• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PLN Nusantara Power Terapkan Teknologi Modifikasi Cuaca di Minahasa untuk Optimalkan Produksi PLTA

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 11 November 2024 - 18:30
in Ekonomi
Foto landscape Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Tonsealama yang berlokasi di Desa Tonsea Lama, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Foto: Dokumen PLN NP

Foto landscape Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Tonsealama yang berlokasi di Desa Tonsea Lama, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Foto: Dokumen PLN NP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Perusahaan Listrik Negara Nusantara Power (PLN NP) Unit Pembangkitan (UP) Minahasa, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa, melaksanakan penerapkan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) berbasis drone untuk meningkatkan produksi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di wilayah tersebut. Acara tersebut digelar pada Rabu (6/11/2024) lalu.

Langkah ini diambil sebagai respons dalam memastikan keandalan produksi listrik pada PLTA Tonsealama dan PLTA Tanggari, yang mencapai hampir 70 persen dari produksi normal akibat musim kemarau ekstrem dan pertumbuhan eceng gondok di Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano.

BacaJuga:

PYC Dorong Hilirisasi Nikel Berkelanjutan untuk Perkuat Industri Baterai Nasional

Harga Telur dan Ayam Mulai Pulih, Pemerintah Pastikan Peternak Kembali “Bernapas”

Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan peran penting acara tersebut dalam memastikan volume air waduk di DAS Tondano tercukupi.

“Kami memiliki tujuan pelaksanaan penerapan Teknologi Modifikasi Cuaca menggunakan metode Drone Rotary (Extended GBG) dengan Bahan Semai Serbuk Mikropartikel Higroskopis DAS Tondano untuk dapat menambah volume air waduk di DAS Tondano sehingga produksi energi listrik PLTA Unit Pembangkitan Minahasa bisa meningkat.

Asisten II Bupati Minahasa, Arody Tangkere, menyambut baik inisiatif ini dan menekankan pentingnya mempertimbangkan dampak lingkungan dan sosial dalam penerapan teknologi tersebut.

“Danau dan sungai Tondano memiliki peran yang sangat vital dalam mendukung operasional PLTA di Minahasa serta memenuhi kebutuhan listrik di wilayah ini. Oleh karena itu, riset yang diluncurkan hari ini menjadi momentum penting yang diharapkan mampu memberikan solusi konkret bagi masalah iklim dan cuaca yang tidak menentu,” terangnya.

TMC pada acara tersebut menggunakan drone untuk menyemai awan dengan bahan higroskopis, sehingga meningkatkan curah hujan di area tangkapan air Danau Tondano. Selain itu, PLN NP UP Minahasa bekerja sama dengan Universitas Sam Ratulangi juga menerapkan metode Biological Control untuk menekan pertumbuhan eceng gondok yang menghambat aliran air ke PLTA.

Dengan penerapan TMC dan pengendalian eceng gondok, diharapkan produksi listrik dari PLTA di Minahasa dapat kembali optimal, sehingga pasokan listrik bagi masyarakat tetap terjaga. Upaya ini juga menunjukkan komitmen PLN NP dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan menjaga keberlanjutan energi di Indonesia.

Metode TMC dengan menggunakan drone sebagai extended GBG ini cocok diterapkan di danau Tondano mengingat danau tersebut terletak di jalur penerbangan yang ckup padat. Selain itu, Danau Tondano tidak terlalu luas sehingga metode TMC dengan pesawat kurang efektif diterapkan di danau Ini. (srv)

Tags: PLN NPPLN NP UP MinahasaPLN Nusantara Powerteknologi modifikasi cuaca

Berita Terkait.

PYC
Ekonomi

PYC Dorong Hilirisasi Nikel Berkelanjutan untuk Perkuat Industri Baterai Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:23
Gempa M 4,3 Guncang NTB, Getaran Dirasakan Dompu, Bima dan Sumbawa
Ekonomi

Harga Telur dan Ayam Mulai Pulih, Pemerintah Pastikan Peternak Kembali “Bernapas”

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:01
Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C
Ekonomi

Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:11
Gas Merah Putih Siap Gantikan Elpiji 3 Kg, DPR Minta Regulasi dan Keamanan Dimatangkan
Ekonomi

Gas Merah Putih Siap Gantikan Elpiji 3 Kg, DPR Minta Regulasi dan Keamanan Dimatangkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:01
OKX
Ekonomi

OKX Satukan Pasar Saham Tokenisasi, Likuiditas Diklaim Lebih dalam dan Trading Nonstop

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:06
Muhammad-Chozin
Ekonomi

AAKLESIA Temui Irjen Kemendag, Dorong Regulasi Logistik dan E-Commerce Lebih Adaptif

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:45

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3189 shares
    Share 1276 Tweet 797
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2794 shares
    Share 1118 Tweet 699
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.