• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Akademisi: Waspadai Jebakan Algoritma dalam Ruang Gema Media Sosial

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 17 September 2024 - 12:52
in Nasional
Media-Sosial-2

Ilustrasi media sosial. Foto: Dokumen INDOPOS.CO.ID & INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Masyarakat Indonesia semakin familiar dengan dunia digital. Saat ini pengguna internet mencapai lebih dari 221 juta, dan 191 juta pengakses media sosial (Medsos).

Pernyataan tersebut diungkapkan Dosen Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Eko Pamuji dalam acara literasi pendidikan secara daring, Selasa (17/9/2024).

BacaJuga:

Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Mantan Presiden RI

Temui Mahasiswa Demo, DPR Klaim MBG Akan Hemat Rp70 Triliun

Kemarau 2026 di Depan Mata, Kementan Percepat Gerakan Tanam Padi di Sukabumi

Ia menegaskan, media sosial bekerja dengan algoritma yang dapat membahayakan. Algoritma akan menawarkan semakin banyak konten serupa. Algoritma di Medsos bisa menjadi malapetaka, jika pengguna terus didera oleh konten-konten tertentu.

”Kita perlu waspada beraktivitas di dunia digital. Sikap positif dengan menyebarkan konten yang baik akan membuat algoritma yang ditawarkan medsos bersifat positif,” jelasnya.

Ia menambahkan, media sosial juga memiliki sifat yang dikenal dengan ”echo chamber” atau ruang gema sebagai dampak algoritma Medsos. Di sini, seseorang menemukan ide-ide mereka didukung dan digaungkan oleh individu lain yang berpikiran sama.

”Waspada jebakan algoritma dalam echo chamber berbahaya. Perluas jangkauan pertemanan dengan yang tidak satu gagasan atau sepemikiran,” ujarnya.

“Akses aneka media dan informasi, bukan hanya yang sepemikiran saja, dan bersikaplah kritis,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Praktisi Komunikasi Andi Widya Syadzwina mengatakan, pemanfaatan internet sangat membantu untuk menyebarkan konten positif. Yakni konten yang inspiratif, informatif, edukatif, dan menarik atau menghibur.

Cirinya, menurut dia, harus bermanfaat, bernilai, berkualitas, tidak menyinggung SARA, dan tidak mengandung intimidasi, kekerasan, serta pornografi.

”Konten harus dapat menginspirasi masyarakat atau warganet yang melihat, memberikan informasi yang positif dan bermanfaat,” katanya.

“Selain itu juga konten harus memiliki nilai-nilai edukasi, sehingga dapat menambah value atau nilai hidup, serta menarik minat atau perhatian dari warganet,” imbuhnya. (nas)

Tags: Dunia DigitalJebakan Algoritmamedia sosial

Berita Terkait.

Kapolri
Nasional

Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Mantan Presiden RI

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:46
sufmi
Nasional

Temui Mahasiswa Demo, DPR Klaim MBG Akan Hemat Rp70 Triliun

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:31
kementan
Nasional

Kemarau 2026 di Depan Mata, Kementan Percepat Gerakan Tanam Padi di Sukabumi

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:01
dasco
Nasional

DPR Akomodasi Tuntutan Mahasiswa Soal BBM-MBG

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:47
karhutla
Nasional

El Nino Diprediksi Menguat, Pemerintah Serukan Gerak Cepat Cegah Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:08
umi
Nasional

Raih Anugerah SMSI 2026, Umi Sjarifah Buktikan Ketangguhan Perempuan Memimpin Media

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7141 shares
    Share 2856 Tweet 1785
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1777 shares
    Share 711 Tweet 444
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1104 shares
    Share 442 Tweet 276
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    995 shares
    Share 398 Tweet 249
Pemain-Paraguay
Olahraga

Turki Angkat Koper, Arda Guler Minta Maaf

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:01

INDOPOSCO.ID - Timnas Turki harus angkat koper lebih awal setelah menelan dua kekalahan dalam fase Grup D Piala Dunia 2026....

SelengkapnyaDetails
malarza

Piala Dunia 2026: Gol Kilat Galarza Bawa Paraguay Tumbangkan Turki 1-0

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:57
lesu

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:42
maroko

Maroko Menang 1-0, Steve Clarke Ngamuk Klaim Penalti Skotlandia Dicuekin Wasit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:41
Prabowo Subianto

Prabowo Beri Lampu Hijau Program PSSI Menuju FIFA ASEAN dan Kualifikasi Piala Dunia 2030

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:30
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.