• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Koalisi Gemuk Bak Dua Sisi Mata Uang, Pengamat: Ini Berbahaya Bagi Demokrasi

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Minggu, 18 Agustus 2024 - 15:15
in Politik
parpolco

Ilustrasi atribut partai politik. Foto: dokumen indopos.co.id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Praktik koalisi gemuk diperlihatkan partai-partai politik (Parpol) menjelang pelaksanaan pemilu kepala daerah (Pilkada) di Jakarta. Bahkan disinyalir praktik ini terjadi di sejumlah Pilkada di daerah lainnya.

Sebelumnya, praktik ini sudah disuguhkan saat pemilu presiden (Pilpres) Februari lalu. “Ini kabar buruk bagi demokrasi kita, tapi juga kabar baik untuk stabilitas politik di Indonesia,” ujar Pengamat Politik Agung Baskoro di Jakarta, Minggu (18/8/2024).

BacaJuga:

Milad ke-24 PKS Jadi Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi

Bangun Ekosistem Ekonomi Kawasan, Ketua DPD RI: Sumbagsel Miliki Fondasi dan Potensi Besar

RUU Pemilu, Golkar Bidik Parliamentary Threshold Ideal 4-6 Persen Demi Demokrasi Berkualitas

Sebab, dikatakan Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis ini, praktik tersebut akan menghambat aspirasi masyarakat. Sebab, semua Parpol merapat ke pemerintahan.

“Jadi aspirasi publik bisa nomor 2, yang utama mengakomodasi kepentingan-kepentingan elit,” katanya.

Pada kondisi tersebut, menurut dia, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) harus melakukan oposisi secara substantif. Dengan mengorganisir aspirasi-aspirasi masyarakat.

“Dengan begitu publik tidak hanya tahu wacana-wacana yang tidak sekedar sepakat (iya) dari pemerintah saja,” terangnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk berperan aktif melakukan monitoring. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terkait pemerintahan.

“Ini penting, agar tidak ada penyalahgunaan kekuasaan. Dan ini bisa membahayakan bangsa kita,” tegasnya. (nas)

Tags: demokrasiKoalisi GemukPengamat

Berita Terkait.

Milad ke-24 PKS Jadi Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi
Politik

Milad ke-24 PKS Jadi Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi

Minggu, 26 April 2026 - 21:36
sutan
Politik

Bangun Ekosistem Ekonomi Kawasan, Ketua DPD RI: Sumbagsel Miliki Fondasi dan Potensi Besar

Minggu, 26 April 2026 - 14:14
Ahmad-Doli-Kurnia-Tandjung
Politik

RUU Pemilu, Golkar Bidik Parliamentary Threshold Ideal 4-6 Persen Demi Demokrasi Berkualitas

Rabu, 22 April 2026 - 12:07
I-Nyoman-Parta
Politik

DPR Desak Aturan Turunan UU PPRT: Jangan Mengulang Kesalahan!

Rabu, 22 April 2026 - 11:26
Abdul-Fikri-Faqih
Politik

Revisi UU Sisdiknas, DPR RI Dukung Pembagian Peran PTN dan PTS

Rabu, 22 April 2026 - 09:34
Teddy Berburu Buku Bekas di Blok M, Pengamat: Merawat Citra, Strategi Senyap Pejabat di Era Digital
Politik

Teddy Berburu Buku Bekas di Blok M, Pengamat: Merawat Citra, Strategi Senyap Pejabat di Era Digital

Rabu, 22 April 2026 - 07:54

BERITA POPULER

  • kartinian

    Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    924 shares
    Share 370 Tweet 231
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Unggah Foto Wajah Burung, Instagram Lee Jong Suk Picu Spekulasi Hubungan dengan IU

    685 shares
    Share 274 Tweet 171
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.