• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Ini Kata Pengamat Soal PDIP Berpeluang Usung Anies di Pilkada DKI Jakarta

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 10 Agustus 2024 - 10:55
in Politik
Anies Baswedan. Foto: Istimewa

Anies Baswedan. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) santer dikabarkan berpeluang mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, setelah PKS secara terbuka meninggalkan dukungannya demi bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Menurut pengamat politik Universitas Al Azhar Ujang Komaruddin, jika wacana PDIP dan Anies Baswedan bekerjasama di Pilkada Jakarta akan sulit terwujud.

BacaJuga:

E-Voting Belum Mendesak, Leilsator Komisi II Dorong E-Counting untuk Percepat Penghitungan Suara

“Kemesraan” Prabowo dengan Megawati dan Jokowi Turun Gunung, Pengamat: Pemain Utama Politik Mulai Menentukan Posisi

Bawaslu Ingin Penguatan Tata Kelola Digital Pemilu 2027, Komisi II: Tangkal Disinformasi

Sebab, PDIP tidak punya kursi cukup mengantarkan Anies berlayar kembali bersaing berebut kursi “Jakarta 1”.

“Seandainya jika PDIP mengusung Anies kan kursinya kurang dan berat. Sehingga tidak bisa berlayar,” kata Ujang kepada wartawan, Sabtu (10/8/2024).

Menurutnya, sah-sah saja jika Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memberikan pesan kalau partainya membuka peluang Anies maju. Namun, PDIP harus belajar dari PKS yang punya kursi terbanyak di Jakarta berat maju sendiri.

“Apa disampaikan Hasto soal Anies sah saja. Kan realitanya sekarang PDIP kekurangan kursi dan PKS saja punya kursi banyak tak bisa sendirian,” ucap Ujang.

Jika PDIP mau ngotot maju melawan parpol KIM akan sangat berat. Pasalnya, parpol KIM saat ini sudah sangat kuat. Apalagi ditambah jika PKS, PKB maupun NasDem jadi bergabung.

PDIP harus mulai berpikir panjang, karena jika peluang mereka selain di Jakarta harus memikirkan peluang di Pilkada daerah lainnya. Seperti Banten, Jawa Tengah, Sumatera Utara yang semua daerah itu sudah diplot calon dari parpol KIM.

“Kalau saya yakin PDIP tidak akan mendapatkan kawan koalisi di manapun, seperti halnya di Banten yang akhirnya Airin Rachmy Diani tidak akan dicalonkan karena Golkar bakal ke Andra Soni dan PDIP akan ditinggal sendirian sama hal seperti di Jateng maupun Sumut,” nilainya.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah memiliki darah merah seperti warna kebesaran PDIP. Hal itu diutarakan saat ditanya soal peluang PDIP mengusung Anies Pilkada DKI Jakarta 2024.

“Ya darahnya sudah merah,” ucap Hasto terpisah baru-baru ini.

Di sisi lain, Hasto menyanjung nama Ridwan Kamil. Menurutnya, mantan gubernur Jawa Barat itu merupakan sosok yang mempunyai wawasan dan sangat historikal.

“Ya kalau Pak RK ini kan juga punya wawasan dan kesadaran historis yang bagus. Di Jawa Barat kan mencatat bagaimana dia juga menggelorakan Bung Karno ini sebagai bapak bangsa ini dengan monumen-monumen Bung Karno yang beliau buat,” ucap Hasto. (dan)

Tags: Anies BaswedanPDI PerjuanganPDIPPilgub JakartaPilkada Jakarta

Berita Terkait.

Pasca-Kebakaran Kemayoran: 679 Orang Mengungsi, Anak dan Bumil Diutamakan
Politik

E-Voting Belum Mendesak, Leilsator Komisi II Dorong E-Counting untuk Percepat Penghitungan Suara

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:04
“Kemesraan” Prabowo dengan Megawati dan Jokowi Turun Gunung, Pengamat: Pemain Utama Politik Mulai Menentukan Posisi
Politik

“Kemesraan” Prabowo dengan Megawati dan Jokowi Turun Gunung, Pengamat: Pemain Utama Politik Mulai Menentukan Posisi

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:04
Habiburokhman: Kritik Dino Patti Djalal Kurang Konstruktif dan Minim Dasar Faktual
Politik

Bawaslu Ingin Penguatan Tata Kelola Digital Pemilu 2027, Komisi II: Tangkal Disinformasi

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:32
Dukung Sanksi “Blacklist” Politik Uang, Komisi II: Pelaku Harus Dilarang Ikut Pemilu Berikutnya
Politik

Dukung Sanksi “Blacklist” Politik Uang, Komisi II: Pelaku Harus Dilarang Ikut Pemilu Berikutnya

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:31
kpu
Politik

Fraksi PKB Pastikan Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan Masuk Revisi UU Pemilu

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:33
Iduladha 1447 Hijriah, DPP AMPI Gerakkan Solidaritas Pemuda Lewat Penyaluran Kurban Sapi
Politik

Iduladha 1447 Hijriah, DPP AMPI Gerakkan Solidaritas Pemuda Lewat Penyaluran Kurban Sapi

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:45

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3515 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    992 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    949 shares
    Share 380 Tweet 237
  • Dandhy Laksono Bongkar Sosok “Backing” di Balik Film Sexy Killers hingga Pesta Babi

    944 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.