• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Fondasi Digital dan Talenta Jadi Kunci Daya Saing Manufaktur Indonesia

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:07
in Ekonomi
Proses transformasi digital dengan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan komputasi. Foto: Freepik

Proses transformasi digital dengan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan komputasi. Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Transformasi digital kini menjadi penentu utama daya saing industri manufaktur Indonesia di tengah ketatnya persaingan global, perubahan rantai pasok, serta meningkatnya kebutuhan efisiensi operasional. Namun, di balik maraknya pembahasan soal kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi, banyak perusahaan dinilai masih menghadapi persoalan mendasar berupa sistem operasional yang belum terintegrasi.

Epicor menilai fondasi digital yang kuat serta kesiapan talenta menjadi faktor krusial dalam menentukan masa depan manufaktur Indonesia.

BacaJuga:

Setahun di Indonesia, Mitsubishi Destinator Tembus Produksi 55 Ribu Unit

Isu Dana Rp17 Miliar Memanas, BTN Siapkan Somasi dan Ungkap Fakta Sebenarnya

Jaga Ekosistem Pesisir, NNA Gandeng Dus Duk Duk Tanam 525 Bakau di Pulau Pari

Vice President Asia Epicor, Vincent Tang, mengatakan transformasi digital tidak cukup hanya dipahami sebagai adopsi teknologi baru, melainkan bagaimana perusahaan membangun sistem operasional yang terhubung dan siap menghadapi perubahan bisnis jangka panjang.

“Saat ini banyak perusahaan langsung berbicara mengenai AI dan otomatisasi, padahal fondasi dasarnya belum tentu siap. Yang sering terlupakan adalah bagaimana perusahaan memastikan data, proses bisnis, dan operasional mereka sudah terhubung dengan baik,” ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (23/5/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut masih banyak ditemukan di sektor manufaktur Indonesia. Tidak sedikit perusahaan yang masih menggunakan sistem berbeda di setiap divisi sehingga data produksi, inventori, pembelian, hingga keuangan tidak saling terkoneksi.

Akibatnya, perusahaan kesulitan memperoleh gambaran operasional secara real-time dan pengambilan keputusan bisnis menjadi lebih lambat.

“Ketika data tidak terhubung, perusahaan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengonsolidasikan informasi. Dalam banyak kasus, saat data sudah selesai dikumpulkan, momentum untuk mengambil keputusan justru sudah terlewat,” kata Vincent.

Dia menjelaskan, peran sistem Enterprise Resource Planning (ERP) modern kini semakin strategis karena mampu menjadi pusat integrasi seluruh operasional perusahaan.

Melalui ERP modern, berbagai fungsi bisnis seperti penjualan, produksi, rantai pasok, inventori, hingga distribusi dapat dihubungkan dalam satu platform sehingga perusahaan memiliki visibilitas operasional yang lebih menyeluruh dan berbasis data.

Menurut Vincent, kebutuhan integrasi tersebut menjadi semakin penting di tengah perubahan lanskap manufaktur global, termasuk perpindahan basis produksi dari Tiongkok ke sejumlah negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Vietnam, dan Thailand.

“Indonesia memiliki peluang yang sangat besar karena sektor manufakturnya merupakan salah satu yang terbesar di Asia Tenggara. Namun, untuk bisa bersaing secara global, perusahaan perlu membangun operasional yang lebih agile dan terintegrasi,” ungkapnya.

Vincent juga menekankan teknologi seharusnya dipandang sebagai pendukung bisnis, bukan tujuan utama transformasi digital.

“AI memang transformatif, tetapi nilai utamanya adalah bagaimana teknologi tersebut membantu manusia membuat keputusan lebih baik dan lebih cepat,” jelasnya.

Selain AI, penggunaan teknologi berbasis cloud juga dinilai semakin penting dalam mendukung fleksibilitas operasional industri manufaktur modern. Sistem cloud memungkinkan perusahaan mengakses data lintas lokasi secara real-time sekaligus mendukung integrasi teknologi lain seperti Internet of Things (IoT) dan otomatisasi mesin produksi.

Meski demikian, Vincent mengingatkan transformasi digital bukan proses instan. Modernisasi perlu dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan operasional dan sumber daya manusia.

“Modernisasi bukan proses satu kali. Ini adalah perjalanan bertahap yang harus menyeimbangkan inovasi dengan keberlangsungan operasional perusahaan,” terangnya.

Selain teknologi, Vincent menilai faktor manusia atau talenta digital menjadi elemen yang tidak kalah penting dalam transformasi manufaktur nasional.

Menurutnya, Indonesia memiliki keunggulan dari sisi jumlah tenaga kerja, namun tantangan berikutnya adalah memastikan tenaga kerja tersebut siap menghadapi industri yang semakin berbasis data dan digital.

“Skala tenaga kerja bukan lagi satu-satunya faktor. Pertanyaannya sekarang adalah apakah tenaga kerja tersebut siap bekerja di lingkungan manufaktur yang semakin digital, cepat berubah, dan berbasis data,” ujarnya.

Vincent melihat adanya perkembangan positif melalui semakin kuatnya kolaborasi antara dunia industri dan institusi pendidikan dalam menyiapkan talenta digital masa depan.

