• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

YMIE Optimalkan Potensi Industri Game

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 8 Agustus 2024 - 21:31
in Ekonomi
Ketua Umum Yayasan Masyarakat Indonesia Emas (YMIE) Marsudi Wahyu Kisworo, saat pembukaan seminar industri game di Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah, pada Rabu (7/8/2024).Foto: Dokumen YMIE

Ketua Umum Yayasan Masyarakat Indonesia Emas (YMIE) Marsudi Wahyu Kisworo, saat pembukaan seminar industri game di Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah, pada Rabu (7/8/2024).Foto: Dokumen YMIE

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum Yayasan Masyarakat Indonesia Emas (YMIE) Marsudi Wahyu Kusworo menuturkan industri game memiliki potensi yang besar untuk Indonesia dan salah satu pilar penunjang ekonomi digital.

“Industri game ini punya potensi yang sangat besar di Indonesia, karena bangsa Indonesia sangat kreatif, punya ide bermacam-macam. Kalau bisa game yang juga mengekspor budaya bangsa ke luar negeri, sehingga bangsa-bangsa luar tahu budaya Indonesia melalui game,” kata Marsudi dalam seminar industri game di Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah, Rabu (7/8/2024).

BacaJuga:

PHR dan Pertamina EP Sepakati Pasokan Gas 30 BBTUD untuk Dukung Produksi WK Rokan

Dekarbonisasi Industri Dipercepat, PHE dan ExxonMobil Lanjutkan Pengembangan CCS Raksasa

PHR Percepat Pemulihan 250 Lokasi Tanah Terkontaminasi Minyak di Riau

Seminar ini diadakan untuk menepis stigma negatif para orang tua dan guru soal game serta mempersiapkan generasi muda menghadapi abad emas Indonesia.

“Nilai pasarnya tahun 2023 kemarin mencapai Rp5,6 triliun memang masih kecil karena sebagian besar game di Indonesia dikuasai oleh pemain-pemain asing,” imbuhnya.

“Saya pesankan bahwa industri game ke depan sekarang kan banyak orang tua atau guru yang mengatakan kalau game itu merusak, ini harus diubah menjadi game bermanfaat untuk pendidikan, bermanfaat untuk membangun patriotisme dan nasionalisme,” tambahnya.

Menurut Rektor Universitas Pancasila ini, para game developer harus mulai mengembangkan konten video game yang bermanfaat dan menjadi sarana pembelajaran. Di dunia pendidikan, mulai populer istilah gamifikasi (gamification) yaitu pembelajaran yang dilakukan secara menyenangkan karena mempergunakan teknik-teknik bermain game dalam pembelajaran.

“Untuk itu, game buatan Indonesia justru harus meningkatkan pengalaman pembelajaran (learning expwrience), membentuk sikap mental positif, mempererat persatuan bangsa dengan menumbuhkan patriotisme, membentuk sikap peri kemanusiaan, toleransi, serta menghargai keanekaragaman,” ungkap Marsudi.

Ia mengatakan, industri game bisa menjadi sarana ekspor budaya Indonesia seperti negara maju di dunia. Bukan malah membawa budaya asing kepada bangsa Indonesia.

“Bangsa Indonesia dengan ribuan suku bangsanya memiliki tabungan budaya yang sangat besar dan bervariasi. Ini menjadi tantangan bagi para talent video game untuk mengekspor budaya luhur Indonesia,” ujar Marsudi yang juga Anggota Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Dia mengungkapkan, industri game memerlukan ekosistem yang melibatkan berbagai pelaku, pemangku kepentingan, dan sumberdaya.

“Kolaborasi antar komponen merupakan kunci sukses pembangunan industri game yang tidak hanya bermanfaat secara ekonomi, tapi juga bermanfaat untuk manusia dan kemanusiaan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Ekonomi Digital Kementerian Komunikasi dan Informatika Bonifasius Wahyu Pudjianto, sangat mendukung seluruh kegiatan yang dilakukan. Sehingga bisa mendorong inovator untuk menciptakan game yang produktif dan bersifat edukatif.

“Saat ini sebagai informasi, baselinenya empat persen kontribusinya pada produk domestik Bruno (PDB). 2045 target kita ekonomi digital mencapai 19 persen, Artinya gapnya ada 15 persen, tapi itu untuk 20 tahun ke depan,” ucap Bonifasius.

Sekadar diketahui, seminar industri game ini didukung oleh Telkom Indonesia, Pos Indonesia, dan beberapa perusahaan lainnya, termasuk Cygames, salah satu video game besar dari Jepang, dan diikuti oleh ratusan video game developer dari berbagai kota, di Solo.

Turut hadir dalam cara tersebut, Ketua Indonesia Esports Association (IESPA) RM Ibnu Riza Pradipto, Direktur Utama PT Pos Indonesia Faizal R. Djoemadi, dan CEO Nuon Aris Sudewo. (ibs)

Tags: industri gameMarsudi Wahyu KusworoYayasan Masyarakat Indonesia EmasYMIE

Berita Terkait.

Dekarbonisasi Industri Dipercepat, PHE dan ExxonMobil Lanjutkan Pengembangan CCS Raksasa
Ekonomi

PHR dan Pertamina EP Sepakati Pasokan Gas 30 BBTUD untuk Dukung Produksi WK Rokan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:08
Dekarbonisasi Industri Dipercepat, PHE dan ExxonMobil Lanjutkan Pengembangan CCS Raksasa
Ekonomi

Dekarbonisasi Industri Dipercepat, PHE dan ExxonMobil Lanjutkan Pengembangan CCS Raksasa

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:06
Fondasi Digital dan Talenta Jadi Kunci Daya Saing Manufaktur Indonesia
Ekonomi

PHR Percepat Pemulihan 250 Lokasi Tanah Terkontaminasi Minyak di Riau

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:39
Fondasi Digital dan Talenta Jadi Kunci Daya Saing Manufaktur Indonesia
Ekonomi

Fondasi Digital dan Talenta Jadi Kunci Daya Saing Manufaktur Indonesia

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:07
Pelatihan
Ekonomi

PGN Dorong Pertumbuhan UMKM Inklusif lewat Pembinaan dan Mentoring Intensif

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:18
PGTC 2026 Jadi Ajang Edukasi Carbon Trading, Pertamina NRE Bidik Generasi Muda Peduli Iklim
Ekonomi

PGTC 2026 Jadi Ajang Edukasi Carbon Trading, Pertamina NRE Bidik Generasi Muda Peduli Iklim

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:08

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2828 shares
    Share 1131 Tweet 707
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1272 shares
    Share 509 Tweet 318
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1030 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Hunian Layak untuk Semua, Fahri Hamzah Luncurkan Gagasan Swasembada Papan 2045

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    752 shares
    Share 301 Tweet 188
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.