• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Menyulap Bekas Galian Tambang Jadi Kawasan Penuh Potensi Pemberdayaan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 8 Juli 2024 - 18:35
in Ekonomi
Telaga Batu Arang, Sangatta, Kalimantan Timur. Foto: BUMI

Telaga Batu Arang, Sangatta, Kalimantan Timur. Foto: BUMI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Kaltim Prima Coal (KPC), salah satu anak usaha PT Bumi Resources, Tbk (BUMI), menunjukkan langkah nyata bagaimana sebuah kolam lahan galian pasca-tambang yang telah direklamasi sejak 2001 dapat dikembangkan menjadi kawasan potensial pariwisata yang menjadi pendorong pemberdayaan warga sekitar, sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan.

Kalimantan Timur memiliki sebuah telaga cantik yang berpotensi besar menjadi salah satu destinasi wisata baru Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada waktu mendatang. Dengan total luas sekitar 270 hektare (ha), lahan ini memiliki telaga atau kolam seluas 12,43 ha, yang sekitarnya diperkaya dengan beragam jenis vegetasi yang memiliki kemampuan menarik satwa, sehingga menjadi ruang tinggal yang nyaman bagi macam-macam fauna endemik seperti aneka spesies burung, berang-berang, rusa, kupu-kupu, serta berbagai satwa pelestari keanekaragaman hayati.

BacaJuga:

3.212 SPK Tercatat di GIIAS 2026, New Xforce HEV Tembus 1.000 Unit

Kementerian UMKM dan OJK Pacu Pembiayaan, Pengusaha Didorong Naik Kelas

Nintendo Switch 2 Resmi Masuk Indonesia Desember 2026, Nintendo Janjikan Pengalaman Gaming Berbeda

Kawasan ini telah ditetapkan menjadi salah satu zona wisata pasca tambang dan terus digarap penyiapan infrastuktur serta diuji coba sebagai tujuan wisata di wilayah Sangatta. Baru dibuka untuk pengunjung dari kalangan terbatas, kawasan ini bernama Telaga Batu Arang, sebuah destinasi ekowisata dengan konsep berkelanjutan.

Beberapa daya tarik wisata yang tengah dikembangkan di Telaga Batu Arang (TBA), antara lain; kolam atau telaga dipakai sebagai wahana wisata di atas air, misalnya untuk lomba perahu buaya, perahu khas Kota Sangatta, pada event Olimpiade Lingkungan KPC.

Kemudian, Bukit Pandang yang menyajikan pemandangan ke berbagai arah, mencakup Taman Nasional Kutai (TNK), Sungai Sangatta, tambang KPC dan keindahan danau secara menyeluruh. Penangkaran Rusa Sambar (Servus Unicolor). TBA menjadi tempat ujicoba penangkaran rusa sambar, yang merupakan salah satu satwa endemik Kalimantan.

Bird watching untuk mengamati berbagai jenis burung yang hidup bebas di areal TBA. Areal yang luas untuk berbagai acara atau kegiatan yang dapat didesain sesuai dengan kebutuhan.

Upaya mengoptimalkan keseimbangan ekosistem terus dijaga, misalnya dengan cara melakukan penghijauan di area seputar telaga yang menjadi daya tarik utama. Faktor keselamatan dan keamanan juga mendapatkan perhatian penuh, untuk memastikan destinasi wisata baru ini tak hanya indah panoramanya melainkan juga aman bagi pengunjung.

Pemberdayaan Masyarakat

Reklamasi area bekas tambang, selain mengedepankan keberlanjutan lingkungan, juga bertujuan untuk mendorong tercapainya kemandirian dan mengangkat kesejahteraan masyarakat sekitar tambang. Karena itu, dengan telaga cantik sebagai daya tarik utama, destinasi ekowisata ini direncanakan menjadi taman hiburan dengan komponen edukasi yang pengelolaannya berbasis masyarakat sehingga dapat menjadi penyangga perekonomian warga sekitar kawasan.

Tak hanya pemberdayaan masyarakat di sektor pariwisata, air Telaga Batu Arang juga dimanfaatkan air baku air minum. Khusus untuk air di kolam TBA, sudah dilakukan studi oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPPT), air di kolam TBA masuk kategori air kelas A (air baku air minum).

Selain itu permukaan telaga juga digunakan sebagai wahana budi daya ikan model Keramba Jaring Apung (KJA) oleh warga sekitar. Kelayakan kualitas air telaga pun telah diuji oleh KPC berkolaborasi dengan Fakultas Perikanan Institut Pertanian Bogor. Keramba ini juga dipakai sebagai lokasi penelitian bagi jurusan perikanan SMNK 2 Sangatta Utara.

BUMI bersama KPC berkomitmen terus mendorong pembangunan infrastuktur pendukung Telaga Batu Arang, supaya kawasan ini kelak dapat menjadi daya tarik wisata yang semakin menggerakkan perekonomian masyarakat Kutai Timur.

“Telaga Batu Arang direklamasi menjadi kawasan wisata ecotourism potensial, yang didesain sebagai taman wisata dengan fitur edukatif, dan pengelolaannya akan berbasis komunitas/masyarakat sehingga dapat menjadi penyangga ekonomi masyarakat sekitar. Dengan terus dilakukannya pengembangan kawasan ini, kami berharap dapat menginspirasi perusahaan tambang lain untuk memanfaatkan kawasan bekas tambang, sehingga meminimalisir kerusakan lingkungan akibat penambangan batubara,” kata Presiden Direktur BUMI, Adika Nuraga Bakrie, dalam keterangannya, Senin (8/7/2024). (ibs)

Tags: bumiBumi ResourcesDanau ReklamasiGalian TambangKaltim Prima CoalKPCTelaga Batu Arang

Berita Terkait.

3.212 SPK Tercatat di GIIAS 2026, New Xforce HEV Tembus 1.000 Unit
Ekonomi

3.212 SPK Tercatat di GIIAS 2026, New Xforce HEV Tembus 1.000 Unit

Rabu, 12 Agustus 2026 - 01:36
Kementerian UMKM dan OJK Pacu Pembiayaan, Pengusaha Didorong Naik Kelas
Ekonomi

Kementerian UMKM dan OJK Pacu Pembiayaan, Pengusaha Didorong Naik Kelas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:11
Menkop: Hilirisasi Kelapa Sawit Berbasis Koperasi Perkuat Daya Tawar Petani
Ekonomi

Nintendo Switch 2 Resmi Masuk Indonesia Desember 2026, Nintendo Janjikan Pengalaman Gaming Berbeda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:01
Menkop: Hilirisasi Kelapa Sawit Berbasis Koperasi Perkuat Daya Tawar Petani
Ekonomi

Teknologi Waste-to-Fuel Asiana Ubah Sampah Basah Jadi Bahan Bakar Industri

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:31
Blok Masela Mulai Jalan, Ketahanan Energi Nasional Berpeluang Makin Kuat
Ekonomi

Blok Masela Mulai Jalan, Ketahanan Energi Nasional Berpeluang Makin Kuat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:57
Perlindungan Pekerja Jadi Kunci Tingkatkan Produktivitas Industri Sawit
Ekonomi

Perlindungan Pekerja Jadi Kunci Tingkatkan Produktivitas Industri Sawit

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:27

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2207 shares
    Share 883 Tweet 552
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1055 shares
    Share 422 Tweet 264
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.