• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

MenKopUKM Dukung Industri Perbankan Ciptakan Ekosistem Bisnis bagi Kemajuan UMKM

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 7 Agustus 2024 - 21:49
in Ekonomi
tenco

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat memberikan opening speech dalam BCA UMKM Fest 2024 yang selenggarakan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) di Jakarta, Rabu (7/8/2024). (Dok. KemenKopUKM)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mendukung industri perbankan tak hanya memberikan pembiayaan atau kredit ke UMKM, tetapi juga menjadi enabler (fasilitator) pembangun ekosistem bisnis bagi UMKM, termasuk menyediakan pasar hingga mendorong UMKM menjadi bagian dari rantai pasok industri.

“Karena UMKM di Indonesia ini, rata-rata bersifat mandiri sehingga masih sulit untuk masuk menjadi bagian dari suppy chain industri. UMKM di Korea Selatan misalnya, mereka tidak takut tak dapat pembiayaan karena mereka sudah menjadi bagian dari industri,” ucap Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat memberikan opening speech dalam BCA UMKM Fest 2024 yang selenggarakan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) di Jakarta, Rabu (7/8/2024).

BacaJuga:

Potensi Biomassa Melimpah, PLN EPI Akselerasi Ekosistem Energi Rendah Karbon

Pertamina Berdayakan Bank Sampah, Minyak Jelantah Warga Cilacap Dilirik Jadi Bahan Baku SAF

Harga Patokan Ekspor Emas Turun 1,68 Persen pada Awal November 2026

Penyelenggaraan BCA UMKM Fest ini misalnya ujar Menteri Teten, menjadi contoh upaya bank membangun ekosistem untuk masuk dalam supply chain industri.

Ia juga mengapresiasi BCA yang sejak 2021 terus membantu UMKM bukan hanya dari sisi pembiayaannya. Karena yang diperlukan UMKM tak hanya sekadar kredit.

“Sebagian besar UMKM di Indonesia ini dari sisi produksi disconnected dengan offtaker industri dan disconnected dengan pembiayaan. BCA tak hanya menjadi bank tetapi juga enabler,” katanya.

MenKopUKM juga menyebut, sebanyak 30 juta UMKM belum terhubung dengan akses pembiayaan ke bank. Untuk itu, Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) secara intens berkoordinasi dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK), untuk menemukan solusi pendekatan lain dalam memudahkan UMKM agar terhubung dengan sumber pembiayaan.

Menurut Teten, perlu upaya agar UMKM bisa mengakses kredit tetapi tidak dengan mengandalkan satu data SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) OJK, tetapi juga menggunakan data alternatif lewat history credit misalnya pembayaran listrik atau telepon, atau yang disebut dengan Innovative Credit Scoring (ICS).

“Kami telah uji cobakan kepada 72 ribu data UMKM melalui data SLIK ditambah dengan data alternatif lain, ternyata sebesar 74 persen dari UMKM tersebut layak dibiayai dengan tingkat rasio kredit macet atau NPL (Non Performing Loan) di level 0,6 persen atau di bawah 1 persen. Ini masih menarik UMKM bagi industri keuangan,” ujarnya.

ICS ucap Menteri Teten, telah diterapkan di 145 negara. Di Indonesia meski belum bisa dlterapkan secara mandatory, tetapi OJK sedang membuat daftar sebanyak 17 perusahaan yang dapat menerapkan kombinasi data SLIK dengan data alternatif.

“Jika ini ke depan berjalan baik, bank akan semakin besar based nasabahnya. UMKM juga semakin memiliki akses market yang lebih luas,” katanya.

Sementara itu dalam menghadapi daya beli masyarakat yang masih turun ditambah indeks bisnis UMKM yang turun, MenKopUKM menegaskan, jika tidak segera dilakukan upaya untuk mengantisipasi maka akan timbul problem sosial politik yang besar. “Situasi yang sulit ini harus dihadapi dengan upaya gotong royong. Menerapkan ICS serta membangun ekosistem,” ucapnya.

