• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

PATELKI Minta ATLM di Semua Layanan Kesehatan Diisi Warga Indonesia, Ini Alasannya

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Minggu, 17 November 2024 - 14:56
in Nasional
PATELKI-co

Ketua Umum Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI) Atna Permana (paling kanan). Foto: Nasuha / INDOPOS.CO.ID & INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tenaga Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM) di berbagai fasilitas layanan kesehatan (Yankes) seperti rumah sakit negeri, swasta dan puskesmas harus tetap diisi oleh warga Indonesia.

Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Umum Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI) Atna Permana ditemui indopos.co.id di sela-sela acara Rapimnas XIII dan temu ilmiah XXX di Jakarta, Minggu (17/11/2024).

BacaJuga:

Arab Saudi dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Pariwisata dalam Pertemuan Tingkat Menteri

Digitalisasi Perlinsos Dimulai dari Surabaya, Warga Bisa Daftar Langsung untuk Akses Bansos

Dirjen Keuda Dorong BUMD Berbenah Total, Siap Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Daerah

Ia mengatakan, kompetensi tenaga Ahli teknologi laboratorium medik dari Indonesia sudah di atas rata – rata negara ASEAN. “Ada peluang untuk memasukkan tenaga asing. Alasannya karena jumlah tenaga ahli teknologi laboratorium medik masih sedikit,” katanya.

Dia mengungkapkan, pada dasarnya Indonesia tidak kekurangan tenaga Ahli Teknologi Laboratorium Medik. Saat ini anggota PATELKI telah mencapai 90 ribu.

Hanya saja, menurut dia, sebaran tenaga ahli teknologi laboratorium medik tersebut belum merata hingga ke puskesmas pelosok daerah. Apalagi tenaga ahli dari kalangan perempuan.

Sehingga, masih ujar dia, banyak hal yang harus dipenuhi salah satunya izin dari kedua orang tuanya. “Ini yang jadi salah satu tantangan bagi PATELKI, yakni mengisi kekosongan itu,” ungkapnya.

Ia menuturkan untuk mengatasi kekurangan tenaga ahli tersebut, pihaknya juga telah berdiskusi dengan pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Ia pun menyarankan agar ada peningkatan intensif atau gaji untuk tenaga teknologi laboratorium medik. Selain itu juga dengan peningkatan program studi (Prodi) untuk tenaga ahli teknologi laboratorium medik di berbagai perguruan tinggi untuk ke jenjang Sarjana Terapan hingga Magister.

“Kami tetap konsisten dan terus meningkat profesionalisme, lebih tangguh dan berdaya saing internasional. Aspek utama yang menjadi kebijakan strategis kami adalah peningkatan pendidikan dan kompetensi,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Umum II PATELKI Sigit Mariyanto menambahkan, PATELKI siap menjalin kolaborasi dengan pemerintahan Prabowo Subianto. Di antaranya dengan menggelar kegiatan ilmiah dengan cakupan peran fungsi Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM).

Selain itu juga melalui pemeriksaan laboratorium terkini yang terintegrasi dengan advance technology, khususnya untuk penyakit menular dan penyakit tidak menular.

“Kami juga komitmen terhadap ketahanan kesehatan, salah satunya melalui kegiatan Fun Walk ini,” ucapnya.

Sigit menambahkan, melalui Rapat Pimpinan Nasional XIII PATELKI dan temu Ilmiah ke-30 di Menteng Jakarta, PATELKI telah memperoleh keputusan bersama untuk melangkah lebih agresif serta memperkokoh infrastuktur PATELKI agar mampu mengikuti perkembangan regulasi serta kebutuhan Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM) se-Indonesia.

Diketahui, kegiatan dihadiri Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan RI yang diwakili oleh dr. Yuli Farianti. Ia memberikan dukungan penuh kepada PATELKI untuk melakukan trobosan, inovasi dan peningkatan peran ATLM terhadap perkembangan laboratorium di Indonesia. (nas)

Tags: ATLMAtna PermanaLayanan KesehatanPATELKI

Berita Terkait.

Menpar
Nasional

Arab Saudi dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Pariwisata dalam Pertemuan Tingkat Menteri

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:08
Fifi-Aleyda-Yahya
Nasional

Digitalisasi Perlinsos Dimulai dari Surabaya, Warga Bisa Daftar Langsung untuk Akses Bansos

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:26
Workshop
Nasional

Dirjen Keuda Dorong BUMD Berbenah Total, Siap Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:25
Wihaji
Nasional

Saling Pahami Watak dan Bahasa Kasih Tingkatkan Kualitas Komunikasi Keluarga

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:44
siswa
Nasional

SPMB 2026 Diawasi Ketat, Kemendikdasmen Minta Pemda Tutup Celah Titipan dan Pungutan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:06
kereta
Nasional

Perlintasan Kereta Ribuan, DPR: Jangan Tunggu Korban, Baru Pemerintah Bergerak

Sabtu, 13 Juni 2026 - 05:05

BERITA POPULER

  • tj

    Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    933 shares
    Share 373 Tweet 233
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    902 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1494 shares
    Share 598 Tweet 374
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    732 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.