• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Ingin Maju di Jakarta, Pengamat: Anies Harus Berkompromi dengan Kelompok Demokrasi Siasat

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Minggu, 21 Juli 2024 - 20:07
in Politik
Anies Baswedan. Foto: Istimewa

Anies Baswedan. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pakar komunikasi politik Hendri Satrio menilai Anies Baswedan bisa berkompetisi di Pemilihan Gubernur Jakarta jika ada kompromi dengan kelompok dan perjanjian penguasa.

Menurut pria yang akrab disapa Hensat ini, saat ini Anies berada dalam posisi sulit mengingat pendukung utamanya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum bisa membuat dirinya mendapat tiket, sehingga Anies dimungkinkan harus berkompromi dengan penguasa.

BacaJuga:

DPD RI Dorong Rindekraf Berdampak Nyata bagi Daerah

Efisiensi Bukan Alasan Tunda Pilkades, Ini Bahaya jika Kades Habis Masa Jabatan Tetap Berkuasa

Luruskan Pidato Politiknya, AHY Tegaskan Demokrat di Belakang Prabowo

“Untuk bisa maju di Pilgub Jakarta, Anies harus berkompromi dengan kelompok pengguna demokrasi siasat,” kata Hensat, dalam keterangannya kepada Indopos.co.id, Minggu (21/7/2024)

“Bila Anies sukses maju maka sudah ada perjanjian politik antara Anies dan penguasa tentang Pilgub Jakarta dan Pilpres 2029.” sambung Hensat.

Dia mengatakan pernyataan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) yang berharap Anies bisa meyakinkan partai lain menunjukkan situasi sulit yang dihadap PKS. Dia mengatakan ada kesulitan bagi Anies untuk maju lagi jika PKS memaksakan Sohibul sebagai Cawagub.

“Pernyataan HNW yang berharap Anies bisa meyakinkan partai lain dukung AMAN menggambarkan sulitnya situasi AMAN mendapatkan dukungan dari parpol lain. Harapan Anies maju didukung kembali oleh Nasdem, PKS dan PKB terkendala tiga alasan, pertama PKS memaksakan Sohibul Iman yang sulit diterima PKB dan Nasdem, kedua, PKB dan Nasdem harus mendapat restu dari Prabowo dan Jokowi, ketiga, Anies sendiri belum mendapat restu dari penguasa,” ucapnya.

Atas dasar itu, menurutnya, ada tiga skenario yang bisa terjadi di Pilgub DKI 2024. Pertama, Pilgub DKI akan berlangsung tanpa Anies sebagai calon.

“Maka yang akan terjadi di Pilgub Jakarta adalah tiga skenario, pertama Pilgub Jakarta tanpa Anies, artinya akan konstelasi baru. Kedua, Anies akan diusung sebagai calon KIM (Koalisi Indonesia Maju yang merupakan pengusung Prabowo) dan PDI Perjuangan tidak bisa mengusung calon karena kurang kursi parpol yang mau bekerja sama. Ketiga, ada perjanjian politik antara Anies dan penguasa tentang Pilgub Jakarta dan Pilpres 2029,” ucapnya.

Dia mengatakan semua partai ingin menang di Pilkada Jakarta. Hensat mengatakan Anies punya modal elektabilitas tinggi.

“Semua partai politik menginginkan kemenangan dalam kontestasi Pilkada, maka, sebetulnya dengan Anies pemilik elektabilitas tertinggi, parpol yang mengusungnya sudah satu kaki terjejak di atas panggung, namun hal ini sulit terjadi dalam demokrasi siasat yang saat ini sedang terjadi,” ucapnya.

Bila ingin mendapat dukungan dari penguasa atau dukungan KIM, lanjut Hensat, maka sangat mungkin Anies dipasangkan dengan putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep.

“Saya masih menduga Anies bisa dipaksakan oleh penguasa adalah dengan memasangkan Kaesang sebagai wakilnya,” ujarnya.

“Jika tidak dengan Kaesang, hipotesa lainnya adalah bisa jadi Anies diminta untuk tidak maju di Pilpres 2029, kalau memang ingin dapat tiket di Pilgub Jakarta,” pungkasnya menambahkan. (dil)

Tags: Anies BaswedanHendri SatrioPilgub JakartaPilkada Jakarta

Berita Terkait.

UMKM
Politik

DPD RI Dorong Rindekraf Berdampak Nyata bagi Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 11:24
kades
Politik

Efisiensi Bukan Alasan Tunda Pilkades, Ini Bahaya jika Kades Habis Masa Jabatan Tetap Berkuasa

Kamis, 10 September 2026 - 15:05
ahy
Politik

Luruskan Pidato Politiknya, AHY Tegaskan Demokrat di Belakang Prabowo

Rabu, 9 September 2026 - 22:52
demokrat
Politik

Singgung Demokrasi yang Baik, Prabowo Sebut Demokrat Beri Contoh Tidak Caci Maki dan Bakar-Bakar

Rabu, 9 September 2026 - 22:32
bagja
Politik

Jelang Pemilu 2029, Bawaslu Gandeng BSSN Perkuat Pertahanan Siber

Rabu, 9 September 2026 - 18:41
AHY
Politik

Soal Pidato AHY yang Disorot Golkar, Demokrat: Kuncinya Tanggung Jawab kepada Rakyat

Selasa, 8 September 2026 - 15:25

OLAHRAGA

timnas
Olahraga

Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 12 September 2026 - 21:08

INDOPOSCO.ID - Pelatih Persib Bandung Igor Tolic melempar sindiran kepada Persija Jakarta setelah timnya ditekuk 1-2 oleh Macan Kemayoran pada...

SelengkapnyaDetails
persija

Sengit! Persija Bungkam Persib Lewat Gol Injury Time

Sabtu, 12 September 2026 - 19:11
ketum

Persija vs Persib di GBK, Ketum Jakmania Imbau Suporter Jaga Ketertiban

Sabtu, 12 September 2026 - 15:23
parkit

Persija vs Persib di GBK, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Sabtu, 12 September 2026 - 15:19
Hadapi Persib di GBK, Shin Tae-yong Targetkan Kemenangan untuk Jakmania

Hadapi Persib di GBK, Shin Tae-yong Targetkan Kemenangan untuk Jakmania

Sabtu, 12 September 2026 - 11:37

BERITA POPULER

  • timnas

    Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1440 shares
    Share 576 Tweet 360
  • Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    933 shares
    Share 373 Tweet 233
  • Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Bambang Setiawan, Pelaku Ternyata Pekerja Serabutan

    725 shares
    Share 290 Tweet 181
  • Harison Mocodompis Pangkas Birokrasi Tanah, PPAT Tak Sanggup Diminta Mundur

    685 shares
    Share 274 Tweet 171
  • Gempa Susulan Berturut-turut Getarkan Bandung Pagi Ini, Kedalaman Hiposenter 2 Km

    676 shares
    Share 270 Tweet 169
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.