Menurutnya, mahasiswa tidak lagi cukup hanya memahami teori, tetapi juga perlu dibekali pengalaman langsung terhadap sistem industri dan tantangan nyata di lapangan.

Selain kemampuan teknis, perusahaan juga mulai semakin memperhatikan kemampuan komunikasi, adaptasi, dan problem solving sebagai bagian penting dalam proses transformasi digital.

“Teknologi secanggih apa pun tetap membutuhkan manusia yang mampu memahami, mengimplementasikan, dan menyelaraskannya dengan kebutuhan bisnis perusahaan,” jelasnya.

Vincent turut mengapresiasi dukungan pemerintah melalui berbagai inisiatif seperti Making Indonesia 4.0 yang dinilai membantu mempercepat transformasi industri nasional melalui penguatan infrastruktur digital dan kolaborasi lintas sektor.

Menurutnya, masa depan manufaktur Indonesia tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga kemampuan seluruh ekosistem industri dalam membangun kolaborasi jangka panjang.

“Transformasi manufaktur bukan hanya soal teknologi. Ini tentang bagaimana membangun ekosistem yang mampu mendukung daya saing industri Indonesia dalam jangka panjang,” tutup Vincent. (rmn)

Tags: AIartificial intelligenceEpicormanufakturTransformasi Digital

Berita Terkait.

Jaga Ekosistem Pesisir, NNA Gandeng Dus Duk Duk Tanam 525 Bakau di Pulau Pari
Ekonomi

Setahun di Indonesia, Mitsubishi Destinator Tembus Produksi 55 Ribu Unit

Jumat, 11 September 2026 - 12:08
Isu Dana Rp17 Miliar Memanas, BTN Siapkan Somasi dan Ungkap Fakta Sebenarnya
Ekonomi

Isu Dana Rp17 Miliar Memanas, BTN Siapkan Somasi dan Ungkap Fakta Sebenarnya

Jumat, 11 September 2026 - 10:09
Jaga Ekosistem Pesisir, NNA Gandeng Dus Duk Duk Tanam 525 Bakau di Pulau Pari
Ekonomi

Jaga Ekosistem Pesisir, NNA Gandeng Dus Duk Duk Tanam 525 Bakau di Pulau Pari

Jumat, 11 September 2026 - 07:57
Jaga Ekosistem Pesisir, NNA Gandeng Dus Duk Duk Tanam 525 Bakau di Pulau Pari
Ekonomi

BTN Bidik Kredit Non-Perumahan 30 Persen pada 2030 Lewat Strategi Beyond Mortgage

Jumat, 11 September 2026 - 06:16
Tekan Ikan Terbuang hingga 20 Persen, Rantai Dingin Portable Jadi Kunci Ekosistem KNMP
Ekonomi

Tekan Ikan Terbuang hingga 20 Persen, Rantai Dingin Portable Jadi Kunci Ekosistem KNMP

Kamis, 10 September 2026 - 19:58
Kemenkop Dorong Industri Kulit Garut Naik Kelas Lewat Koperasi
Ekonomi

Kemenkop Dorong Industri Kulit Garut Naik Kelas Lewat Koperasi

Kamis, 10 September 2026 - 19:24

OLAHRAGA

Hasil Liga Champions: Bayern-MU Menang Telak, Como Ukir Debut Manis
Olahraga

Hasil Liga Champions: Bayern-MU Menang Telak, Como Ukir Debut Manis

Editor Ali Rachman
Jumat, 11 September 2026 - 08:50

INDOPOSCO.ID – Matchday pertama fase liga Liga Champions 2026/2027 ditutup dengan pesta gol dan sejumlah kejutan. Enam pertandingan yang berlangsung...

SelengkapnyaDetails
Esports Indonesia Bidik Emas di Asian Games 2026, 8 Nomor Siap Tempur

Esports Indonesia Bidik Emas di Asian Games 2026, 8 Nomor Siap Tempur

Jumat, 11 September 2026 - 02:21
lc

Hasil Liga Champions: PSG-Barca Berpesta, Liverpool Bangkit di Anfield

Kamis, 10 September 2026 - 10:50
bowo

Asian Games 2026: Selain Bonus Menggiurkan, Prabowo Janjikan Karier Atlet Berprestasi Dipacu

Kamis, 10 September 2026 - 10:30
persija

Persija Pastikan Jamu Persib di SUGBK Akhir Pekan Ini, Jakmania Auto Happy

Kamis, 10 September 2026 - 07:07

BERITA POPULER

  • bc3

    Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    828 shares
    Share 331 Tweet 207
  • Tekan Ikan Terbuang hingga 20 Persen, Rantai Dingin Portable Jadi Kunci Ekosistem KNMP

    644 shares
    Share 258 Tweet 161
  • Bea Cukai Kediri Amankan 804 Ribu Batang Rokok Ilegal yang Disembunyikan di Balik Karung Garam

    644 shares
    Share 258 Tweet 161
  • Melanjutkan Amanah Nahdliyyin Betawi: dari Muktamar 1933 Batavia Menuju Jakarta Kota Global

    644 shares
    Share 258 Tweet 161
  • Hasil Liga Champions: Bayern-MU Menang Telak, Como Ukir Debut Manis

    638 shares
    Share 255 Tweet 160
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.