• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

YMIE Optimalkan Potensi Industri Game

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 8 Agustus 2024 - 21:31
in Ekonomi
Ketua Umum Yayasan Masyarakat Indonesia Emas (YMIE) Marsudi Wahyu Kisworo, saat pembukaan seminar industri game di Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah, pada Rabu (7/8/2024).Foto: Dokumen YMIE

Ketua Umum Yayasan Masyarakat Indonesia Emas (YMIE) Marsudi Wahyu Kisworo, saat pembukaan seminar industri game di Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah, pada Rabu (7/8/2024).Foto: Dokumen YMIE

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum Yayasan Masyarakat Indonesia Emas (YMIE) Marsudi Wahyu Kusworo menuturkan industri game memiliki potensi yang besar untuk Indonesia dan salah satu pilar penunjang ekonomi digital.

“Industri game ini punya potensi yang sangat besar di Indonesia, karena bangsa Indonesia sangat kreatif, punya ide bermacam-macam. Kalau bisa game yang juga mengekspor budaya bangsa ke luar negeri, sehingga bangsa-bangsa luar tahu budaya Indonesia melalui game,” kata Marsudi dalam seminar industri game di Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah, Rabu (7/8/2024).

BacaJuga:

Teknologi Jadi Andalan Samator, Filling Station Baru Perkuat Ekosistem Industri Batam

BPDP Ajak Media Lihat Langsung Kontribusi Sawit bagi Perekonomian Nasional

Mazda Buka Babak Baru di Indonesia, 3 Model Anyar Meluncur di GIIAS 2026

Seminar ini diadakan untuk menepis stigma negatif para orang tua dan guru soal game serta mempersiapkan generasi muda menghadapi abad emas Indonesia.

“Nilai pasarnya tahun 2023 kemarin mencapai Rp5,6 triliun memang masih kecil karena sebagian besar game di Indonesia dikuasai oleh pemain-pemain asing,” imbuhnya.

“Saya pesankan bahwa industri game ke depan sekarang kan banyak orang tua atau guru yang mengatakan kalau game itu merusak, ini harus diubah menjadi game bermanfaat untuk pendidikan, bermanfaat untuk membangun patriotisme dan nasionalisme,” tambahnya.

Menurut Rektor Universitas Pancasila ini, para game developer harus mulai mengembangkan konten video game yang bermanfaat dan menjadi sarana pembelajaran. Di dunia pendidikan, mulai populer istilah gamifikasi (gamification) yaitu pembelajaran yang dilakukan secara menyenangkan karena mempergunakan teknik-teknik bermain game dalam pembelajaran.

“Untuk itu, game buatan Indonesia justru harus meningkatkan pengalaman pembelajaran (learning expwrience), membentuk sikap mental positif, mempererat persatuan bangsa dengan menumbuhkan patriotisme, membentuk sikap peri kemanusiaan, toleransi, serta menghargai keanekaragaman,” ungkap Marsudi.

Ia mengatakan, industri game bisa menjadi sarana ekspor budaya Indonesia seperti negara maju di dunia. Bukan malah membawa budaya asing kepada bangsa Indonesia.

“Bangsa Indonesia dengan ribuan suku bangsanya memiliki tabungan budaya yang sangat besar dan bervariasi. Ini menjadi tantangan bagi para talent video game untuk mengekspor budaya luhur Indonesia,” ujar Marsudi yang juga Anggota Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Dia mengungkapkan, industri game memerlukan ekosistem yang melibatkan berbagai pelaku, pemangku kepentingan, dan sumberdaya.

“Kolaborasi antar komponen merupakan kunci sukses pembangunan industri game yang tidak hanya bermanfaat secara ekonomi, tapi juga bermanfaat untuk manusia dan kemanusiaan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Ekonomi Digital Kementerian Komunikasi dan Informatika Bonifasius Wahyu Pudjianto, sangat mendukung seluruh kegiatan yang dilakukan. Sehingga bisa mendorong inovator untuk menciptakan game yang produktif dan bersifat edukatif.

“Saat ini sebagai informasi, baselinenya empat persen kontribusinya pada produk domestik Bruno (PDB). 2045 target kita ekonomi digital mencapai 19 persen, Artinya gapnya ada 15 persen, tapi itu untuk 20 tahun ke depan,” ucap Bonifasius.

Sekadar diketahui, seminar industri game ini didukung oleh Telkom Indonesia, Pos Indonesia, dan beberapa perusahaan lainnya, termasuk Cygames, salah satu video game besar dari Jepang, dan diikuti oleh ratusan video game developer dari berbagai kota, di Solo.

Turut hadir dalam cara tersebut, Ketua Indonesia Esports Association (IESPA) RM Ibnu Riza Pradipto, Direktur Utama PT Pos Indonesia Faizal R. Djoemadi, dan CEO Nuon Aris Sudewo. (ibs)

Tags: industri gameMarsudi Wahyu KusworoYayasan Masyarakat Indonesia EmasYMIE

Berita Terkait.

samator
Ekonomi

Teknologi Jadi Andalan Samator, Filling Station Baru Perkuat Ekosistem Industri Batam

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:05
zaid
Ekonomi

BPDP Ajak Media Lihat Langsung Kontribusi Sawit bagi Perekonomian Nasional

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:16
Mazda
Ekonomi

Mazda Buka Babak Baru di Indonesia, 3 Model Anyar Meluncur di GIIAS 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:06
Atrai
Ekonomi

Daihatsu Sambut GIIAS 2026 dengan Booth Bertema Kemudahan dan Ragam Inovasi

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:05
Mitsubishi
Ekonomi

Mitsubishi New Xforce HEV Resmi Meluncur di GIIAS 2026, Hybrid Pertama Produksi Lokal

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:04
iCar
Ekonomi

iCAR V27 Resmi Meluncur di GIIAS 2026, SUV REEV Tangguh dengan Jarak Tempuh Lebih dari 1.200 Km

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:23

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1438 shares
    Share 575 Tweet 360
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3063 shares
    Share 1225 Tweet 766
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.