• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ini 4 Fakta Penting Kinerja APBN Sampai Akhir Oktober 2024

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 13 November 2024 - 17:03
in Ekonomi
Proyek
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Keuangan, pada Jumat (08/11) gelar konferensi pers APBN Kita Edisi November 2024. Terungkap empat fakta penting dari kinerja APBN sampai dengan akhir bulan Oktober 2024.

1. inerja APBN Terjaga Baik dan Tetap On-Track

BacaJuga:

Siap Hadapi Tantangan Energi ASEAN, Pertamina dan ASCOPE Perkuat Kolaborasi

Potensi Sektor Tekstil Menguat, Ekspor Produk Fesyen Tembus USD 5,9 Miliar

BNI Bukukan PPOP Rp27,5 Triliun hingga Kuartal III 2026, Tertinggi dalam Sejarah

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa kinerja APBN hingga Oktober 2024 masih terjaga baik dan tetap on-track. Postur APBN hingga 2024 mencatatkan penerimaan negara senilai Rp2.247,5 triliun atau tercapai 80,2% dari target. Angka ini naik 0,3% dibanding tahun sebelumnya (yoy).

Kemudian, belanja negara senilai Rp2.556,7 triliun atau tercapai 76,9% dari pagu, dengan kenaikan 14,1% yoy. Adapun nilai defisit APBN senilai Rp309,2 triliun (-1,37% produk domestik bruto) dan keseimbangan primer surplus sebesar Rp97,1 triliun.

2. Ekonomi Indonesia Relatif Baik

Meski dari sisi lingkungan global, hasil pemilihan umum Presiden AS diprediksi memberikan dampak terhadap perekonomian global dan sentimen pasar, salah satunya ialah menguatnya indeks dollar AS, tetapi Sri Mulyani mengatakan ekonomi Indonesia, seperti mayoritas negara kawasan ASEAN masih relatif baik.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Q3 2024 mencapai 4,95% yoy (5,03% ctc), masih didukung oleh fundamental ekonomi yang kuat, seperti konsumsi rumah tangga tumbuh 4,91% yoy, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh 5,15% yoy, dan ekspor tumbuh 9,09% yoy.

Dari sisi produksi, penguatan permintaan domestik dan industri hilirisasi menopang pertumbuhan sektor manufaktur sebesar 4,72% yoy. Sektor konstruksi ikut meningkat di 7,48% yoy seiring dengan pembangunan infrastruktur. Indikator inflasi Indonesia pun terjaga rendah di 1,7% yoy.

3. Kinerja Penerimaan Bea Cukai Tumbuh Positif

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo mengatakan salah satu komponen penerimaan dalam APBN, yaitu penerimaan kepabeanan dan cukai tumbuh positif. Kinerja penerimaan Bea Cukai hingga Q3 2024 mencapai Rp231,7T atau 4,9% (yoy) didorong oleh pertumbuhan seluruh jenis penerimaan.

Bea Cukai mencatatkan penerimaan bea masuk sebesar Rp 43,2 triliun atau mencapai 75,2% target dan tumbuh 4,2% (yoy). Hal ini didorong penguatan nilai tukar USD terhadap rupiah dan pertumbuhan nilai impor sebesar 5,5% (yoy). Lalu, bea keluar tercatat sebesar Rp14,2 triliun atau mencapai 80,9% dari target dan tumbuh 46,8% (yoy).

Pertumbuhan ini dipengaruhi faktor kebijakan relaksasi ekspor komoditas tembaga. Terakhir, dari sektor cukai instansi ini mencatatkan penerimaan sebesar Rp174,4 triliun atau mencapai 70,9% target dan tumbuh 2,7% (yoy). Pertumbuhan ini disebabkan kenaikan produksi hasil tembakau/rokok golongan II dan III, kenaikan tarif minuman mengandung etil alkohol (MMEA), dan kenaikan produksi etil alkohol.

“Kami berharap dapat menjaga tren positif ini berlanjut dan memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan dan perekonomian negara. Ke depannya, Bea Cukai akan tetap berkomitmen mendukung APBN melalui penerimaan kepabeanan dan cukai yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Budi.

