• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

China Gunakan PLTA untuk Atasi Dampak Topan Yagi

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 12 September 2024 - 17:34
in Internasional
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing, China, Rabu (11/9/2024). (Antara)

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing, China, Rabu (11/9/2024). (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah China menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang berada di anak Sungai Yuanjiang-Honghe, Provinsi Yunnan untuk mengatasi dampak Topan Yagi di daerah perbatasan Vietnam-Tiongkok.

“Untuk mendukung upaya pemberian bantuan bagi masyarakat Vietnam, China mengurangi debit banjir dengan menyimpan air di Pembangkit Listrik Tenaga Air di anak Sungai Yuanjiang-Honghe,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing, China, seperti dilansir Antara, Rabu (11/9/2024).

BacaJuga:

Masjid di Tepi Barat Dibakar Pemukim Israel, Pejabat Senior PBB Mengutuk Keras

Klaim Rudal Iran Habis, Siasat Trump demi Tutupi Jebolnya Pertahanan AS

Di Forum BRICS, RI Suarakan Reformasi Tata Kelola Global dan Hukum yang Adil

Hujan lebat yang disebabkan oleh Topan Yagi telah memicu tanah longsor dan banjir besar di seluruh Vietnam utara. Pemerintah Vietnam mengatakan pada Rabu (11/9/2024), korban tewas akibat Topan Yagi telah meningkat menjadi 141 orang dan 59 lainnya hilang.

“Saat ini, akibat Topan Yagi, wilayah perbatasan antara China dan Vietnam dilanda banjir parah. China dan Vietnam menjaga komunikasi yang erat dan baik terkait kerja sama penanggulangan banjir,” tambah Mao Ning.

Laporan media Vietnam pada Selasa (10/9/2024) malam mengatakan permukaan air Sungai Merah di Hanoi naik 10 centimeter setiap jam.

Beberapa sekolah di Hanoi telah memerintahkan siswanya untuk tinggal di rumah selama sisa minggu ini karena kekhawatiran akan banjir, sementara ribuan penduduk yang tinggal di daerah dataran rendah telah dievakuasi.

“Kami akan terus memanfaatkan sepenuhnya pembangkit listrik tenaga air yang terkait untuk mengatur aliran air maupun menyimpan air untuk pasokan pada masa mendatang dan bersama-sama mengatasi bencana alam,” ungkap Mao Ning.

Topan super Yagi merupakan badai paling kuat di Vietnam dalam kurun waktu 30 tahun terakhir. Dampak dari badai ekstrem tersebut telah meluluhlantakkan bagian utara negara Asia Tenggara itu dan menyebabkan 1,5 juta orang kehilangan akses pada pasokan listrik.

Badai yang membawa angin dengan kecepatan nyaris 150 kilometer per jam itu telah meruntuhkan jembatan, menghancurkan atap gedung, merusak pabrik, dan memicu banjir dan tanah longsor yang meluas.

Sebelum menghantam Vietnam, Topan Yagi menyebabkan 24 orang tewas di selatan China dan Filipina.

Topan Yagi muncul pertama di sekitar Laut Filipina pada 1 September hingga kemudian hilang pada 8 September di daratan Vietnam.

Siklon Tropis Yagi mencapai intensitas maksimal pada kategori 4 (86-107 knots atau 160 – 199 km/jam) pada saat melintasi Laut China Selatan. (dam)

Tags: ChinaPLTATopan Yagi

Berita Terkait.

Warga-Palestina
Internasional

Masjid di Tepi Barat Dibakar Pemukim Israel, Pejabat Senior PBB Mengutuk Keras

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:45
trump
Internasional

Klaim Rudal Iran Habis, Siasat Trump demi Tutupi Jebolnya Pertahanan AS

Sabtu, 16 Mei 2026 - 05:05
brics
Internasional

Di Forum BRICS, RI Suarakan Reformasi Tata Kelola Global dan Hukum yang Adil

Sabtu, 16 Mei 2026 - 04:04
Abbas-Araghchi
Internasional

Iran Serukan Anggota BRICS Bersatu Lawan Dominasi AS dan Israel

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:03
Kapal-PMI
Internasional

Kapal PMI Ilegal Tenggelam di Malaysia, Legislator DPR: Bukti Negara Lalai Lindungi Warga

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:02
trump
Internasional

Tiba di Beijing, Trump Jumawa Remehkan Peran China dalam Konflik Timur Tengah

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:03

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2354 shares
    Share 942 Tweet 589
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    801 shares
    Share 320 Tweet 200
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    760 shares
    Share 304 Tweet 190
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.