• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Akankah Literasi Digital Dapat Mencegah dan Memberantas Judi Online?

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Minggu, 1 September 2024 - 19:53
in Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indeks Litersi Digital Indonesia yaitu 3,54 sebelum meningkat 0,05 poin dari skala 1-5 pada tahun 2022. Peningkatan tersebut merupakan bentuk pemahaman literasi digital pengguna ruang digital di seluruh Indonesia. Walaupun begitu penyalahgunaan ruang digital akibat tidak paham literasi digital marak terjadi. Penyalahgunaan ruang digital tersebut yaitu dengan mengakses dan kecanduan judi online. Jumlah pengguna judi online khususnya pada Provinsi Banten pada tahun 2024 mencapai 150.302 orang dengan nilai transaksi Rp1.022 triliun menurut Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. Hal ini dapat disimpulkan jika masyarakat Indonesia belum sepenuhnya memahami Literasi Digital dengan 4 pilarnya yaitu Keamanan Digital, Kecakapan Digital, Budaya Digital, dan Etika Digital.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengadakan kegiatan Chip In dengan Pondok Kacang Festival bertemakan “Teknologi vs Judi Online: Membangun Kesadaran Digital Yang Sehat” sebagai bentuk respon meningkatkan tingkat Literasi Digital 50 juta masyarakat Indonesia pada tahun 2024 menuju Indonesia #MakinCakapDigital. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada hari Sabtu,  31 Agustus 2024 di Halaman Kantor Kelurahan Pondok Kacang Barat, Kota Tangerang Selatan. Peserta kegiatan Chip In adalah masyarakat umum dan komunitas di wilayah DKI Jakarta dan Banten. Tujuan diadakannya kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman literasi digital khususnya dalam pilar keamanan dan kecakapan digital, serta menekan tingkat pengguna judi online pada masyarakat.

BacaJuga:

P2G: RUU Sisdiknas Belum Futuristik, Kesejahteraan Guru dan Dosen Belum Terjamin

Manajemen Talenta Segera Diterapkan, Menag: Jabatan ASN Kemenag Berdasarkan Kompetensi

DPD RI Kawal Program Perumahan agar Tepat Sasaran, Sultan: Rumah Layak Hak Rakyat

Yunita selaku Lurah Pondok Kacang Barat memulai sesi diskusi Makin Cakap Digital dengan memaparkan materi dari pilar Budaya Digital. Yunita berpendapat bahwa pengunaan judi online dapat merusak kehidupan masyarakat. Bukan hanya mengganggu mental tetapi dapat menguras habis aset yang dimiliki. Cakap digital memang harus, tetapi juga terdapat cakap digital yang buruk yaitu kecanduan judi online.

Mendukung pendapat Yunita, Herman Purba selaku Dosen PJJ Ilmu Komunikasi dan Jawara Internet Sehat Banten menyampaikan materi dari pilar keamanan digital. Herman menjelaskan kemudahan yang didapatkan di ruang digital seperti mengakses informasi dengan lebih mudah dan cepat melalui ruang digital, belajar online, mendapatkan peluang kerja yang semakin luas, dan dapat bergabung dengan komunitas online tersebut memiliki potensi buruk juga jika tidak memahami literasi digital. Judi online merupakan contoh buruk dari penyalahgunaan ruang digital yang tidak memahami literasi digital.

“Smartphone, berarti pengguna yang memakai smartphone juga harus cerdas!” Tutur Herman. Paham literasi digital dapat membuat masyarakat mengetahui bahaya judi online pada keamanan digital yaitu pencurian data pribadi, terjebak pinjaman online, dan resiko kejahatan kriminal.

Diskusi mengenai Teknologi vs Judi Online: Membangun Kesadaran Digital Yang Sehat dilanjutkan oleh Fajar Sidik selaku Podcast Producer yang memaparkan materi dari pilar Kecakapan Digital. Menurut Fajar, judi online tidak akan menambahkan keuntungan malah akan menimbulkan kerugian yang besar.

“Lebih baik bisnis online daripada judi online!” Ujar Fajar. Terdapat contoh akses ruang digital yang bisa menambah keuntungan dan pendapatan yaitu dengan berbisnis online. Ruang Digital sebagai sarana memulai usaha dengan menguasai kemampuan dasar mengakses media digital, mencari dan menyaring informasi untuk menentukan tren dan riset pasar, dan kemudian memanfaatkan informasi yang didapat dengan efektif untuk memulai bisnis.

Sekarang puluhan ribu masyarakat telah cakap digital dan memahami literasi digital. Masyarakat juga sudah menerapkan keamanan digital pada saat mengakses ruang digital.

Kegiatan Chip In ini merupakan salah satu rangkaian untuk meningkatkan program Makin Cakap Digital yang diadakan oleh Kemenkominfo. Adapun informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo Facebook Page dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo.

Tags: judi onlineMakin Cakap DigitalTeknologi

Berita Terkait.

guru
Nasional

P2G: RUU Sisdiknas Belum Futuristik, Kesejahteraan Guru dan Dosen Belum Terjamin

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:27
menag
Nasional

Manajemen Talenta Segera Diterapkan, Menag: Jabatan ASN Kemenag Berdasarkan Kompetensi

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:37
sutan
Nasional

DPD RI Kawal Program Perumahan agar Tepat Sasaran, Sultan: Rumah Layak Hak Rakyat

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:17
Kementerian PPN/Bappenas
Nasional

Indonesia Perkuat Kebijakan Konservasi lewat 4 Dokumen Status Keanekaragaman Hayati

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:16
Karhutla
Nasional

Karhutla Meluas di Sejumlah Daerah, BNPB Ingatkan Risiko Meningkat Akibat Cuaca Kering

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:44
Prabowo
Nasional

Prabowo Dorong Pelayanan Publik Harus Masuk ke Genggaman, Bukan Lagi Antrean Panjang

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:04

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3180 shares
    Share 1272 Tweet 795
  • Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12558 shares
    Share 5023 Tweet 3140
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1413 shares
    Share 565 Tweet 353
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2882 shares
    Share 1153 Tweet 721
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2747 shares
    Share 1099 Tweet 687
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.