• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Usai Aksi Awal Reformasi 98, Malam Nginep di Kremlin dan Guntur

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 13 Juli 2024 - 17:18
in Nasional
sugeng

Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Sugeng Suparwoto. Foto: Nasuha/INDOPOS.CO.ID & INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Mahasiswa dan militer di era awal reformasi 1998 memiliki hubungan antagonis. Bahkan hubungan tersebut telah terjadi sejak konstelasi politik di pertengahan 1960-an. Banyak saksi dari kalangan mahasiswa bagaimana keras hubungan tersebut di awal reformasi 1998. Salah satunya Sugeng Suparwoto.

Kali ini, indopos.co.id berkesempatan berbincang-bincang dengan Sugeng Suparwoto di ruang kerja Ketua Komisi VII DPR RI. Penampilan pria yang pernah ditunjuk menjadi Pemimpin Redaksi Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) dan sejumlah media televisi serta media cetak ini nampak sederhana. Ia mengenakan setelan pakaian dibalut jas berwarna biru.

BacaJuga:

MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak

Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi

Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju

Di awal reformasi saat itu, Sugeng Suparwoto didapuk menjadi Ketua Presidium Badan Koordinasi Mahasiswa Jakarta (1988-1990). Ia menjadi bagian dari mahasiswa Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) yang sekarang bernama Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

“Saat itu (awal reformasi) saya kalau ngampus (kuliah) selalu bawa tas kecil isinya handuk, sabun dan sikat gigi,” ujar Sugeng kepada INDOPOSCO, belum lama ini.

Ia menuturkan, saat awal reformasi aksi mahasiswa terjadi di mana-mana. Tak sedikit usai melakukan aksi, mahasiswa harus berurusan dengan petugas keamanan dan dibawa ke Guntur.

“Usai demo, datang tuh Kramat Lima (Kremlin). Lalu datang pembantu dekan atau pembantu rektor III, kami dipanggil. Habis itu kami ditahan di Kremlin atau di Guntur,” kata pria yang saat ini dipercaya menjadi Ketua Komisi VII DPR RI sembari mengenang masa itu.

“Kita nginep di sana. Kadang di Tebet, semalaman kita ngobrol. Mereka hanya bertanya, di sana ada demo siapa orangnya,” imbuhnya.

Deklarator dan Pendiri Ormas Nasional Demokrat 2010 ini menuturkan, hampir setiap saat selalu diikuti oleh petugas intel. Seolah-olah, Legislator dari Fraksi Partai NasDem ini dianggap berbahaya di awal reformasi.

“Kemana-mana selalu diikuti intel. Seolah-olah saya itu berbahaya sekali,” ucapnya diiringi gelak tawa.

Pria yang genap berusia 62 tahun pada April lalu ini berpesan, setiap perjalanan hidup harus menjadikan pendewasaan diri. Dan tidak menjadikan dirinya besar kepala.

“Perjalanan hidup jangan membuat kita besar kepala,” ucap pria yang pernah didapuk menjadi Ketua Senat Mahasiswa IKIP/UNJ (1986-1988) ini sembari mengakhiri ceritanya. (nas)

Tags: Aktivis MahasiswaNasDemnReformasi 1998sugeng suparwoto

Berita Terkait.

MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak
Nasional

MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Nasional

Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:40
Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Nasional

Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:53
Organisasi Pers Nilai Pernyataan ‘Londo Ireng’ Prabowo Tak Pantas
Nasional

Organisasi Pers Nilai Pernyataan ‘Londo Ireng’ Prabowo Tak Pantas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:31
Kuota
Nasional

MK Tegaskan Hak Konsumen atas Kuota Internet, YLKI: Momentum Reformasi Perlindungan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:09
LGBT
Nasional

KUII VIII Tolak Praktik LGBT, MUI Dorong Pembentukan Aturan Pelarangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:08

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3198 shares
    Share 1279 Tweet 800
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1420 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2900 shares
    Share 1160 Tweet 725
  • Awal Pekan Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.