• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kementan Tekankan Pentingnya Optimalisasi Pompanisasi di Jatim

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 15 Agustus 2024 - 21:22
in Nasional
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Dirjen PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) Andi Nur Alam Syah dalam Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Pertambahan Areal Tanam (PAT) Provinsi Jawa Timur (Jatim), di Surabaya. (Antara)

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Dirjen PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) Andi Nur Alam Syah dalam Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Pertambahan Areal Tanam (PAT) Provinsi Jawa Timur (Jatim), di Surabaya. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Dirjen PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) Andi Nur Alam Syah menekankan pentingnya optimalisasi pompanisasi di Jawa Timur (Jatim), dalam memitigasi potensi krisis pangan.

“Mitigasi harus tetap kita lakukan. Saya mau pompa yang sudah tersalur sebanyak 4.652 unit harus dipastikan sudah dipasang dan sudah termanfaatkan,” kata Andi dalam keterangan, di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis (15/8/2024).

BacaJuga:

Kemendagri Jalin Sinergi dengan KPK Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Daerah

Pelayanan Publik Masuk Babak Baru, GNPP Usung Konsep Omni-Channel dan Digital

Kemenkop Tekankan Peran Strategis Manajer dalam Menentukan Keberhasilan KDKMP, Bukan Sekadar Modal

Dirjen PSP menekankan hal itu dalam Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Pertambahan Areal Tanam (PAT) Provinsi Jatim yang dilaksanakan di Surabaya.

Rapat tersebut dihadiri seluruh kepala Dinas Pertanian kabupaten, Satgas Antisipasi Darurat Pangan serta Dandim se-Jatim.

“Kementerian Pertanian tancap gas dalam menyukseskan program pompanisasi untuk memastikan ketersediaan pangan,” ujarnya.

Lebih lanjut Andi menuturkan bahwa pihaknya melakukan koordinasi dalam rangka percepatan program pompanisasi di Dinas Pertanian Provinsi Jatim.

Dia mengungkapkan bahwa pemerintah melalui Kementan berkomitmen untuk memperkuat antisipasi krisis pangan melalui percepatan program pompanisasi. Pemantauan intensif dilakukan pada daerah dengan realisasi rendah untuk memastikan pelaksanaan program secara optimal.

“Kami secara intensif memantau daerah-daerah yang masih rendah realisasi kegiatannya untuk memastikan program ini dilaksanakan dengan optimal,” ujarnya pula.

PAT melalui pompanisasi, kata Andi, dilakukan untuk lahan sawah yang masih dapat ditingkatkan Indeks Pertanaman (IP)-nya, yaitu dari IP 0 menjadi IP 100, IP 100 menjadi IP 200 atau IP 200 menjadi IP 300.

Andi menekankan bahwa keseriusan dalam program pompanisasi harus menjadi atensi, pasalnya pemerintah telah menginvestasikan triliunan rupiah uang dari pajak untuk program tersebut.

Menurutnya, jika program tersebut tidak berdampak pada ketahanan pangan, investasi tersebut akan sia-sia. Oleh karena itu, harus terus didorong dan memperbaiki hambatan agar pelaksanaan program dapat berjalan maksimal.

“Dan itu kami sinergikan program-program kita yang dari Jakarta. Semoga cita-cita Pak Menteri (Pertanian Andi Amran Sulaiman), cita-cita Pak Presiden (Joko Widodo) bahwa dalam tiga tahun ke depan kita kembali swasembada (pangan),” kata Andi pula.

Ia berharap dengan adanya koordinasi dan kolaborasi, perluasan areal tanam melalui pompanisasi dapat terwujud dalam rangka mendorong ketahanan pangan nasional.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya pemenuhan pangan bagi 280 juta penduduk Indonesia melalui langkah strategis yang mencakup perluasan areal tanam (PAT) dengan optimasi lahan, pompanisasi, dan tumpang sisip padi gogo.

Dalam upaya itu, Mentan meminta seluruh jajaran, terutama di tingkat provinsi dan kabupaten, untuk turun langsung ke lapangan.

“Sekali lagi teman-teman singsingkan lengan kita, saatnya kita siaga penuh karena di depan ada di titik yang sangat kritis. Aku minta tolong tidak ada tanggal merah bagi jajaran Kementan,” ujar Mentan itu pula. (dam)

Tags: jatimKementanPompanisasi

Berita Terkait.

to
Nasional

Kemendagri Jalin Sinergi dengan KPK Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Daerah

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:12
rini
Nasional

Pelayanan Publik Masuk Babak Baru, GNPP Usung Konsep Omni-Channel dan Digital

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:02
kopdes
Nasional

Kemenkop Tekankan Peran Strategis Manajer dalam Menentukan Keberhasilan KDKMP, Bukan Sekadar Modal

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:36
sekjen
Nasional

Sekjen Kemendagri Ajak Pejabat Baru Tinggalkan Pola Kerja Berulang dan Hadirkan Inovasi Nyata

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:24
tito
Nasional

Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:27
Penghargaan
Nasional

Wuling Air ev Kembali Raih Pengakuan, Dinobatkan sebagai Best Brand City Car Listrik di SBBI Awards 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:09

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3197 shares
    Share 1279 Tweet 799
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1415 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1370 shares
    Share 548 Tweet 343
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2840 shares
    Share 1136 Tweet 710
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.