• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Peran Strategis Bea Cukai Memerangi Peredaran Narkotika dalam Jaringan Internasional

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 9 September 2024 - 01:05
in Nasional
Joint-Operations-co

Press Conference Joint Operations Pengungkapan Jaringan Narkotika Internasional, di Gedung Pos Indonesia, Jakarta Pusat. ( Feris Pakpahan/INDOPOS.CO.ID)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) sebagai garda terdepan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) semakin mendapatkan apresiasi tinggi dari publik dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) atas perannya yang signifikan dalam memberantas peredaran narkoba yang melibatkan jaringan internasional.

Peran strategis DJBC dalam penegakan hukum dan pengawasan terhadap barang-barang impor telah terbukti krusial dalam memutus mata rantai distribusi narkoba. Upaya DJBC dalam koordinasi dengan instansi terkait serta strategi pengawasan yang cermat semakin memperkuat komitmen negara dalam memerangi kejahatan narkotika global.

BacaJuga:

Satgas PRR: Realisasi Anggaran Renduk Harus Berdampak Nyata bagi Penyintas Pascabencana

Wamendagri Wiyagus Dorong Kepala Daerah Terapkan Pembiayaan Kreatif

Ruang Digital Tak Boleh Dikuasai Hoaks, Fitnah dan Kebencian

Dengan teknologi canggih dan intelijen yang terintegrasi, Bea Cukai terus memperkuat upaya kolaboratif dalam mengidentifikasi, mencegah, dan menangkap penyelundupan narkotika demi menjaga keamanan dan kesehatan bangsa.

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Encep Dudi Ginanjar, menyatakan bahwa pencegahan penyelundupan narkotika di perbatasan Indonesia-Malaysia tetap menjadi prioritas utama.

“Pada tahun 2022, Bea Cukai berhasil menyita 77,73 kg methamphetamine, diikuti dengan penyitaan 9,25 kg methamphetamine, 4 gram ganja, dan 10 butir MDMA pada tahun 2023. Selain itu, RMCD berhasil menindak 101,7 NPP dan 4.958 butir MDMA,” katanya dalam keterangan yang dikutip INDOPOS.CO.ID pada Minggu (8 September 2024).

“Pada tahun 2024, Bea Cukai telah melakukan 12 penindakan dengan barang bukti 102,64 kg methamphetamine, 1.143 gram ganja, 60.000 butir ekstasi, dan 130 ml ganja sintetis, sementara RMCD menindak sekitar ± 114 kg methamphetamine,” tambahnya.

Encep menjelaskan bahwa perbatasan antara kedua negara sangat rawan terhadap penyelundupan narkotika, sehingga memerlukan pengawasan yang ketat.

“Data menunjukkan peningkatan penindakan narkotika di wilayah tersebut, dari 159.115 gram pada tahun 2022 menjadi 252.125 gram pada tahun 2023,” ujarnya.

Hingga Juni 2024, telah terjadi 18 penindakan dengan total barang bukti sebanyak 136.417 gram, menunjukkan perlunya kerjasama dan pengawasan intensif di perbatasan untuk menekan peredaran narkotika.

Selain itu, Bea Cukai telah melakukan beberapa pengungkapan besar terkait penyelundupan narkotika selama periode 2023 dan 2024.

Berikut beberapa kasus yang menonjol:

Pengungkapan di Pelabuhan Tanjung Priok (Februari 2023)

Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan 1,2 ton sabu-sabu di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Barang bukti ditemukan dalam kontainer yang berisi barang-barang elektronik dari luar negeri. Penyelundupan ini melibatkan jaringan internasional dengan sindikat dari Timur Tengah dan Asia Tenggara.

Penangkapan di Bandara Soekarno-Hatta (Juli 2023)

Di Bandara Soekarno-Hatta, Bea Cukai bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan penyelundupan 120 kilogram kokain. Modus yang digunakan adalah menyembunyikan kokain dalam koper yang dimodifikasi. Pengungkapan ini melibatkan beberapa warga negara asing.

Operasi di Perbatasan Kalimantan Barat (Oktober 2023)

Dalam upaya pengawasan perbatasan, Bea Cukai bersama dengan TNI dan Polri berhasil mengungkap penyelundupan 300 kg ganja di perbatasan Entikong, Kalimantan Barat. Barang bukti ditemukan dalam truk yang mencoba masuk dari negara tetangga.

Penggerebekan di Pelabuhan Belawan (Maret 2024)

Bea Cukai Sumatera Utara berhasil menggagalkan penyelundupan 500 kg sabu yang dikemas dalam karung gula di Pelabuhan Belawan. Narkotika ini diduga berasal dari jaringan internasional yang beroperasi di wilayah ASEAN.

Pengungkapan Jaringan di Batam (Agustus 2024)

Pengungkapan terbaru terjadi di Batam, di mana Bea Cukai bersama Kepolisian berhasil menggagalkan penyelundupan 2 ton narkotika, termasuk ekstasi dan sabu. Barang-barang tersebut disembunyikan dalam kontainer yang diisi dengan bahan kimia industri. Operasi ini menjadi salah satu pengungkapan terbesar sepanjang tahun 2024.

Pengungkapan-pengungkapan ini menunjukkan upaya intensif Bea Cukai dan instansi terkait untuk memerangi peredaran narkotika di Indonesia.

Bea Cukai terus meningkatkan pengawasan di berbagai pintu masuk, baik pelabuhan, bandara, maupun perbatasan darat.