Menteri Teten juga mengajak perbankan untuk ikut mendorong UMKM dalam memaksimalkan potensi ekonomi domestik. Mengoptimalkan produk dari Sumber Daya Alam (SDA) unggulan di daerah, mengingat bahan baku yang melimpah di Indonesia.

“UMKM ini backbone ekonomi dalam negeri. Dukungan industri termasuk perbankan diharapkan sektor UMKM ini tumbuh bukan menjadi sunset industry (penurunan). Memang berat (ekonomi) tetapi kalau kita optimistis dan bersama pasti bisa,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, kontribusi 60 persen UMKM terhadap PDB menjadikan UMKM harus didukung dalam perkembangannya. Namun, melihat UMKM tak hanya melulu soal kredit/pembiayaan tetapi juga ekosistem mulai dari pelatihan, hingga penyediaan akses pasar.

“UMKM menyerap jutaan tenaga kerja. Maka dari itu dibutuhkan UMKM berkualitas untuk terus bertahan. Kualitas UMKM dilihat dengan melakukan kurasi kemasan yang menarik, kualitas yang baik hingga aspek ontime delivery,” ujarnya.

Jahja optimistis, kehadiran BCA UMKM Fest 2024 mampu memfasilitasi UMKM bertemu dengan nasabah untuk menghadirkan produk konsumen yang bisa diterima masyarakat.

Event ini menghadirkan 53 UMKM selama empat hari (7-11 Agustus 2024) penyelenggaraannya di Mall Casablanca, Jakarta, sekaligus menjadi ajang promosi dan pemasaran produk UMKM. (srv)

Tags: Ekosistem BisnisIndustri PerbankanMenkopUKMMenteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM)teten masdukiUMKM

Berita Terkait.

Kian Meluas, BNPB Perkuat Penanganan Karhutla di Papua Selatan
Ekonomi

Potensi Biomassa Melimpah, PLN EPI Akselerasi Ekosistem Energi Rendah Karbon

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:05
Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar
Ekonomi

Pertamina Berdayakan Bank Sampah, Minyak Jelantah Warga Cilacap Dilirik Jadi Bahan Baku SAF

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:05
Bulan Guru Nasional 2026, Dorong Peningkatan Kompetensi dan Kesejahteraan
Ekonomi

Harga Patokan Ekspor Emas Turun 1,68 Persen pada Awal November 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:07
Citilink dan Krispy Kreme Hadirkan Pengalaman Berbeda untuk Penumpang Lewat Program Surprise In
Ekonomi

Mitsubishi Hadir di GIIAS Makassar 2026, Perkenalkan Ragam Pilihan Kendaraan untuk Kebutuhan Konsumen

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:12
Citilink dan Krispy Kreme Hadirkan Pengalaman Berbeda untuk Penumpang Lewat Program Surprise In
Ekonomi

Perkuat Komitmen di Pasar Indonesia, DFSK Perkenalkan Identitas Baru Kendaraan Komersial di PEVS 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:50
Citilink dan Krispy Kreme Hadirkan Pengalaman Berbeda untuk Penumpang Lewat Program Surprise In
Ekonomi

Borong 4 Penghargaan Top 20 Financial Institutions 2026, Bukti Kinerja Unggul dan Inklusi Keuangan BRI

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:29

OLAHRAGA

Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar
Olahraga

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Editor Nasuha
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13

INDOPOSCO.ID - Gelandang Persija Jakarta Stjepan Loncar mengingatkan timnya untuk mewaspadai tren positif Dewa United menjelang laga pekan kedelapan Super...

SelengkapnyaDetails
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5155 shares
    Share 2062 Tweet 1289
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1267 shares
    Share 507 Tweet 317
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1004 shares
    Share 402 Tweet 251
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    989 shares
    Share 396 Tweet 247
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.