• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:43
in Nusantara
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon L.P. Napitupulu, saat menyampaikan sambutan pada acara penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Direktur Utama BTN dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), di Jakarta, Jumat (22/5/2026). Foto: Dokumen BTN

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon L.P. Napitupulu, saat menyampaikan sambutan pada acara penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Direktur Utama BTN dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), di Jakarta, Jumat (22/5/2026). Foto: Dokumen BTN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi berkolaborasi menghadirkan lebih dari 5.400 unit hunian berbasis Transit Oriented Development (TOD) di sejumlah kota strategis. Proyek ini digadang-gadang menjadi solusi hunian modern dan terjangkau di tengah tingginya biaya hidup serta mobilitas masyarakat urban.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu dan Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin di Jakarta, Jumat (22/5/2026). Kolaborasi kedua BUMN ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah Pemerintah.

BacaJuga:

Pergantian Pimpinan BGN Jadi Momentum Percepat Layanan Gizi di Tanah Papua

Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reot, Ukit Akhirnya Dapat Bantuan Bedah Rumah dari Baznas Banten

Pengembangan kawasan TOD akan difokuskan di sejumlah titik strategis yang terhubung langsung dengan moda transportasi publik seperti KRL Commuter Line, LRT, MRT, hingga Transjakarta. Lokasi proyek meliputi kawasan Manggarai di Jakarta, Kiaracondong Bandung, Gubeng Surabaya, dan Semarang.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan konsep TOD menjadi kebutuhan mendesak bagi kota-kota besar di Indonesia karena mampu mengintegrasikan hunian, transportasi, dan pusat ekonomi dalam satu kawasan.

“Pembangunan kota masa depan tidak lagi bisa memisahkan antara hunian, transportasi, dan pusat aktivitas ekonomi. Karena itu, konsep Transit Oriented Development atau TOD menjadi sangat relevan untuk dikembangkan di Indonesia,” ujar Nixon.

Menurutnya, tingginya biaya transportasi masyarakat perkotaan menjadi tantangan serius, terutama bagi pekerja yang tinggal jauh dari pusat kota. Bahkan, pengeluaran transportasi disebut dapat mencapai 20 persen hingga 25 persen dari penghasilan bulanan.

Karena itu, BTN dan KAI menghadirkan hunian vertikal di pusat kota dengan akses transportasi massal yang lebih mudah dan efisien. Model seperti ini, kata Nixon, telah sukses diterapkan di negara maju seperti Jepang, Singapura, dan Hong Kong.

Sementara itu, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengungkapkan proyek TOD Manggarai tidak hanya menghadirkan hunian, tetapi juga akan dikembangkan menjadi pusat bisnis baru di Jakarta.

“Kita menggabungkan tiga hal sebenarnya. Satu adalah perumahan vertikal yang harganya terjangkau. Yang kedua adalah kita merealisasikan konsep TOD. Yang ketiga, kawasan Manggarai ini kita mempunyai 62 hektar yang akan kita desain menjadi CBD keduanya Jakarta, setara SCBD,” katanya.

Khusus di kawasan Manggarai, proyek tahap awal akan dibangun di atas lahan sekitar 2,2 hektare dengan tiga tower pertama. Selanjutnya pengembangan dilakukan di area 1,6 hektare untuk delapan tower tambahan dengan total sekitar 5 ribu unit hunian.

Kawasan TOD Manggarai dinilai sangat potensial karena berada di salah satu simpul transportasi terbesar di Indonesia. Lokasi ini terhubung langsung dengan KRL Jabodetabek, kereta bandara, LRT, Transjakarta, hingga akses menuju MRT Jakarta dan kawasan bisnis Sudirman-Thamrin. Saat ini mobilitas pengguna di kawasan tersebut mencapai sekitar 300 ribu orang per hari.

Secara keseluruhan, KAI melalui anak usahanya KAI Properti menyiapkan potensi pengembangan lebih dari 5.400 unit hunian di empat kota. Rinciannya sekitar 2.200 unit di Manggarai Jakarta, 753 unit di Kiaracondong Bandung, 1.042 unit di Semarang, dan 1.489 unit di kawasan Gubeng Surabaya.

Hunian yang dikembangkan mayoritas merupakan tipe dua kamar tidur dengan luas sekitar 45 hingga 54 meter persegi yang ditujukan bagi keluarga muda dan masyarakat urban. Harga unit diproyeksikan mulai Rp500 jutaan untuk segmen masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), sementara unit non-subsidi dipasarkan mulai Rp700 jutaan hingga di atas Rp1 miliar.

Untuk mendukung keterjangkauan masyarakat, BTN menyediakan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Susun Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan bunga tetap 6 persen per tahun dan tenor hingga 30 tahun. Melalui skema tersebut, masyarakat dapat memiliki hunian di pusat kota dengan uang muka mulai 1% dan estimasi cicilan sekitar Rp2,9 juta per bulan.

Selain pembiayaan KPR, BTN juga menyiapkan dukungan Kredit Program Perumahan (KPP) guna mendukung ekosistem usaha dan UMKM di kawasan TOD. Skema pembiayaan yang diberikan berkisar Rp10 juta hingga Rp500 juta untuk kebutuhan pembangunan, renovasi rumah, hingga pengembangan usaha masyarakat.

Menurut Bobby, proyek TOD ini diharapkan mampu mengurangi beban biaya transportasi masyarakat yang selama ini harus tinggal jauh dari pusat kota akibat mahalnya harga properti di Jakarta.

“Hari ini banyak masyarakat tinggal di luar Jakarta karena harga rumah di pusat kota sulit dijangkau. Padahal biaya transportasi dan mobilitas setiap harinya juga sangat besar. Karena itu kami ingin menghadirkan alternatif hunian yang lebih dekat, lebih efisien, dan tetap terjangkau,” tutur Bobby.

Ke depan, BTN dan KAI akan melanjutkan pembahasan teknis serta pengembangan proyek secara bertahap agar kawasan TOD dapat segera dimanfaatkan masyarakat dan menjadi model pembangunan kota terintegrasi di Indonesia. (rmn)

Tags: btnKAITODTransit Oriented Development

Berita Terkait.

bire
Nusantara

Pergantian Pimpinan BGN Jadi Momentum Percepat Layanan Gizi di Tanah Papua

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31
Penyerahan
Nusantara

Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:09
Bantuan
Nusantara

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reot, Ukit Akhirnya Dapat Bantuan Bedah Rumah dari Baznas Banten

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:08
Pemusnahan
Nusantara

Kanwil Bea Cukai Bali & Nusa Tenggara Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:06
Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Tindak Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal yang Diangkut Truk Mebel Menuju Lombok

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:05
Asistensi
Nusantara

Asistensi AEO Berkelanjutan, Bea Cukai Tanjung Perak Dukung Kepatuhan Industri

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:24

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3193 shares
    Share 1277 Tweet 798
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1180 shares
    Share 472 Tweet 295
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2819 shares
    Share 1128 Tweet 705
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.