Apresiasi Bea Cukai, Komisi III DPR Minta Presiden Terpilih Serius Berantas Narkoba

Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Nasir Djamil, meminta Presiden terpilih, Prabowo Subianto, untuk fokus menutup jalur masuk narkoba dan meningkatkan sinergi antara lembaga terkait, seperti Bea Cukai, Kepolisian, dan BNN, untuk memberantas peredaran narkoba di Indonesia.

“Oleh karena itu, kita harapkan nanti Bea Cukai, Kepolisian, BNN, dan badan-badan atau institusi negara lainnya yang berkaitan dengan masalah ini bisa bersama-sama menjaga Indonesia dari masuknya barang-barang haram tersebut,” katanya kepada wartawan pada Jumat (7 September 2024).

Nasir mengapresiasi operasi gabungan Bea Cukai yang berhasil mengungkap penyelundupan narkotika jenis methamphetamine oleh sindikat internasional asal Malaysia.

Dalam operasi tersebut, tim gabungan berhasil menyita sekitar 106 kilogram sabu dan menangkap tiga tersangka yang berkewarganegaraan India.

Selama periode Juni hingga Juli 2024, Ditresnarkoba Polda Kepulauan Riau telah mengungkap 19 kasus narkotika dan menangkap 25 tersangka.

Akademisi Apresiasi Dedikasi Pegawai Bea Cukai

Akademisi Ilmu Hukum Universitas Trisakti, Azmi Syahputra, menyatakan bahwa Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memiliki peran penting dalam melindungi masyarakat Indonesia dari ancaman narkoba dengan mencegah masuknya barang terlarang tersebut ke dalam negeri.

“Sebagai Ketua Satgas Airport Interdiction Badan Narkotika Nasional (BNN), DJBC memimpin koordinasi antarinstansi di bandara untuk mencegah penyelundupan narkoba,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip oleh INDOPOS.CO.ID pada Minggu (8 September 2024).

Selain itu, Azmi menyampaikan bahwa DJBC juga berperan sebagai anggota Satgas Seaport Interdiction BNN. Untuk memerangi penyelundupan narkoba, DJBC melaksanakan berbagai program yang melibatkan kerja sama dengan lembaga internasional dan nasional seperti WCO, RILO, DEA-AS, AFP Australia, CNB Singapura, UNDOC, BNN, dan Kepolisian Indonesia.

Pengumpulan data intelijen dilakukan melalui Human Intelligence (penyebaran agen, pembangunan jaringan, pengawasan, dan lain-lain) dan Technology Intelligence (penggunaan teknologi informasi, pencarian data melalui internet, dan lain sebagainya).

“Pendekatan ini merupakan bagian penting dari strategi pengamanan negara untuk menjaga stabilitas dan kepentingan nasional dalam arena politik domestik maupun internasional,” tambahnya.

Azmi juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pegawai Bea Cukai yang telah menunjukkan dedikasi dan kinerja optimal.

“Direktorat Jenderal Bea dan Cukai adalah institusi milik publik dan negara yang wajib kita jaga kehormatan serta kewibawaannya,” pungkasnya. (fer)

Tags: Bea CukaiJaringan Internasionalnarkotika

Berita Terkait.

tito
Nasional

Satgas PRR: Realisasi Anggaran Renduk Harus Berdampak Nyata bagi Penyintas Pascabencana

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:02
wamen
Nasional

Wamendagri Wiyagus Dorong Kepala Daerah Terapkan Pembiayaan Kreatif

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:12
Djamari-Chaniago
Nasional

Ruang Digital Tak Boleh Dikuasai Hoaks, Fitnah dan Kebencian

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:09
Menko-Polkam
Nasional

Natuna Jadi Prioritas, Menko Polkam: Kedaulatan Indonesia Bertumpu pada Prajurit Perbatasan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:08
Latsarmil
Nasional

Program KDKMP Tak Boleh Abaikan Keselamatan dan Hak Asasi Peserta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:43
Menko-Polkam
Nasional

Menko Polkam Kutuk Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo, Tegaskan Pelaku Akan Ditindak Tegas

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:22

BERITA POPULER

  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2199 shares
    Share 880 Tweet 550
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    852 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Hasil Piala Dunia: Cukur Swedia 3-0, Prancis Tantang Paraguay di 16 Besar

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Hasil Piala Dunia: Brace Harry Kane Antar Inggris Comeback Spektakuler

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
Pemain-Argentina
Olahraga

Messi Ungkap Kunci Sukses Argentina Singkirkan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026

Editor Juni Armanto
Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:27

INDOPOSCO.ID - Timnas Argentina sukses menumbangkan perlawanan sengit Tanjung Verde dengan skor 3-2 untuk mengamankan tiket babak 16 besar di...

SelengkapnyaDetails
Messi

Atasi Perlawanan Sengit Tanjung Verde 3-2, Argentina Melaju ke Babak 16 Besar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:31
Salah

Bawa Mesir Lolos ke 16 Besar, Salah Ungkap Alasan Pakai Trik Panenka di Babak Tos-tosan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:30
Ramos

Kroasia Gugur di 32 Besar, Zlatko Dalic Ngamuk Sebut Wasit Sangat Buruk

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:08
Pemain-Swiss

Hasil Piala Dunia: Swiss Hentikan Langkah Aljazair dengan Kemenangan Meyakinkan

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:05
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.