• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pakar Menduga Serangan terhadap Jaksa Agung untuk Melemahkan Kejagung

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 2 Oktober 2024 - 01:44
in Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pakar hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Prof Hibnu Nugroho menduga serangan yang ditujukan terhadap pribadi Jaksa Agung ST Burhanuddin sengaja dilakukan sekelompok orang untuk melemahkan Kejaksaan Agung (Kejagung).

“Serangan yang ditujukan kepada Pak Jaksa Agung ini saya kira berkaitan dengan Kejaksaan Agung yang sedang gencar-gencar-nya melakukan penanganan korupsi di Indonesia, apakah itu tambang, apakah itu emas, apakah itu gula, apakah itu garam,” kata Prof Hibnu Nugroho di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (1/10).

BacaJuga:

Bea Cukai Pasuruan Musnahkan Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp 9,3 Miliar

Aduan Infrastruktur Jalan Jadi Keluhan Terbanyak, Wamendagri Ungkap Data SP4N-LAPOR!

Wamendagri Ribka Haluk Bangga, Sejumlah Pemda Papua Tunjukkan Capaian dalam Kompetisi Kinerja Nasional

Ia mengatakan dalam posisi seperti ini, Kejaksaan Agung bersih, namun pertanyaannya apa yang mau diserang.

Oleh karena itu, kata dia, isu lama diungkit kembali dan menjadi bagian serangan balik para koruptor.

Dalam hal ini, lanjut dia, serangan terhadap Jaksa Agung indikasinya dilakukan oleh para koruptor karena tidak ada celah lain.

“Dari institusi kompak, dari penanganan serius, dari korupsi tidak ada, dari penyalahgunaan penanganan kekuasaan tidak, manajemen Pak Jaksa Agung cukup optimal, bisa mengendalikan sehingga mampu melaksanakan suatu tindakan-tindakan hukum yang sangat mendapatkan kepercayaan tertinggi penegakan hukum di Indonesia. Ini hasil polling ya,” tuturnya.

Bahkan, kata dia, Kejaksaan Agung disebut-sebut sebagai lembaga penegakan hukum yang dipercaya dalam penanganan tindak pidana korupsi karena nilainya paling tinggi.

Selain itu, lanjut dia, Presiden Joko Widodo pernah menyampaikan bahwa Kejaksaan Agung mampu sebagai lembaga cermin penegak hukum.

“Inilah cara yang saya kira serangan-serangan balik untuk menggoyahkan Kejaksaan dengan cara-cara serangan pribadi. Nah ini mudah-mudahan rakyat tahulah apa itu pribadi, apa itu yang terkait dengan penanganan-penanganan korupsi yang selama ini akan menjadikan primadona karena bagaimanapun juga Indonesia harus bersih dari tindak pidana korupsi,” ujarnya.

Ia mengakui serangan-serangan terhadap pribadi Jaksa Agung sebelumnya sudah muncul, dan akan terus terjadi karena sosok tersebut diketahui tidak melakukan penyalahgunaan kewenangan maupun anggaran, sedangkan dari sisi manajemen sangat baik termasuk dalam penanganan korupsi menjadi nomor 1 di Indonesia.

Dengan demikian, kata dia, serangan yang ditujukan kepada Jaksa Agung menjadi bagian dari upaya untuk melemahkan Kejaksaan Agung dalam hal penanganan-penanganan korupsi yang sekarang sedang ditangani.

“Berkaitan dengan langkah-langkah yang perlu dilakukan, saya kira teman-teman jaksa melihat apakah itu terkait dengan isu-isu, apakah terkait dengan penanganan-penanganan suatu tindakan korupsi, sehingga jangan menjadikan pengaruh situasi sekarang,” imbuhnya.

Dia mengharapkan Kejaksaan Agung untuk tetap fokus terhadap penanganan tindak pidana korupsi di Indonesia, sehingga Indonesia betul-betul bebas dari tindak pidana korupsi.

Akan tetapi jika serangan tersebut merupakan fitnah dan sebagainya, kata dia, tentu akan ada akibatnya karena dapat diproses secara hukum.

“Kalau itu fitnah dan sebagainya, tentu ada akibatnya. Tapi permasalahannya apakah fitnah itu diladeni karena era sekarang yang namanya penyebar isu banyak banget, sehingga jangan sampai energi habis untuk menangani masalah-masalah yang bersifat pribadi,” ucap Prof Hibnu. (bro)

Tags: Jaksa AgungKejagungpakar hukum

Berita Terkait.

Daerah

Bea Cukai Pasuruan Musnahkan Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp 9,3 Miliar

Selasa, 29 September 2026 - 18:05
Aduan Infrastruktur Jalan Jadi Keluhan Terbanyak, Wamendagri Ungkap Data SP4N-LAPOR!
Nasional

Aduan Infrastruktur Jalan Jadi Keluhan Terbanyak, Wamendagri Ungkap Data SP4N-LAPOR!

Selasa, 29 September 2026 - 16:05
ribka
Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Bangga, Sejumlah Pemda Papua Tunjukkan Capaian dalam Kompetisi Kinerja Nasional

Selasa, 29 September 2026 - 15:05
bpjs
Nasional

BPJS Watch Desak Presiden Segera Tandatangani Perpres Penghapusan Tunggakan Iuran JKN

Selasa, 29 September 2026 - 14:04
rini
Nasional

10 Tahun SP4N-LAPOR!, Menteri PANRB: 1,1 Juta Aduan Jadi Bahan Perbaikan Pelayanan Publik

Selasa, 29 September 2026 - 13:42
abdul
Nasional

Perkuat Kualitas Pendidikan Lewat Revitalisasi dan Digitalisasi Pembelajaran

Selasa, 29 September 2026 - 13:32

OLAHRAGA

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh
Olahraga

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Editor Laurens Dami
Selasa, 29 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID - Peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke partai final FIFA ASEAN Cup 2026 masih terbuka, asalkan mampu menang besar...

SelengkapnyaDetails
ganda

Amri/Nita Naik Level Usai Persembahkan Perak Buat Tim Indonesia di Asian Games 2026

Selasa, 29 September 2026 - 13:52
jasmine

Jasmine Azzahra Raih Perunggu BMX Racing di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Selasa, 29 September 2026 - 11:11
paes

Maarten Paes Puji Perjuangan Heroik 10 Pemain Garuda dan Gemuruh SUGBK Usai Tahan Malaysia

Selasa, 29 September 2026 - 10:40
haye

John Herdman Sebut Kartu Merah Thom Haye Jadi Anugerah Sekaligus Kutukan

Selasa, 29 September 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3910 shares
    Share 1564 Tweet 978
  • Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3764 shares
    Share 1506 Tweet 941
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1121 shares
    Share 448 Tweet 280
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.