• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Hadapi Musim Kemarau, BPBD NTB Sarankan Ini ke Petani

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 20 September 2024 - 01:11
in Nusantara
ntb

Arsip foto - Seorang laki-laki menggembala ternak kerbaunya di persawahan tadah hujan yang mengering di Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat, Praya, Lombok Tengah, NTB, Selasa (17/9/2024). ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi dampak kekeringan akibat musim kemarau yang kini melanda sebagian besar wilayah itu.

“Antisipasi penanganan kekeringan melalui efisiensi air pertanian dengan tanaman palawija,” kata Kepala BNPB NTB Ahmadi seperti dikutip Antara, Kamis (19/9/2024).

BacaJuga:

Jaga Kedaulatan Pangan Nasional, Komisi II: Kota Sekalipun Harus Punya Lahan Sawah Dilindungi

Pita Cukai Palsu Terbongkar di Semarang, Sinyal Rokok Ilegal Masih Masif

Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

Palawija merupakan alternatif tanaman pangan saat musim kemarau untuk mengisi lahan persawahan yang kini mulai mengalami keterbatasan air akibat terdampak kekeringan.

Selain tak banyak membutuhkan banyak air, komoditas palawija berupa kacang-kacangan ataupun umbi-umbian semusim juga memiliki masa tanam yang lebih singkat.

Merujuk data Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB, musim kemarau saat ini menyebabkan sekitar 10 ribu hektare lahan pertanian di Nusa Tenggara Barat mengalami kekeringan.

Lahan pertanian yang terdampak kekeringan itu terletak di Kabupaten Bima, Dompu, Sumbawa, Lombok Timur, dan Lombok Tengah.

Ahmadi menuturkan langkah antisipasi penanganan kekeringan lainnya juga dilakukan melalui distribusi air bersih bagi masyarakat yang tidak punya sumber air perpipaan dan air tanah.

Bahkan, distribusi air bersih juga dilakukan ke pulau-pulau kecil. Data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menyebutkan ada 401 pulau-pulau kecil yang mendukung keberadaan dua pulau besar di Nusa Tenggara Barat, yakni Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

“Kami juga menyiapkan anggaran belanja tak terduga (BTT) distribusi air bersih pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan swasta,” kata Ahmadi.

BPBD NTB menyebutkan dari 10 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat sudah ada sembilan daerah yang menetapkan tanggap darurat bencana kekeringan.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi kekeringan di Nusa Tenggara Barat bakal meluas karena puncak musim kemarau masih berlangsung pada September 2024.

Pada dasarian II September 2024 (11-20 September) potensi hujan di wilayah Nusa Tenggara Barat sangat rendah. Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian kecil wilayah Nusa Tenggara Barat. (wib)

Tags: BPBD NTBMusim KemarauPetani

Berita Terkait.

Ahmad-Heryawan
Nusantara

Jaga Kedaulatan Pangan Nasional, Komisi II: Kota Sekalipun Harus Punya Lahan Sawah Dilindungi

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:09
rokok
Nusantara

Pita Cukai Palsu Terbongkar di Semarang, Sinyal Rokok Ilegal Masih Masif

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:02
Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD
Nusantara

Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:43
Rokok Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Jember Sita 3,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Situbondo

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:00
Kokain
Nusantara

Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan 3,5 Kg Kokain dari Kolombia Senilai Rp2 Miliar

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:30
bc
Nusantara

Bea Cukai Aceh Perketat Jalur Ekspor, Penyelundupan Emas Ratusan Gram Digagalkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:22

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    2897 shares
    Share 1159 Tweet 724
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    1371 shares
    Share 548 Tweet 343
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    1288 shares
    Share 515 Tweet 322
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1299 shares
    Share 520 Tweet 325
  • Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2831 shares
    Share 1132 Tweet 708
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.