4. Kinerja Fasilitas dan Pengawasan Bea Cukai Terus Meningkat

Selain kinerja penerimaan, kinerja fasilitasi dan pengawasan Bea Cukai sampai dengan Q3 2024 juga menunjukan peningkatan. Untuk kinerja pengawasan, Bea Cukai telah menindak 38.141 kasus dengan perkiraan nilai barang hasil penindakan mencapai Rp6,11 triliun.

Komoditas penindakan teratas adalah hasil tembakau (53,83%), disusul tekstil dan produk tekstil (9,64%) serta minuman mengandung etil alkohol (MMEA) (9,62%). Adapun untuk pengawasan terhadap penyelundupan narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP), hingga akhir Oktober 2024 Bea Cukai telah menindak 1.017 kasus narkoba dan mengamankan 6,37 ton narkoba berbagai jenis.

Sementara itu, untuk kinerja fasilitasi, Bea Cukai telah memberikan insentif kepabeanan sebesar Rp30,7 triliun atau tumbuh 19,1% (yoy) yang dipengaruhi pertumbuhan insentif untuk fasilitas bea masuk kawasan berikat, penanaman modal, serta keperluan pertahanan dan keamanan. Kontribusi ekspor kawasan berikat dan kemudahan impor tujuan ekspor (KITE) mencapai USD 77,7 miliar atau tumbuh 2,5% (yoy) atau berkontribusi 38,2% terhadap ekspor nasional. Terakhir, Bea Cukai mencatat serapan tenaga kerja mencapai 2,01 juta atau tumbuh 8,7% (yoy).

Disebutkan Budi, pertumbuhan positif dalam penerimaan kepabeanan dan cukai serta kinerja fasilitasi dan pengawasan Bea Cukai mencerminkan kerja sama yang baik antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Ini adalah hasil kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam memastikan bahwa penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai dapat terus meningkat. Selain itu, Bea Cukai juga terus berupaya memberikan kemudahan bagi pelaku usaha yang patuh dan menghadirkan efisiensi di bidang pengawasan, termasuk menjalankan semangat community protector, yakni melindungi masyarakat. Kami berterima kasih untuk para pengguna jasa dan masyarakat yang telah berkontribusi dan mendukung kinerja APBN dan Bea Cukai,” pungkasnya. (ipo)

Tags: APBNKementerian KeuanganMenteri Keuangansri mulyani indrawati

Berita Terkait.

Pulihkan Ekonomi Kalbar Pascakarhutla, Menteri UMKM Gandeng Kampus Cetak Wirausaha Baru
Ekonomi

Siap Hadapi Tantangan Energi ASEAN, Pertamina dan ASCOPE Perkuat Kolaborasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27
Lebih dari 200 Ribu Peluang Kerja Luar Negeri Belum Terserap, Begini Respons Menteri PPMI
Ekonomi

Potensi Sektor Tekstil Menguat, Ekspor Produk Fesyen Tembus USD 5,9 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:15
bni
Ekonomi

BNI Bukukan PPOP Rp27,5 Triliun hingga Kuartal III 2026, Tertinggi dalam Sejarah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:41
brm
Ekonomi

Dirut BRMS Tambah 5,9 Juta Saham BRMS, Total Kepemilikan Jadi 11,4 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:31
bca
Ekonomi

BCA Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis bagi UMKM di Cibubur dan Pontianak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:21
mega
Ekonomi

Pertamina Kaji Teknologi Distribusi Gas Bersama Jepang, Perkuat Ketahanan Energi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:11

OLAHRAGA

Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda
Olahraga

Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Editor Dilianto
Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:21

INDOPOSCO.ID – Ketua DPR RI Puan Maharani mengapresiasi perjuangan Kontingen Indonesia yang berhasil meraih 15 medali emas pada Asian Para...

SelengkapnyaDetails
OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35
timnas

Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:10
amin

Raih 73 Medali di Asian Para Games 2026, Atlet Indonesia Didorong Dapat Apresiasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:06
kane

Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026, Ungguli Mbappe dan Lamine Yamal

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:36

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5032 shares
    Share 2013 Tweet 1258
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektare di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    976 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    932 shares
    Share 373 Tweet 233
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.