• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Retno Marsudi Tekankan Pentingnya Jaga Komitmen Bangsa terhadap Pancasila

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 23 Oktober 2024 - 19:00
in Nasional
Menteri Luar Negeri periode 2014-2024 Retno Marsudi (ketiga dari kanan), Rektor Universitas Pancasila Prof Dr Marsudi Wahyu Kisworo (kedua dari kiri) usai menghadiri seminar nasional bertajuk "Diplomasi Pancasila Bagi Dunia" di Kampus Universitas Pancasila Jakarta, Rabu (23/10/2024). (Antara)

Menteri Luar Negeri periode 2014-2024 Retno Marsudi (ketiga dari kanan), Rektor Universitas Pancasila Prof Dr Marsudi Wahyu Kisworo (kedua dari kiri) usai menghadiri seminar nasional bertajuk "Diplomasi Pancasila Bagi Dunia" di Kampus Universitas Pancasila Jakarta, Rabu (23/10/2024). (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Luar Negeri periode 2014-2024 Retno Marsudi menekankan pentingnya menjaga komitmen Bangsa Indonesia terhadap Pancasila untuk menghadapi berbagai tantangan dunia agar bisa tetap kokoh menghadapi dinamika politik global.

Hal tersebut dikatakan Retno Marsudi dalam seminar nasional bertajuk “Diplomasi Pancasila Bagi Dunia” di Kampus Universitas Pancasila Jakarta, Rabu (23/10/2024).

BacaJuga:

KKP Gandeng Perbankan Tingkatkan Skala Usaha Perikanan di KNMP

Maman Dorong Asosiasi UMKM Jadi Penggerak Pemerataan Ekonomi

BRIN: Riset NLP Solusi Hadapi Tantangan Kebahasaan di Era Digital

Acara ini dipandu oleh Prof Dr Eddy Pratomo dan dihadiri oleh para pimpinan Universitas Pancasila serta sivitas akademika yang berkomitmen untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Retno Marsudi menekankan nilai-nilai patriotisme dan penerapan Pancasila diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sikap patriotisme merupakan sikap seseorang yang mau mengorbankan segalanya untuk kejayaan dan kemakmuran bangsa dan negaranya,” ujar dia seperti dilansir dari Antara.

Jadi, kata dia, Pancasila adalah aset bangsa yang menyatukan berbagai suku, budaya, dan agama.

Retno juga mengemukakan tantangan yang dihadapi Indonesia dalam menjaga martabat di tengah praktik transaksional global, serta pentingnya mendefinisikan kepentingan nasional.

Untuk itu, ia berharap generasi muda berpegang pada prinsip Pancasila sebagai petunjuk arah dalam berbangsa dan bernegara.

Sementara itu, mantan Dubes Austria dan PBB Dr Darmansyah Djumala menekankan Pancasila sebagai falsafah, dasar negara, dan ideologi yang diimplementasikan dalam kebijakan luar negeri Indonesia.

Ia menggarisbawahi pengakuan Pancasila sebagai Memory of the World oleh UNESCO, yang diharapkan dapat menginspirasi hubungan internasional.

“Ujian sejarah membuktikan bahwa Pancasila dipegang teguh oleh Bangsa Indonesia dalam tiga dimensi: sebagai falsafah, dasar negara, dan ideologi,” ujarnya.

Sebagai falsafah, kata dia, Pancasila diyakini sebagai sistem nilai yang hidup dalam masyarakat (Pancasila sebagai living ideology).

Sebagai dasar negara, Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum dan pedoman nilai dalam menyusun aturan.

“Sebagai ideologi, Pancasila memuat sekumpulan ide, gagasan, dan cita-cita dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara, berperan sebagai working ideology dalam kebijakan negara,” katanya.

Rektor Universitas Pancasila Prof D Marsudi Wahyu Kisworo mengatakan penyelenggaraan seminar ini bertujuan untuk membahas bagaimana diplomasi Indonesia dapat terus berkontribusi terhadap perdamaian dan kesejahteraan dunia. (dam)

Tags: dinamika politik globalpancasilaRetno Marsudi

Berita Terkait.

RW Kumuh Jakarta Sisa 211, Pramono Soroti Kompleksitas Wilayah Tambora
Nasional

KKP Gandeng Perbankan Tingkatkan Skala Usaha Perikanan di KNMP

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:02
Maman Dorong Asosiasi UMKM Jadi Penggerak Pemerataan Ekonomi
Nasional

Maman Dorong Asosiasi UMKM Jadi Penggerak Pemerataan Ekonomi

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:15
BRIN
Nasional

BRIN: Riset NLP Solusi Hadapi Tantangan Kebahasaan di Era Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:23
Ahmad-Doli-Kurnia-Tanjung
Nasional

Tepis Usulan Saor Siagian, Doli Kurnia: Fraksi DPR Adalah Wajah Partai Politik

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:32
Brian
Nasional

Mendiktisaintek Minta Kampus Hadirkan Solusi Berdampak bagi Masyarakat

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:19
Perundungan
Nasional

Pascakasus Daycare di Yogyakarta, DPD RI: Harus Ada Penguatan Regulasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 01:37

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3694 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1297 shares
    Share 519 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.