkan, para petani muda dirangkul dan akan difasilitasi dengan alat pertanian modern. Nantinya, mereka bisa menghasilkan pendapatan minimal Rp10 juta per bulan.

Lebih lanjut, ia mengajak para petani termasuk generasi muda, untuk menyukseskan transformasi pertanian dari tradisional menjadi modern.

Mentan mengaku bahwa dirinya bertekad agar semua proses pertanian dapat dilakukan dengan teknologi dan juga mekanisasi. (dam)

Tags: BimtekKTNAPetaniPetani Milenial

Berita Terkait.

Kolaborasi Kemenkop dan Pertamina NRE Ubah Wajah Pulau Sembur Lewat PLTS Berbasis Koperasi
Ekonomi

Kolaborasi Kemenkop dan Pertamina NRE Ubah Wajah Pulau Sembur Lewat PLTS Berbasis Koperasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:03
Wamenkop Farida Farichah Raih Penghargaan Impactful Alumni Awards UNNES 2026
Ekonomi

Wamenkop Farida Farichah Raih Penghargaan Impactful Alumni Awards UNNES 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:02
UMKM
Ekonomi

Jangan Puas Jualan di Dalam Negeri, Mendag Ajak UMKM Serbu Pasar Dunia

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:06
Kapal-laut
Ekonomi

PIS Matangkan Strategi Aman, Pertamina Pride dan Gamsunoro Bersiap Tembus Selat Hormuz

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:45
Fun-Run
Ekonomi

UMKM 5K Run Dorong Pengusaha Lokal Rebut Peluang di Tengah Booming Olah Raga Lari

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:24
Maman
Ekonomi

Bonus Demografi di Depan Mata, Maman Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Ekosistem Kuat

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:39

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1130 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7146 shares
    Share 2858 Tweet 1787
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
Salah
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Comeback, Mesir Bekuk Selandia Baru dan Rebut Puncak Klasemen

Editor Nelly Marinda Situmorang
Senin, 22 Juni 2026 - 12:03

INDOPOSCO.ID - Mesir menunjukkan mental juara saat membungkam Selandia Baru dengan skor 3-1 pada laga kedua Grup G Piala Dunia...

SelengkapnyaDetails
Trossard

Hasil Piala Dunia 2026: Ditahan Imbang Iran, Lini Serang Belgia Kurang Efektif

Senin, 22 Juni 2026 - 10:41
Yamal

Libas Arab Saudi 4-0, Yamal Sebut Spanyol Sudah Temukan Ritme Permainan

Senin, 22 Juni 2026 - 08:39
Helio-Varela

Hasil Piala Dunia: Pertahanan Buruk Bikin Uruguay Gagal Menang Atas Tanjung Verde

Senin, 22 Juni 2026 - 07:55
Oyarzabal

Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

Senin, 22 Juni 2026 - 07:45
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.