• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Lulusan Santri Diterima Jadi Jaksa, Hendri Satrio: Kualitas Pesantren Mulai Diakui Pemerintah

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 23 Oktober 2024 - 16:22
in Nasional
Salah satu santri yang menjadi jaksa, bersama Kajari Probolinggo Ahmad Nuril Alam. (ist)

Salah satu santri yang menjadi jaksa, bersama Kajari Probolinggo Ahmad Nuril Alam. (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dalam momentum Hari Santri Nasional, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo mengumumkan bahwa salah satu lulusan pesantren kini telah diterima sebagai jaksa. Hal ini menjadi sorotan positif di kalangan publik, termasuk oleh Analis Komunikasi Politik, Hendri Satrio (Hensa).

Hensa menilai, hal ini adalah perkembangan positif bagi para lulusan pesantren atau santri-santriwati yang kini mulai diakui pemerintah untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN), salah satunya dalam bidang hukum.

BacaJuga:

SPMB 2026 Diawasi Ketat, Kemendikdasmen Minta Pemda Tutup Celah Titipan dan Pungutan

Indonesia-Brasil Perkuat Riset Semikonduktor, Unicamp Siap Tampung 10 Mahasiswa Pascasarjana

Data WNA Dinilai Belum Transparan, DPR Dorong Sistem Imigrasi Terbuka

“Ini adalah kemajuan positif, di mana lulusan pesantren kini mulai diakui dan dapat diterima sebagai bagian dari aparatur sipil negara, khususnya di lembaga hukum seperti kejaksaan,” ujar Hensa dalam keterangannya yang diterima indopos.co.id, Rabu (23/10/2024)

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI ini pun mengapresiasi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Probolinggo, Ahmad Nuril Alam, yang dianggap memiliki visi terbuka dan inklusif dalam mengakui potensi dari lulusan pesantren.

Menurut Hensat, di bawah kepemimpinan Ahmad Nuril Alam, Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo telah menunjukkan komitmen untuk memperluas akses bagi berbagai latar belakang pendidikan, termasuk pendidikan agama, dalam sistem hukum.

“Langkah yang diambil oleh Ahmad Nuril Alam sebagai Kajari Probolinggo telah menunjukkan bahwa lembaga hukum seperti kejaksaan mampu menjadi tempat bagi mereka yang berpegang teguh pada nilai-nilai moral dan agama untuk berkontribusi secara nyata dalam menegakkan keadilan,” ujar Hensa.

Hensa berharap kementerian atau lembaga lain juga tidak menjadikan latar belakang pesantren sebagai halangan untuk menerima seseorang sebagai aparatur sipil negara.

Sebab, menurutnya, semua orang dari berbagai latar belakang pendidikan tidak seharusnya dipisahkan dan harus mendapatkan hak yang sama, termasuk antara lulusan pesantren dengan sekolah negeri atau swasta.

“Saya harap lembaga negara atau bahkan kementerian-kementerian lain dapat mengikuti langkah ini, dan memberikan kesempatan yang sama bagi lulusan pesantren,” kata Hensa.

Tidak hanya itu, ia juga mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan untuk membuka jalur khusus bagi santri dalam proses penerimaan aparatur sipil negara.

Hal ini, menurutnya, akan semakin memperkaya keragaman ASN dengan berbagai latar belakang pendidikan, termasuk pendidikan keagamaan.

“Dengan dibukanya jalur khusus santri, pemerintah dapat memastikan bahwa lulusan pesantren memiliki tempat yang setara dalam sistem pemerintahan,” kat Hensa

“Hal ini juga akan memberikan kesempatan bagi mereka yang memiliki dedikasi kuat terhadap agama dan moralitas untuk turut berkontribusi dalam membangun bangsa melalui jalur ASN,” pungkasnya menambahkan. (dil)

Tags: hari santri nasionalHendri SatriojaksaKejari Kabupaten Probolinggosantri

Berita Terkait.

siswa
Nasional

SPMB 2026 Diawasi Ketat, Kemendikdasmen Minta Pemda Tutup Celah Titipan dan Pungutan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:06
mendikti
Nasional

Indonesia-Brasil Perkuat Riset Semikonduktor, Unicamp Siap Tampung 10 Mahasiswa Pascasarjana

Sabtu, 13 Juni 2026 - 02:20
wna
Nasional

Data WNA Dinilai Belum Transparan, DPR Dorong Sistem Imigrasi Terbuka

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:02
foto
Nasional

Selain Sekolah dan Orang Tua, Platform Wajib Ciptakan Ruang Digital Ramah Anak

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:55
forum
Nasional

Perlindungan Anak Jadi Agenda Bersama, Pengasuh Pesantren Nusantara Rumuskan Langkah Strategis

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:31
spmb
Nasional

SPMB 2026 Diserbu Pendaftar, SCALA by Metranet Klaim Sistemnya Mampu Tangani Lonjakan Akses

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:21

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    920 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    902 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1485 shares
    Share 594 Tweet 371
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    732 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.