• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Memulai Karir, Gen Z Perlu Patahkan Stigma dan Sadari Realita

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 10 Oktober 2024 - 19:31
in Ekonomi
Dr. Mira Tripuspita S. Psi., M. Comm (HRM), seorang psikolog klinis, yang juga VP Business Support, Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa, dalam sesi diskusi 'Gen Z: Ambisi vs Kesehatan Mental' yang diselenggarakan sebagai kerja sama Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), di Auditorium Research Center, Kampus ITS, Kota Surabaya, Rabu (9/10/2024). Foto: Dokumen Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa

Dr. Mira Tripuspita S. Psi., M. Comm (HRM), seorang psikolog klinis, yang juga VP Business Support, Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa, dalam sesi diskusi 'Gen Z: Ambisi vs Kesehatan Mental' yang diselenggarakan sebagai kerja sama Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), di Auditorium Research Center, Kampus ITS, Kota Surabaya, Rabu (9/10/2024). Foto: Dokumen Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Generasi Z (Gen Z) perlahan mulai mendominasi dunia kerja. Mereka yang tumbuh dalam era digital memiliki banyak ide segar, serta keterampilan unik yang mengisi ruang-ruang kerja.

Kendati demikian, banyak stigma yang melekat pada Gen Z. Generasi yang melek teknologi ini punya sejumlah karakter khas. Mereka dikenal sebagai generasi stroberi, yang sangat sensitif dengan tekanan dunia luar. Gen Z menganggap kesehatan mental dan keseimbangan kerja dengan hidup sehari-hari sebagai prioritas utama.

BacaJuga:

Blok Masela Mulai Jalan, Ketahanan Energi Nasional Berpeluang Makin Kuat

Perlindungan Pekerja Jadi Kunci Tingkatkan Produktivitas Industri Sawit

Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional

“Mereka bahkan terbiasa melakukan self diagnosed yang tidak pernah dilakukan oleh generasi sebelumnya,” ujar Dr. Mira Tripuspita S. Psi., M. Comm (HRM), seorang psikolog klinis, yang juga VP Business Support, Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa.

“Ini mitos atau fakta?,” tanya Mira kepada mahasiswa ITS dalam sesi diskusi ‘Gen Z: Ambisi vs Kesehatan Mental’ yang diselenggarakan sebagai kerja sama Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), di Auditorium Research Center, Kampus ITS, Kota Surabaya, Rabu (9/10/2024).

“Seringkali Gen Z berpikir kurang jauh,” tambahnya.

Punya ambisi untuk memiliki rumah, misalnya. Tapi enggan melakukan investasi. Mayoritas Gen Z berperilaku konsumtif, rutin menyambangi warung kopi untuk nongkrong. Ada pula wishlist negara yang wajib dikunjungi.

Bahkan menurut penelitian, 75 persen Gen Z sudah memiliki setidaknya 1 tiket konser untuk 6 bulan ke depan. Semua dengan alasan demi healing, merilis stres.

Konsep FOMO (Fear of Missing Out), YOLO (You Only Live Once) dan FOPO (Fear of People Opinion) mendukung seluruh ambisi itu. Belum lagi desakan media sosial yang dikonsumsi setiap waktu.

Pesan dari influencer menjadi kiblat dalam mengambil keputusan, termasuk ajakan menjadi diri sendiri dan apa adanya dalam proses melamar pekerjaan.

“Oke banget punya ambisi, tapi perlu ‘check-in’ dengan realita untuk menghindari stres. Fokus pada apa yang bisa kita kendalikan,” pesan Mira.

Deretan karakter itu diungkap Mira dalam diskusi interaktif dengan mahasiswa. Kesempatan ini menjadi momen berharga bagi mahasiswa ITS lintas jurusan. Karena, Mira sekaligus membuka tips untuk bisa bekerja di Pertamina.

“IPK minimal 3. Nggak usah berlebihan atau sampai stres. Pahami betul terkait perusahaan yang dilamar, mampu berkomunikasi baik, memiliki adab, keinginan kuat atau ketertarikan tinggi untuk bekerja di perusahaan, dan punya kompetensi yang menunjang posisi,” bebernya. (rmn)

Tags: Gen ZGenerasi ZPertamina Subholding Upstream Regional Jawa

Berita Terkait.

Blok Masela Mulai Jalan, Ketahanan Energi Nasional Berpeluang Makin Kuat
Ekonomi

Blok Masela Mulai Jalan, Ketahanan Energi Nasional Berpeluang Makin Kuat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:57
Perlindungan Pekerja Jadi Kunci Tingkatkan Produktivitas Industri Sawit
Ekonomi

Perlindungan Pekerja Jadi Kunci Tingkatkan Produktivitas Industri Sawit

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:27
Infranexia
Ekonomi

Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:08
AHY
Ekonomi

Indo Water 2026: Dorong Ketahanan Air dan Infrastruktur Berkelanjutan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:26
BCA-Syariah
Ekonomi

Dua Mesin Pertumbuhan BCA Syariah Melaju, Aset dan Pembiayaan Makin Gemuk

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:45
telkom
Ekonomi

Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Jadi Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:21

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2206 shares
    Share 882 Tweet 552
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1997 shares
    Share 799 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.