• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Tim BKSDA Berhasil Pasang GPS Collar pada Gajah Liar di Aceh Barat

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 16 Oktober 2024 - 15:08
in Nusantara
Plt Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald memperlihatkan satu ekor gajah jinak yang didatangkan ke Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat sebagai upaya mengatasi gangguan gajah liar di kawasan setempat, Selasa (15/10/2024). (ANTARA)

Plt Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald memperlihatkan satu ekor gajah jinak yang didatangkan ke Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat sebagai upaya mengatasi gangguan gajah liar di kawasan setempat, Selasa (15/10/2024). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tim Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh bersama tim gabungan yang terdiri atas WRU BPBD Aceh Barat, FKH USK, dan Balai DRH PKSL Aceh berhasil melakukan pemasangan GPS Collar pada seekor gajah liar betina di kawasan Desa Babah Meulaboh, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat.

“Pemasangan GPS Collar ini bertujuan untuk memantau pergerakan gajah liar agar tidak masuk ke permukiman warga,” kata Plt Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah seperti dikutip Antara, Rabu (16/10/2024).

BacaJuga:

Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

Bea Cukai Jember Sita 3,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Situbondo

Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan 3,5 Kg Kokain dari Kolombia Senilai Rp2 Miliar

GPS Collar merupakan kalung yang dilengkapi dengan penerima GPS internal untuk melacak lokasi satwa liar. GPS Collar merupakan teknologi yang berkembang pesat dan banyak digunakan untuk penelitian dan pengelolaan satwa liar.

Teuku Ronald mengatakan, sebelum pemasangan GPS berhasil dilakukan, tim pengintai bertemu dengan rombongan gajah liar di seputaran Gunung Manyang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat dan langsung menghubungi tim sniper.

Kemudian tim berhasil melumpuhkan dengan menembakkan obat bius pada seekor gajah betina di sekitar lokasi yang dilaporkan. Gajah liar berjenis kelamin betina dewasa itu diperkirakan berumur sekitar 20 tahun dengan berat badan 1.495 kilogram.

Dia mengatakan, tim gabungan untuk sementara waktu akan tetap berada di lokasi penanganan selama dua hari ke depan atau hingga 16 Oktober 2024 untuk terus memonitor hasil pemasangan GPS tersebut.

Hal ini sebagai upaya untuk memastikan hasil pemasangan sudah sesuai dengan prosedur standar, sekaligus melakukan patroli di wilayah Gampong Lawet, Lango dan Canggai, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, untuk mendeteksi pergerakan kawanan gajah lain.

“Saat ini tim masih berada di lokasi penanganan dan terus memonitor perkembangan pascaterpasangnya alat GPS Collar,” kata Teuku Ronald. (wib)

Tags: Aceh Baratbksda acehGajah LiarGPS Collar

Berita Terkait.

Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD
Nusantara

Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:43
Rokok Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Jember Sita 3,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Situbondo

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:00
Kokain
Nusantara

Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan 3,5 Kg Kokain dari Kolombia Senilai Rp2 Miliar

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:30
bc
Nusantara

Bea Cukai Aceh Perketat Jalur Ekspor, Penyelundupan Emas Ratusan Gram Digagalkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:22
gempa
Nusantara

Sukabumi Diguncang Gempa Bumi Dangkal, BMKG: Pusat Episenter di Darat

Jumat, 22 Mei 2026 - 03:33
1
Nusantara

Gubernur Andra Soni Hantarkan Banten Jadi Tuan Rumah PON XXIII Tahun 2032

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:45

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2828 shares
    Share 1131 Tweet 707
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1280 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1069 shares
    Share 428 Tweet 267
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    783 shares
    Share 313 Tweet 196
  • Hunian Layak untuk Semua, Fahri Hamzah Luncurkan Gagasan Swasembada Papan 2045

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.